Apa itu likuidasi (likuidasi margin)?

15 menit 43 s lalu
11304 Baca
1

Apa itu likuidasi (likuidasi margin)?

Pada perdagangan TradFi, likuidasi adalah mekanisme manajemen risiko otomatis. Ketika ekuitas akun tidak cukup untuk memenuhi persyaratan margin, platform akan melikuidasi satu atau beberapa posisi terbuka untuk mencegah kerugian lebih lanjut dan melindungi trader dan platform. Mekanisme ini biasanya dipicu saat tingkat margin akun mencapai atau turun di bawah level stop-out yang telah ditentukan sebelumnya, dan posisi dilikuidasi sesuai dengan aturan yang telah ditetapkan.

Apa yang memicu likuidasi?

Untuk Gate TradFi (MT5), likuidasi dipicu berdasarkan Tingkat Margin:

  • Tingkat Margin = (Ekuitas / Margin yang Digunakan) × 100%

  • Ekuitas = Saldo + PnL Belum Terealisasi

  • Margin yang Digunakan = Total Margin yang Digunakan oleh Posisi Terbuka

  • Level Stop-Out: 50% Ketika tingkat margin turun ke 50% atau di bawahnya, likuidasi akan dipicu.

Proses Likuidasi (Langkah demi Langkah)

Setelah level stop-out dipicu, sistem likuidasi platform akan mengambil alih dan mengelola posisi yang perlu ditutup. Proses ini biasanya dilakukan sebagai berikut:

  1. Membatalkan semua order tertunda untuk merilis margin yang tersedia dan mencegah order baru mengganggu proses likuidasi.

  2. Menutup posisi dalam batch pada harga pasar berdasarkan prinsip "Largest Loss First":

  3. Sistem akan terlebih dahulu menutup posisi dengan kerugian terbesar yang belum terealisasi, diikuti oleh kerugian terbesar berikutnya, dan seterusnya, hingga tingkat margin naik di atas 50% atau semua posisi telah ditutup.

  4. Order likuidasi diisi dengan harga pasar. Harga isi aktual dapat berbeda dari harga teoretis karena likuiditas pasar, kedalaman order book, dan slippage.

  5. Selama proses likuidasi, jika tingkat margin naik di atas 50%, likuidasi akan berhenti. Jika tidak, posisi akan terus ditutup hingga kondisi penghentian terpenuhi atau semua posisi dilikuidasi.

  6. Dalam kondisi pasar atau likuiditas yang ekstrem di mana posisi tidak dapat ditutup sepenuhnya dalam waktu singkat, platform dapat menerapkan langkah-langkah pengendalian risiko tambahan (seperti membatasi posisi baru, memerlukan margin tambahan, atau memberlakukan batasan kontrak atau akun lainnya) dan menangani saldo tidak normal sesuai dengan aturan dan perjanjian platform.

Catatan: Akun TradFi secara umum dilikuidasi secara langsung pada harga pasar dan tidak melibatkan dana asuransi atau mekanisme Auto-Deleveraging (ADL) yang biasa digunakan di beberapa pasar derivatif. Jika terjadi saldo negatif, pengguna bertanggung jawab untuk menutupi defisit sesuai dengan perjanjian platform.

Perhitungan dan Contoh Terkait

  • Contoh Perhitungan Tingkat Margin Asumsikan: Saldo Akun = 10.000 USD, Kerugian Belum Terealisasi = -6.000 USD, Margin yang Digunakan = 4.000 USD
    Ekuitas = 10.000 – 6.000 = 4.000 USD
    Tingkat Margin = (4.000 / 4.000) × 100% = 100% (Tidak Dipicu Likuidasi)
  • Jika kerugian belum terealisasi meningkat hingga −8.000 USD: Ekuitas = 2.000 USD, Tingkat Margin = (2.000 / 4.000) × 100% = 50% (Likuidasi Dipicu)
  • Contoh Kerugian Terbesar Pertama Asumsikan akun memiliki dua posisi terbuka: Kerugian belum terealisasi dari Posisi A adalah -1.200 USD, dan kerugian belum terealisasi dari Posisi B adalah -300 USD. Ketika tingkat margin turun ke 50% atau di bawahnya, sistem akan menutup Posisi A terlebih dahulu (posisi dengan kerugian terbesar) pada harga pasar. Jika tingkat margin tidak naik di atas 50% setelah menutup Posisi A, maka Posisi B akan ditutup. Proses ini berlanjut hingga kondisi penghentian terpenuhi atau semua posisi dilikuidasi.

Faktor yang Memengaruhi Likuidasi

  • Harga Keluar: Likuiditas dan kedalaman pasar dapat menyebabkan slippage, sehingga harga keluar aktual berbeda dari ekspektasi.
  • Biaya Perdagangan dan Bunga Overnight: Biaya perdagangan dan biaya lain yang berlaku diterapkan selama likuidasi dan akan memengaruhi PnL dan ekuitas akhir.
  • Latensi Sistem atau Jaringan: Kondisi pasar yang ekstrem dapat menyebabkan penundaan yang berdampak pada kecepatan pengisian dan harga.
  • Pengaturan Leverage dan Margin: Leverage yang lebih tinggi mendekatkan level stop-out dan meningkatkan risiko likuidasi.

Peringatan Risiko dan Rekomendasi

  • Pantau tingkat margin Anda (ekuitas dan margin yang digunakan) dengan cermat dan kelola ukuran posisi dan level stop-loss dengan tepat.
  • Gunakan leverage yang wajar dan pertahankan margin yang tersedia untuk mengurangi risiko likuidasi.
  • Selama periode volatilitas tinggi, waspadai potensi slippage dan penundaan pengisian; pertimbangkan untuk menambah margin atau mengurangi posisi secara proaktif.
  • Baca dan pahami dengan cermat aturan platform mengenai margin, likuidasi, dan penanganan saldo negatif.
Daftar sekarang untuk mendapatkan kesempatan memenangkan hingga $10,000!
signup-tips