

Analisis teknikal terkini pada grafik harga SEI mengidentifikasi pola falling wedge yang menonjol, sebuah sinyal pembalikan tren bullish yang telah diakui secara luas. Pola geometris ini muncul saat harga aset terkonsolidasi di antara dua garis tren yang saling mendekat, di mana garis resistensi atas dan garis support bawah semakin menyempit seiring waktu. Formasi falling wedge pada SEI menandai fase kompresi harga, mengindikasikan bahwa pelaku pasar secara aktif memantau aset ini untuk kemungkinan pergerakan arah. Penyempitan rentang harga umumnya menunjukkan akumulasi minat beli, sehingga membuka peluang terjadinya breakout ke atas.
Analisis teknikal menyoroti sejumlah level harga penting yang perlu diawasi oleh trader dan investor. Level resistensi terdekat di $0,192 menjadi rintangan utama pertama bagi pergerakan harga SEI. Jika harga berhasil menembus level resistensi ini, maka konfirmasi skenario bullish akan semakin kuat. Setelah breakout, harga berpotensi bergerak menuju kisaran $0,205–$0,215 sebagai zona target berikutnya bagi investor. Apabila momentum terus berkembang dan kondisi pasar tetap mendukung, SEI bisa melaju ke level $0,22 yang menjadi target harga lebih ambisius dalam skenario ini.
Bagi trader yang mempertimbangkan posisi berdasarkan formasi teknikal ini, level support di $0,185 sangat krusial untuk menjaga validitas skenario bullish. Level support ini berfungsi sebagai lantai, dan menjaga harga tetap di atasnya penting agar prospek kenaikan tetap terjaga. Jika terjadi breakdown di bawah level support tersebut, tesis bullish dinyatakan gagal, sehingga trader perlu meninjau ulang posisi mereka. Pemahaman terhadap level support dan resistensi utama sangat penting untuk manajemen risiko yang optimal, membantu trader menetapkan stop-loss secara strategis dan menentukan titik masuk serta keluar terbaik dalam strategi trading mereka. Konfluensi indikator teknikal dan level harga memberikan kerangka analisis komprehensif untuk potensi pergerakan harga SEI dalam jangka pendek.
SEI merupakan token asli blockchain Sei Network yang digunakan untuk tata kelola jaringan, pembayaran biaya transaksi, dan hadiah staking. Token ini menjaga keamanan jaringan dan mendukung ekosistem blockchain Layer 1 yang dioptimalkan untuk aktivitas trading.
SEI menunjukkan sinyal bullish pada level support 0,124 USD dengan indikator bottom makro. Analisis teknikal menghasilkan sinyal beli langka, dengan support utama pada 0,124 USD serta level resistensi yang terbentuk di atasnya.
Breakout dapat diidentifikasi pada level resistensi 0,26 USD dengan lonjakan volume trading. Target harga setelah breakout yang sukses adalah 0,499 USD. Peningkatan volume menjadi konfirmasi teknikal sekaligus menunjukkan kekuatan partisipasi pasar.
Risiko utama meliputi kurangnya momentum, volatilitas rendah, serta kemungkinan breakdown di bawah support $0,3 yang dapat memicu aksi jual. Penetapan order stop-loss pada level support strategis sangat penting untuk membatasi kerugian dan mengelola risiko penurunan secara optimal.
SEI unggul melalui konsensus Twin-Turbo serta pemrosesan transaksi paralel yang menawarkan kecepatan dan skalabilitas tinggi. Ekosistem DEX berkembang pesat dan pengalaman pengguna yang baik. Namun, SEI masih menghadapi persaingan dari Layer 1 yang telah mapan dalam hal kematangan ekosistem dan tingkat adopsi developer.
MACD, RSI, dan moving average terbukti sangat efektif dalam analisis harga SEI. RSI mengidentifikasi kondisi overbought dan oversold, moving average menunjukkan arah tren, sedangkan MACD menampilkan perubahan momentum. Penggunaan kombinasi indikator ini dapat menghasilkan prediksi dan sinyal trading yang lebih akurat untuk pergerakan harga SEI.











