Gate Exchange, dengan lebih dari 46 juta pengguna, dengan cepat menjadi platform pilihan bagi pengguna Ethiopia yang mencari stablecoin untuk lindung nilai terhadap risiko nilai tukar, berkat kebijakan nol biaya pada platform P2P-nya dan tidak adanya batasan transaksi.
01 Tinjauan Pasar
Ethiopia, yang berpenduduk lebih dari 123 juta jiwa dan merupakan negara terpadat kedua di Afrika, telah mengalami perkembangan pesat dan kompleks dalam digitalisasi serta adopsi aset kripto dalam beberapa tahun terakhir.
Saat ini, negara tersebut memiliki lebih dari 1,8 juta pengguna aset kripto. Meskipun Bank Nasional Ethiopia (NBE) sebelumnya menyatakan bahwa perdagangan aset kripto adalah ilegal dan menegaskan birr Ethiopia sebagai satu-satunya alat pembayaran yang sah,
landskap regulasi kini perlahan mulai berubah. Otoritas kini tengah menyusun regulasi terkait aset kripto dan mempersiapkan pengawasan di masa mendatang.
Pada tahun 2022, Information Network Security Agency (INSA) mewajibkan seluruh operator aset kripto untuk mendaftar, menandai pergeseran dari pelarangan total menuju pendekatan regulasi yang lebih bijaksana.
02 Risiko Nilai Tukar dan Kebutuhan akan Solusi
Menjelang tahun 2025, birr Ethiopia menghadapi tekanan depresiasi yang signifikan. Sejak awal tahun ini, nilai tukar ETB/USD turun sekitar 18%, yang berdampak langsung pada nilai aset penduduk dan pelaku usaha lokal.
Depresiasi mata uang tetap menjadi salah satu tantangan keuangan terbesar di banyak pasar Afrika. Dengan sistem perbankan tradisional yang tidak mampu menyediakan instrumen lindung nilai yang efektif, aset digital semakin menjadi alternatif utama.
Stablecoin menawarkan jalur yang lebih andal, berfungsi sebagai instrumen tabungan dan transaksi yang berbasis dolar AS. Dibangun di atas jaringan blockchain, stablecoin memungkinkan transfer nilai yang terbuka, instan, dan lintas batas.
Di Afrika, salah satu pendorong utama adopsi stablecoin adalah krisis valuta asing yang meluas di banyak negara.
03 Keunggulan Unik
Untuk menjawab kebutuhan mendesak pengguna Ethiopia, Gate P2P menghadirkan solusi yang unik. Platform ini mendukung berbagai mata uang fiat Afrika, termasuk ETB, sehingga memberikan akses yang mudah bagi pengguna lokal untuk setoran dan penarikan.
Dibandingkan dengan platform lain, keunggulan utama Gate P2P di pasar Ethiopia adalah kebijakan nol biaya dan lingkungan transaksi ETB tanpa batasan.
Hal ini menciptakan keunggulan kompetitif yang signifikan. Sebagai contoh, di Binance atau Bybit, trader yang menggunakan birr Ethiopia tidak dapat memasang order beli di atas 161 birr, sedangkan di Gate pengguna dapat bertransaksi dengan bebas tanpa batasan tersebut.
Platform ini juga mendukung lebih dari 450 saluran pembayaran, memungkinkan pengguna Afrika bertransaksi melalui transfer bank lokal yang sudah dikenal maupun metode pembayaran lainnya, sehingga menurunkan hambatan masuk secara signifikan.
04 Fondasi Teknologi dan Keamanan
Platform Gate dibangun di atas teknologi yang kuat dan sistem keamanan yang komprehensif, sehingga memastikan lingkungan perdagangan yang andal. Total cadangan platform mencapai $10,453 miliar, dengan rasio cadangan lebih sebesar 23,09%, dan 100% aset pengguna dapat diverifikasi.
Berbagai mekanisme keamanan diterapkan, termasuk autentikasi dua faktor, teknologi anti-phishing, dan layanan escrow, untuk melindungi dana baik bagi pembeli maupun penjual.
Jaringan kepatuhan global Gate mencakup lebih dari 10 negara dan wilayah, termasuk Lituania dan Jepang. Baru-baru ini, Gate memperoleh lisensi VASP di Dubai, yang semakin memperluas layanan kepatuhan di Timur Tengah. Kekuatan kepatuhan ini memberikan lingkungan perdagangan yang lebih stabil bagi para pedagang P2P.
05 Peluang Pasar dan Aplikasi Inovatif
Ethiopia secara aktif mengeksplorasi berbagai kasus penggunaan teknologi blockchain. Pemerintah, bekerja sama dengan Input Output Global (IOG), telah menerapkan program identitas digital berbasis blockchain bagi siswa di lebih dari 3.000 sekolah.
Addis Ababa, ibu kota negara, telah menjadi pusat aktivitas penambangan Bitcoin karena ketersediaan listrik yang melimpah dan berbiaya rendah. Banyak perusahaan penambangan telah beroperasi di sana, dan Ethiopian Energy Authority dikabarkan telah menandatangani perjanjian pasokan listrik dengan 21 perusahaan penambangan Bitcoin.
Pertumbuhan pembayaran seluler juga membuka jalan bagi adopsi aset digital. Platform pembayaran seluler Kenya, M-Pesa, telah berhasil masuk ke pasar Ethiopia, menjangkau 33% populasi dan memiliki 3,1 juta pelanggan aktif. Integrasi antara pembayaran seluler dan aset kripto dapat mempercepat adopsi dan mendorong inklusi keuangan di negara ini.
06 Masa Depan Stablecoin
Stablecoin kini telah menjadi kenyataan untuk pembayaran lintas batas di Afrika, sementara kawasan lain mulai mengikuti. Dalam tiga tahun terakhir, stablecoin telah menjadi bagian penting dari sistem keuangan Afrika, menyediakan sarana yang andal untuk penyimpanan nilai, pengiriman uang, dan perdagangan.
Pada tahun 2024, volume transaksi stablecoin di Afrika telah spin lebih dari $54 miliar, didorong terutama oleh Nigeria, Ghana, dan Kenya.
Stablecoin akan terus mempercepat arus modal dengan menawarkan penyelesaian instan dan biaya transaksi yang nyaris nol.
Gate baru-baru ini mengumumkan peluncuran stablecoin-nya, Gate USD (GUSD), untuk institusi di Afrika. Tujuannya adalah memberikan akses digital dollar yang stabil bagi pelaku usaha untuk transaksi internasional, manajemen likuiditas, dan penyelesaian on-chain. GUSD telah digunakan dalam proyek percontohan kemanusiaan di berbagai negara Afrika, termasuk produk asuransi kekeringan dan asuransi hujan parametrik untuk petani.
Prospek
Dengan ekspansi platform pembayaran seluler seperti M-Pesa di Ethiopia, jaringan pembayaran digital negara ini kini mencakup 33% populasi.
Pejabat dari Financial Intelligence Service Ethiopia secara terbuka menyatakan bahwa, meskipun saat ini perdagangan aset virtual masih dilarang, persiapan regulasi aset kripto sedang berlangsung. Hal ini menunjukkan bahwa visi Ethiopia terhadap sistem keuangan masa depan mulai melampaui batas-batas tradisional.
Di pusat penambangan Bitcoin di Addis Ababa, listrik yang terjangkau mendorong integrasi ke dalam jaringan keuangan digital global. Perubahan, ditambah kebijakan nol biaya Gate P2P dan lingkungan perdagangan tanpa batasan, kini mendefinisikan ulang masa depan keuangan negara di Afrika Timur ini.


