Poin-poin Utama
Spot ETF LINK mencatat arus masuk sebesar $532.900 pada hari Rabu, menandakan partisipasi institusional yang kembali setelah hampir dua minggu tidak aktif.
Aktivitas jaringan Chainlink meningkat tajam seiring alamat aktif, volume transaksi, dan open interest futures terus naik secara stabil sepanjang reli yang sedang berlangsung.
LINK merebut kembali rata-rata pergerakan besar di sekitar $10 sementara indikator momentum bullish menguat, meski resistensi masih berada di antara $10,77 dan $12,85.
Chainlink naik mendekati $10 pada hari Kamis setelah naik hampir 10% pada pekan ini dan menembus beberapa level resistensi teknis. Reli tersebut mengikuti kembalinya permintaan institusional dan aktivitas jaringan yang lebih kuat di seluruh blockchain. Selain memperbaiki pergerakan harga, data derivatif, serta meningkatnya aktivitas dompet menunjukkan bahwa para trader terus menambah eksposur terhadap LINK selama fase pemulihan saat ini.
Data dari SoSoValue menunjukkan spot ETF LINK mencatat arus masuk senilai $532.900 pada hari Rabu setelah sebelumnya tidak aktif selama hampir dua minggu. Akibatnya, pergerakan modal yang kembali itu menambah optimisme baru di pasar saat para trader memantau apakah partisipasi institusional bisa terus dipercepat sepanjang pekan.
State Street Investment Management dan Galaxy Asset Management juga memperkenalkan State Street Galaxy Onchain Liquidity Sweep Fund, bernama SWEEP, lebih awal pada pekan ini. Dana likuiditas tokenized tersebut menggunakan sistem NAVLink milik Chainlink untuk menyajikan data nilai aset bersih on-chain, sementara Cross Chain Interoperability Protocol mendukung konektivitas lintas-chain antarjaringan.
Data Santiment menunjukkan alamat aktif harian, volume transaksi, dan pertumbuhan jaringan terus meningkat secara stabil sejak awal Mei. Selain itu, kenaikan indikator-indikator tersebut mencerminkan meningkatnya partisipasi pengguna di seluruh jaringan Chainlink dan mendukung ekspektasi pergerakan harga ke atas yang berlanjut dalam waktu dekat.
Para trader derivatif juga menambah posisi mereka selama reli terbaru. Data CoinGlass menunjukkan open interest futures Chainlink naik menjadi $495,74 juta pada hari Kamis dari $366 juta yang tercatat pada hari Minggu. Dengan demikian, lonjakan tajam tersebut menunjukkan adanya uang baru yang masuk ke pasar, sementara para trader memposisikan diri untuk potensi kenaikan lebih lanjut.
Chainlink diperdagangkan sekitar $10,10 pada saat berita tayang, sambil bertahan di atas exponential moving average 50 hari dan 100 hari di $9,29 dan $9,84. Namun, token masih diperdagangkan di bawah exponential moving average 200 hari yang mendekati $11,50, yang terus membatasi tren yang lebih luas.
Sumber: TradingView
Relative strength index berada di sekitar 66 pada chart harian dan mendekati wilayah overbought. Selain itu, indikator moving average convergence divergence tetap positif dengan batang histogram yang melebar, menunjukkan bahwa momentum bullish terus dibangun meski terdapat resistensi kuat di atas antara $10,77 dan $12,85.
Analis terus memantau area dukungan $9,92, yang selaras dengan lantai horizontal dan level retracement Fibonacci 38,2%. Selain itu, exponential moving average 100 hari di sekitar $9,84 tetap menjadi zona dukungan pada setiap koreksi. Jika pihak penjual kembali mengendalikan, LINK bisa kembali menguji exponential moving average 50 hari di sekitar $9,29 sebelum menembus dukungan di sekitar $8,86.
Artikel Terkait
Arus keluar bersih Bitcoin ETF sebesar 233 juta dolar AS, Woorl Bank mengungkapkan penambahan kepemilikan ETHA pada Q1
Dana Kripto mencatat $858M arus masuk selama 6 minggu berturut-turut; dana short Bitcoin mencatat arus keluar mingguan tertinggi dalam rekor
ETF Spot Bitcoin Mengalami $233M Arus Keluar Kemarin; FBTC Milik Fidelity Memimpin dengan Arus Keluar $86,13 Juta
CVDD Bitcoin Tembus $45.410 pada Akhir April, Menandakan Pasar Beruang Tahap Akhir
Perbendaharaan USDC Menerbitkan 250 Juta USDC di Solana Hari Ini
ETF Solana Spot AS mencatat arus masuk bersih $19,069 juta pada 12 Mei, BSOL memimpin dengan $15,972 juta