Seorang pemegang token AAVE utama telah mengajukan strategi proposal kontroversial yang dikenal sebagai 'poison pill' yang bertujuan mendorong DAO untuk mengambil kendali langsung atas operasi Aave Labs. Langkah ini muncul di tengah perdebatan sengit di komunitas mengenai bagaimana pendapatan dari protokol harus didistribusikan dan dikelola. Proposal ini mencerminkan meningkatnya ketegangan antara pemegang token yang menginginkan kekuasaan pengambilan keputusan yang lebih besar atas arah platform dan mereka yang mengelola tim pengembangan inti. Perselisihan tata kelola ini menyoroti tantangan yang terus berlangsung yang dihadapi banyak protokol terdesentralisasi dalam menyeimbangkan kendali komunitas dengan efisiensi operasional. Mekanisme 'poison pill' yang sedang dibahas pada dasarnya akan memaksa DAO untuk menyerap fungsi Aave Labs—langkah drastis yang menandakan kedalaman ketidaksepakatan mengenai model ekonomi dan struktur tata kelola platform.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
7 Suka
Hadiah
7
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropHunterXM
· 2025-12-19 13:04
poison pill ini benar-benar hebat, langsung membuat aave tidak tenang
Lihat AsliBalas0
StealthDeployer
· 2025-12-16 22:54
poison pill ini benar-benar hebat, langsung serius nih
Lihat AsliBalas0
RooftopVIP
· 2025-12-16 22:48
Kembali lagi dengan drama istana, trik poison pill ini benar-benar luar biasa
Lihat AsliBalas0
HashBrownies
· 2025-12-16 22:44
Serangan毒丸 ini benar-benar kejam, rasanya komunitas Aave akan pecah.
Lihat AsliBalas0
RugPullProphet
· 2025-12-16 22:39
poison pill ini keren banget, langsung memaksa pengambilalihan... Apakah ini akan mengubah tatanan kekuasaan secara menyeluruh?
Seorang pemegang token AAVE utama telah mengajukan strategi proposal kontroversial yang dikenal sebagai 'poison pill' yang bertujuan mendorong DAO untuk mengambil kendali langsung atas operasi Aave Labs. Langkah ini muncul di tengah perdebatan sengit di komunitas mengenai bagaimana pendapatan dari protokol harus didistribusikan dan dikelola. Proposal ini mencerminkan meningkatnya ketegangan antara pemegang token yang menginginkan kekuasaan pengambilan keputusan yang lebih besar atas arah platform dan mereka yang mengelola tim pengembangan inti. Perselisihan tata kelola ini menyoroti tantangan yang terus berlangsung yang dihadapi banyak protokol terdesentralisasi dalam menyeimbangkan kendali komunitas dengan efisiensi operasional. Mekanisme 'poison pill' yang sedang dibahas pada dasarnya akan memaksa DAO untuk menyerap fungsi Aave Labs—langkah drastis yang menandakan kedalaman ketidaksepakatan mengenai model ekonomi dan struktur tata kelola platform.