Lembaga penyelidikan baru saja menyelesaikan kesimpulan kasus terkait Phó Đức Nam (Mr Pips), dalam dokumen tersebut mengusulkan penuntutan terhadap ông Nguyễn Hòa Bình (Shark Bình) bersama beberapa staf atas tuduhan pencucian uang. Kasus yang melibatkan Mr Pips ini dinilai sebagai jaringan penipuan terbesar di Vietnam dalam bidang valuta asing dan saham, dengan 738 kasus penipuan dan pengambilan dana lebih dari 1.300 miliar đồng.
Ông Nguyễn Hòa Bình adalah Ketua Dewan Direksi Perusahaan cổ phần Ngân lượng, berkantor pusat di gedung VTC, nomor 18 Tam Trinh, Hai Bà Trưng, Hà Nội. Kesimpulan penyelidikan menyatakan bahwa ông Bình secara umum mengarahkan kegiatan perusahaan, mengeluarkan peraturan mengenai tarif layanan pembayaran perantara, dan menyerahkan tugas pengelolaan bagian bisnis elektronik kepada CEO Đinh Hồng Quân sejak bulan 6-2019.
Staf Trần Thị Thanh Tâm ditugaskan untuk mencari pelanggan, sementara bagian layanan pelanggan yang langsung dikelola Tâm membantu platform perdagangan milik Phó Đức Nam.
Menurut kesimpulan penyelidikan, mulai bulan 6-2020, perusahaan Ngân lượng mulai menerima surat dari aparat kepolisian yang memverifikasi transaksi deposit ke dompet digital dari platform forex yang dikelola Mr Pips.
Meskipun mengetahui bahwa platform-platform ini beroperasi melanggar hukum, Shark Bình tetap mengarahkan staf:
Menurut penyelidikan, total ada 150 korban yang mentransfer uang ke dalam akun dompet Ngân lượng dengan jumlah lebih dari 213 miliar đồng.
Lembaga penyelidikan menegaskan bahwa Nguyễn Hòa Bình, Nguyễn Thị Nam, dan Trần Thị Thanh Tâm mengetahui bahwa platform-platform milik Phó Đức Nam melanggar hukum, namun tetap mengarahkan staf untuk terus mengoperasikan dan memalsukan data, demi mendapatkan keuntungan dari biaya transaksi. Dokumen yang dikumpulkan cukup untuk mengusulkan penuntutan terhadap kelompok ini atas tuduhan pencucian uang.