Ada satu pertanyaan yang selalu saya pikirkan: ketika AI benar-benar menyentuh kehidupan sehari-hari, seperti apa akhirnya?
Tidak akan menjadi aplikasi lain di ponsel, juga bukan sekadar tombol pengaturan parameter di antarmuka. Saat saya meneliti beberapa aplikasi AI baru-baru ini, saya menemukan bahwa hal yang benar-benar mengubah pengalaman biasanya adalah sesuatu—yang sama sekali tidak perlu kamu "buka" secara aktif, sudah ada di mana-mana, dan secara alami menyatu.
Gagasan ini agak mirip dengan evolusi "infrastruktur" dalam Web3. Dari 0 ke 1 adalah masalah produk, tetapi dari 1 ke N adalah bagaimana membuat teknologi menjadi lapisan latar belakang, sehingga pengguna bahkan tidak menyadari keberadaannya, malah merasakan kemudahan.
Aplikasi AI sebelumnya masih berfokus pada pemikiran alat—kamu perlu mengaktifkan secara aktif, memberikan instruksi yang jelas. Tetapi arah integrasi AI generasi berikutnya harus lebih mirip dengan tingkat sistem operasi, sebagai lingkungan bukan sebagai App. Perubahan ini akan mendefinisikan ulang seluruh ekosistem interaksi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DoomCanister
· 2025-12-19 02:53
Sejujurnya, ide ini benar-benar menyentuh poinnya. Saat ini, produk AI masih bermain dengan logika alat, sering kali "buka asisten", harusnya segera diintegrasikan, jangan repot-repot dengan berbagai trik.
Di mana-mana > rasa keberadaan yang luar biasa, persamaan ini harus diingat dengan baik.
Lihat AsliBalas0
AirdropHunter007
· 2025-12-16 11:52
Ini yang saya maksud, teknologi yang benar-benar keren harus seperti ini, pengguna bahkan tidak menyadari keberadaannya
Lihat AsliBalas0
LiquidityWitch
· 2025-12-16 11:37
Benar sekali, yaitu bahwa keheningan harus ada di mana-mana. Sekarang, hal-hal yang dipenuhi oleh aplikasi-aplikasi itu seharusnya sudah mati sejak lama.
Lihat AsliBalas0
SelfMadeRuggee
· 2025-12-16 11:24
Eksistensi tingkat sistem operasi ini benar-benar luar biasa, rasanya semua AI App saat ini masih berada di tahap primitif.
Ada satu pertanyaan yang selalu saya pikirkan: ketika AI benar-benar menyentuh kehidupan sehari-hari, seperti apa akhirnya?
Tidak akan menjadi aplikasi lain di ponsel, juga bukan sekadar tombol pengaturan parameter di antarmuka. Saat saya meneliti beberapa aplikasi AI baru-baru ini, saya menemukan bahwa hal yang benar-benar mengubah pengalaman biasanya adalah sesuatu—yang sama sekali tidak perlu kamu "buka" secara aktif, sudah ada di mana-mana, dan secara alami menyatu.
Gagasan ini agak mirip dengan evolusi "infrastruktur" dalam Web3. Dari 0 ke 1 adalah masalah produk, tetapi dari 1 ke N adalah bagaimana membuat teknologi menjadi lapisan latar belakang, sehingga pengguna bahkan tidak menyadari keberadaannya, malah merasakan kemudahan.
Aplikasi AI sebelumnya masih berfokus pada pemikiran alat—kamu perlu mengaktifkan secara aktif, memberikan instruksi yang jelas. Tetapi arah integrasi AI generasi berikutnya harus lebih mirip dengan tingkat sistem operasi, sebagai lingkungan bukan sebagai App. Perubahan ini akan mendefinisikan ulang seluruh ekosistem interaksi.