Saham Anjlok — Apa Saja Rahasia yang Terungkap dari Laporan Keuangan Coinbase?

Terakhir Diperbarui 2026-03-29 22:53:08
Waktu Membaca: 1m
Coinbase mencatat laba bersih sebesar $1,43 miliar dalam laporan keuangan kuartal kedua, namun jika keuntungan belum direalisasi dikecualikan, laba bersih hanya sebesar $33 juta. Volume perdagangan spot turun 30%. Satu juta pengguna meninggalkan platform ini. Harga sahamnya turun hampir 20%. Coinbase mengambil berbagai inisiatif terkait kepemilikan BTC, mengakuisisi Deribit, memperluas jaringan Base, dan berekspansi ke pasar Eropa. Namun, Coinbase tetap menghadapi tekanan pada pendapatan perdagangan serta persaingan yang semakin intens. Ke depan, Coinbase berencana memfokuskan strategi pada pasar prediksi dan saham tokenisasi untuk mencari peluang pertumbuhan baru.

Setelah laporan keuangan dirilis, data dari STRONGData menunjukkan harga saham Coinbase turun lebih dari 9% pada perdagangan setelah jam bursa ke level $377,7, lalu terus melemah selama beberapa hari berikutnya hingga mencapai titik terendah di $314.

Volume Perdagangan Spot Anjlok Secara Tahunan, Kepemilikan BTC Tembus 11.000

Data keuangan terbaru Coinbase untuk kuartal II mencatat total pendapatan sebesar $1,5 miliar—meningkat secara tahunan, namun masih di bawah estimasi analis sebesar $1,59 miliar. Laba bersih mencapai $1,4 miliar, yang mencakup $1,5 miliar keuntungan belum terealisasi dari investasi strategis dan $362 juta keuntungan belum terealisasi dari aset kripto. Jika kedua faktor tersebut dikeluarkan, laba bersih yang disesuaikan tercatat $33 juta.

Secara segmen, Coinbase memperoleh pendapatan utama dari tiga sumber: transaksi, langganan, dan lainnya.

Pendapatan transaksi tercatat $764 juta, turun 39% secara tahunan dan jauh di bawah prediksi pasar. Volume perdagangan keseluruhan turun 40% kuartal-ke-kuartal; volume ritel turun 45% dan institusi turun 38%. Pendapatan perdagangan ritel tercatat $650 juta (dengan volume $43 miliar), sedangkan institusi menyumbang $60,8 juta (volume $194 miliar). Pendapatan transaksi lainnya sebesar $54 juta. Jumlah trader aktif turun sebanyak 1 juta dalam satu kuartal menjadi 8,7 juta. Turunnya volume secara tajam terutama dipicu oleh kewaspadaan lebih tinggi dari pengguna jangka panjang, dengan volume perdagangan per pengguna turun 38%.

Pendapatan langganan dan layanan mencapai $656 juta, turun 6% kuartal-ke-kuartal. Pendapatan stablecoin (terutama USDC) tercatat $333 juta, naik 12% dibanding kuartal sebelumnya. Rata-rata kepemilikan USDC di akun Coinbase sebesar $13,8 miliar, sedangkan $47,4 miliar disimpan di luar platform.

Pendapatan staking reward mencapai $145 juta (turun 26% kuartal-ke-kuartal), pendapatan bunga dan biaya keuangan $59,3 juta (turun 6%), dan pendapatan langganan serta layanan lainnya sebesar $120 juta (turun 15%).

Per akhir kuartal II, Coinbase mengelola aset dolar AS sebesar $9,3 miliar—turun $590 juta atau 6% dari kuartal sebelumnya, terutama akibat kenaikan pinjaman fiat dan akuisisi portofolio aset kripto. Kas dan setara kas tercatat $1,449 miliar, USDC bersih $1,784 miliar, dana pasar uang $5,98 miliar, serta kas $110 juta yang ditempatkan di platform pihak ketiga.

Coinbase mengumumkan melalui akun resmi Twitter bahwa mereka membeli 2.509 BTC pada kuartal II, sehingga total kepemilikan BTC naik menjadi 11.776. Portofolio BTC tersebut berbiaya $740 juta dan bernilai $1,26 miliar pada tanggal pelaporan.

Akuisisi Agresif dan Ekspansi Bisnis Besar-besaran

Sebagai bursa aset digital publik utama di AS, Coinbase menawarkan rangkaian produk mulai dari platform utama Coinbase, Coinbase Pro (kini menjadi Coinbase Advanced), Coinbase Wallet, Coinbase Card, Coinbase Earn, hingga Coinbase Cloud. Layanannya mencakup nasabah ritel dan institusi, perdagangan, kustodian, DeFi, dan pembayaran.

