Suatu ketika Kevin Durant, pemain NBA terkenal, menghadapi masalah yang tampaknya bisa berakhir tragis. Ia mengalami situasi di mana ia kehilangan akses ke akun di salah satu platform penyimpanan cryptocurrency besar.
Para ahli platform berhasil menyelesaikan masalah tersebut dan memulihkan akses ke data-nya.
Faktanya, sejak 2016, atlet tersebut menyimpan Bitcoin di dompet digital. Saat itu, BTC hanya bernilai $360–1000 per koin. Hari ini, situasinya telah berubah secara drastis — nilai setiap Bitcoin mencapai $87.021, yang berarti pertumbuhan luar biasa lebih dari 11.000% sejak saat itu.
Kasus ini secara sempurna menggambarkan salah satu kebenaran terpenting tentang aset digital: pemegang adalah investor yang sabar menunggu. Tetapi kesabaran saja tidak cukup. Keamanan dan diversifikasi penyimpanan juga memainkan peran penting.
Layanan kustodian, seperti platform tempat asetnya disimpan, menawarkan kenyamanan dan perlindungan profesional terhadap dana digital. Namun para ahli menekankan: jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang. Strategi cerdas melibatkan distribusi aset di berbagai tempat penyimpanan — baik di platform terpusat maupun dompet pribadi.
Kisah Kevin Durant mengingatkan kita bahwa strategi jangka panjang dengan pengelolaan aset yang bijak dapat menghasilkan hasil yang mengesankan. Tapi yang terpenting — memastikan keamanan dan aksesibilitas kekayaan digital Anda di setiap tahap.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Lupa kata sandi — dan menjadi jutawan: kisah bintang NBA dengan aset digital
Suatu ketika Kevin Durant, pemain NBA terkenal, menghadapi masalah yang tampaknya bisa berakhir tragis. Ia mengalami situasi di mana ia kehilangan akses ke akun di salah satu platform penyimpanan cryptocurrency besar.
Para ahli platform berhasil menyelesaikan masalah tersebut dan memulihkan akses ke data-nya.
Faktanya, sejak 2016, atlet tersebut menyimpan Bitcoin di dompet digital. Saat itu, BTC hanya bernilai $360–1000 per koin. Hari ini, situasinya telah berubah secara drastis — nilai setiap Bitcoin mencapai $87.021, yang berarti pertumbuhan luar biasa lebih dari 11.000% sejak saat itu.
Kasus ini secara sempurna menggambarkan salah satu kebenaran terpenting tentang aset digital: pemegang adalah investor yang sabar menunggu. Tetapi kesabaran saja tidak cukup. Keamanan dan diversifikasi penyimpanan juga memainkan peran penting.
Layanan kustodian, seperti platform tempat asetnya disimpan, menawarkan kenyamanan dan perlindungan profesional terhadap dana digital. Namun para ahli menekankan: jangan menaruh semua telur dalam satu keranjang. Strategi cerdas melibatkan distribusi aset di berbagai tempat penyimpanan — baik di platform terpusat maupun dompet pribadi.
Kisah Kevin Durant mengingatkan kita bahwa strategi jangka panjang dengan pengelolaan aset yang bijak dapat menghasilkan hasil yang mengesankan. Tapi yang terpenting — memastikan keamanan dan aksesibilitas kekayaan digital Anda di setiap tahap.