Perkiraan bahwa raksasa pasar prediksi Polymarket dan Kalshi sedang menggalang dana putaran baru, keduanya menargetkan valuasi sekitar 20 miliar dolar AS, menunjukkan pertumbuhan pesat dan minat investasi yang akan meledak antara tahun 2025 dan 2026.
(Bacaan sebelumnya: Kematian Hamini uji batas pasar prediksi: Kalshi putuskan refund “jangan cari keuntungan dari orang mati”, Polymarket beredar kabar insider trading jutaan dolar)
(Penambahan latar belakang: Prediksi WBC Australia menang di Polymarket sebelum pasar dibuka, penggemar baseball Taiwan belajar tentang pasar prediksi)
Platform pasar prediksi Polymarket dan Kalshi sedang aktif melakukan diskusi pendanaan putaran baru, keduanya menargetkan valuasi sekitar 20 miliar dolar AS, mencerminkan pertumbuhan eksponensial dan gelombang investasi di industri ini antara 2025 dan 2026. Menurut laporan terbaru dari Wall Street Journal, kedua perusahaan saat ini sedang berdiskusi awal dengan calon investor, dan jika berhasil, valuasi mereka akan melonjak jauh dari level terbaru.
Pasar prediksi memungkinkan pengguna untuk bertaruh dan bertransaksi terkait peristiwa masa depan seperti politik, ekonomi, olahraga, dan cuaca, dengan platform mengambil komisi dari transaksi tersebut. Selama pemilihan presiden AS 2024, volume transaksi Polymarket dan Kalshi meningkat tajam, menarik banyak trader ritel dan institusi. Menjelang 2026, dengan regulasi yang semakin ramah (Kalshi diatur penuh oleh CFTC, Polymarket melalui akuisisi dan kemitraan strategis menjadi lebih patuh), volume transaksi kedua platform terus meningkat, sering kali mencapai puluhan miliar dolar AS per minggu, menjadikannya salah satu bidang fintech yang paling menarik perhatian.
Polymarket: Platform berbasis blockchain ini sangat populer di komunitas kripto. Pada Oktober 2025, NYSE induk Intercontinental Exchange (ICE) mengumumkan investasi strategis sebesar 2 miliar dolar AS, dengan valuasi sekitar 9 miliar dolar saat itu.
Kalshi: Sebagai platform pasar prediksi pertama di AS yang diatur penuh oleh CFTC, Kalshi menyelesaikan pendanaan sebesar 1 miliar dolar AS pada Desember 2025, dengan valuasi mencapai 11 miliar dolar (dipimpin oleh Paradigm, diikuti oleh Sequoia, a16z, dan investor terkemuka lainnya).
Dalam kompetisi platform, Kalshi menekankan kepatuhan dan integrasi keuangan mainstream (misalnya bekerja sama dengan Robinhood dan Coinbase untuk fitur trading terintegrasi), sementara Polymarket unggul di pasar peristiwa global dan geopolitik. Namun, diskusi pendanaan kedua perusahaan masih tahap awal, dan keberhasilan mencapai valuasi 20 miliar dolar masih belum pasti.
Jika berhasil mencapai valuasi 20 miliar dolar, posisi keduanya akan semakin kokoh sebagai pemimpin di bidang ini, sekaligus memberi kepercayaan besar pada industri fintech secara keseluruhan. Perkembangan selanjutnya patut terus dipantau.