Akhir-akhir ini, Coinbase mempercepat strategi akuisisi guna melakukan diversifikasi ke sektor baru. Pada 29 Juli, Bloomberg melaporkan Coinbase tengah dalam tahap akhir negosiasi untuk mengakuisisi bursa kripto India CoinDCX. Namun, CEO CoinDCX, Sumit Gupta, segera membantah dan menegaskan perusahaan tidak akan dijual.

Pada 11 Juli, Coinbase melakukan perekrutan talenta dengan merekrut CEO Opyn Andrew Leone dan Kepala Riset Joe Clark. Keduanya bergabung dengan tim Onchain Markets di divisi institusi Coinbase untuk fokus pada pengembangan produk on-chain dan verified liquidity pool.

Akuisisi terbesar tahun ini terjadi pada bulan Mei, saat Coinbase mengonfirmasi pembelian platform derivatif kripto Deribit guna mengintegrasikan perdagangan spot, futures, dan opsi. Nilai akuisisi ini diperkirakan mencapai sekitar $2,9 miliar, terdiri dari $700 juta tunai dan 11 juta saham Kelas A Coinbase, memperkuat bisnis derivatif perusahaan. Coinbase juga baru saja mengakuisisi Liquifi, platform manajemen token, untuk memperluas kemampuan pengelolaan aset dan penerbitan token.

Secara terpisah, Coinbase menggandeng lembaga keuangan tradisional besar—JPMorgan Chase, PNC Bank, dan American Express—untuk memperkuat jalur masuk fiat dan memungkinkan penukaran poin reward USDC bagi pengguna.

Laporan pendapatan Coinbase menyoroti Base sebagai salah satu jaringan distribusi USDC terbesar, dengan mayoritas transaksi P2P di Base diselesaikan menggunakan USDC. Aplikasi Base kini dalam tahap uji coba publik dan menawarkan fitur terintegrasi dompet, perdagangan, pembayaran, sosial, gaming, serta DApp. Data terbaru growthepie menunjukkan jumlah alamat aktif Base jauh melampaui Optimism (OP) dan Arbitrum.

Dari sisi regulasi, setelah SEC mencabut gugatan pada Februari lalu, Coinbase mengantongi lisensi MiCA di Luksemburg pada Juni, yang memberi wewenang menawarkan layanan keuangan ritel dan institusi di 30 negara anggota European Economic Area. Hal ini menjadi pondasi strategis ekspansi Coinbase di pasar Eropa.

Masa Depan Coinbase: Pasar Prediksi dan Tokenisasi Saham

Coinbase terus memperluas jangkauan bisnisnya ke sektor baru.

Hari ini, VP Produk Coinbase, Max Branzburg, mengatakan kepada CNBC bahwa Coinbase segera memperluas portofolio layanannya di AS lewat pembangunan platform trading terpadu yang menawarkan tokenisasi saham, pasar prediksi, penjualan token tahap awal, dan lainnya. Video resmi yang dipublikasikan di kanal media sosial Coinbase mengonfirmasi arah tersebut.

Pada bidang pasar prediksi, Coinbase akan bersaing dengan Kalshi, pasar prediksi pertama satu-satunya yang berlisensi federal di AS, serta Polymarket—pemimpin global yang berencana masuk kembali ke AS setelah mengakuisisi bursa derivatif QCEX yang berlisensi.

Layanan tokenisasi saham Coinbase juga akan berhadapan dengan produk serupa dari Robinhood, Gemini, dan Kraken, meski saat ini semua platform tersebut hanya melayani investor di luar AS.

Penafian:

  1. Artikel ini dimuat ulang dari [Foresight News], hak cipta milik penulis [1912212.eth, Foresight News]. Bila Anda memiliki keberatan atas pemuatan ulang ini, silakan hubungi Tim Gate Learn untuk penyelesaian sesuai prosedur standar kami.
  2. Penafian: Seluruh opini dan pandangan merupakan milik penulis dan bukan merupakan saran investasi.
  3. Versi bahasa lain diterjemahkan oleh Tim Gate Learn dan tidak boleh disalin, didistribusikan, atau direproduksi tanpa atribusi yang layak kepada Gate.com.

