Berita Gate News, 5 April, menurut laporan dari National Broadcasting Company (NBC) di Amerika Serikat, pada 3 April, Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf, mengunggah sebuah postingan di platform media sosial X yang tampaknya mengancam akan memblokir arus pelayaran niaga di Selat Mandeb. Dalam unggahannya, Khalibaf mengajukan: “Berapa porsi pengiriman minyak, gas alam cair, gandum, beras, dan pupuk di seluruh dunia yang harus melewati Selat Mandeb?” serta mempertanyakan: “Negara dan perusahaan mana yang pangsa barangnya paling tinggi dalam volume pengangkutan melalui selat tersebut?” Selat Mandeb adalah jalur penting di tenggorokan Laut Merah, dan dalam beberapa tahun terakhir kapal-kapal yang melintas di kawasan itu berulang kali menjadi sasaran serangan oleh kelompok militan Houthi Yaman yang bersekutu dengan Iran. Berdasarkan data dari Badan Informasi Energi AS, pada 2023 sekitar 12% perdagangan minyak maritim global melewati Selat Mandeb. Menjelang keluarnya ancaman ini, sebagian arus pelayaran di Selat Hormuz terpengaruh, sementara sebagian kapal masih dapat melintas.