Artikel Terkait

Aztec vs Zcash vs Tornado Cash: Analisis Komparatif Perbedaan Utama dalam Tiga Solusi Privasi
Pemula

Aztec vs Zcash vs Tornado Cash: Analisis Komparatif Perbedaan Utama dalam Tiga Solusi Privasi

Zcash, Tornado Cash, dan Aztec merupakan tiga pendekatan utama dalam privasi blockchain: privacy public chains, mixing protocol, dan solusi privacy Layer 2. Zcash memungkinkan pembayaran anonim menggunakan zkSNARKs, Tornado Cash memutus tautan transaksi melalui coin mixing, dan Aztec memanfaatkan teknologi zkRollup untuk menciptakan lingkungan eksekusi privasi yang dapat diprogram. Ketiga solusi ini memiliki perbedaan signifikan dalam arsitektur teknis, cakupan fungsi, dan standar kepatuhan, menegaskan pergeseran teknologi privasi dari sekadar alat terpisah menjadi fondasi infrastruktur utama.
2026-04-17 07:40:34
Apa itu privacy smart contract? Bagaimana Aztec mengimplementasikan programmable privacy?
Menengah

Apa itu privacy smart contract? Bagaimana Aztec mengimplementasikan programmable privacy?

Kontrak pintar privasi merupakan jenis Smart Contract yang menjaga data tetap tersembunyi selama eksekusi, namun tetap memungkinkan verifikasi atas kebenarannya. Aztec menghadirkan privasi yang dapat diprogram dengan memanfaatkan zkSNARK zero-knowledge proofs, lingkungan eksekusi privat, serta bahasa pemrograman Noir. Pendekatan ini memberikan kendali penuh kepada pengembang untuk menentukan data mana yang dapat dipublikasikan dan mana yang tetap bersifat rahasia. Dengan demikian, tidak hanya permasalahan privasi akibat transparansi Blockchain yang dapat diatasi, tetapi juga tercipta fondasi yang kokoh untuk pengembangan DeFi, solusi identitas, dan aplikasi perusahaan.
2026-04-17 08:04:15
Sentio vs The Graph: Perbandingan Mekanisme Indeksasi Real Time dan Indeksasi Subgraf
Menengah

Sentio vs The Graph: Perbandingan Mekanisme Indeksasi Real Time dan Indeksasi Subgraf

Sentio dan The Graph sama-sama platform untuk pengindeksan data on-chain, namun memiliki perbedaan signifikan pada tujuan inti desainnya. The Graph memanfaatkan subgraph untuk mengindeks data on-chain, dengan fokus utama pada kebutuhan permintaan data dan agregasi. Di sisi lain, Sentio menggunakan mekanisme pengindeksan real-time yang memprioritaskan pemrosesan data berlatensi rendah, pemantauan visualisasi, serta fitur peringatan otomatis—sehingga sangat ideal untuk pemantauan real-time dan peringatan risiko.
2026-04-17 08:55:07
Apa saja use case token ST? Tinjauan mendalam mengenai mekanisme insentif ekosistem Sentio
Pemula

Apa saja use case token ST? Tinjauan mendalam mengenai mekanisme insentif ekosistem Sentio

ST merupakan token utilitas inti dalam ekosistem Sentio, yang berfungsi sebagai media utama transfer nilai antara pengembang, infrastruktur data, dan peserta jaringan. Sebagai elemen utama jaringan data on-chain real-time Sentio, ST digunakan untuk pemanfaatan sumber daya, insentif jaringan, dan kolaborasi ekosistem, sehingga mendukung platform dalam membangun model layanan data yang berkelanjutan. Melalui mekanisme token ST, Sentio mengintegrasikan penggunaan sumber daya jaringan dengan insentif ekosistem, memungkinkan pengembang mengakses layanan data real-time secara lebih efisien sekaligus memperkuat keberlanjutan jangka panjang seluruh jaringan data.
2026-04-17 09:26:07
Apa itu Hyperliquid (HYPE)?
Menengah

Apa itu Hyperliquid (HYPE)?

Hyperliquid adalah platform blockchain terdesentralisasi yang memungkinkan perdagangan efisien, kontrak abadi, dan alat yang ramah pengembang untuk inovasi.
2026-04-02 20:25:44
Apa itu Tronscan dan Bagaimana Anda Dapat Menggunakannya pada Tahun 2025?
Pemula

Apa itu Tronscan dan Bagaimana Anda Dapat Menggunakannya pada Tahun 2025?

Tronscan adalah penjelajah blockchain yang melampaui dasar-dasar, menawarkan manajemen dompet, pelacakan token, wawasan kontrak pintar, dan partisipasi tata kelola. Pada tahun 2025, ia telah berkembang dengan fitur keamanan yang ditingkatkan, analitika yang diperluas, integrasi lintas rantai, dan pengalaman seluler yang ditingkatkan. Platform ini sekarang mencakup otentikasi biometrik tingkat lanjut, pemantauan transaksi real-time, dan dasbor DeFi yang komprehensif. Pengembang mendapatkan manfaat dari analisis kontrak pintar yang didukung AI dan lingkungan pengujian yang diperbaiki, sementara pengguna menikmati tampilan portofolio multi-rantai yang terpadu dan navigasi berbasis gerakan pada perangkat seluler.
2026-04-08 21:20:42