Kebijakan perubahan arah dari nominasi Ketua Federal Reserve baru-baru ini telah memicu banyak diskusi di pasar keuangan. Trump mengumumkan pertimbangan untuk menominasikan Ketua Fed yang baru, dan posisi kandidat langsung mempengaruhi arah kebijakan moneter ke depan.
Salah satu ciri utama dari kandidat ini adalah kecenderungan dovish. Probabilitas nominasi mantan anggota Fed, Wosh, telah meningkat menjadi 47%, sementara kandidat favorit Trump, Hasset, tetap mendapatkan dukungan lebih dari 50%. Siapapun yang akhirnya terpilih, ekspektasi penurunan suku bunga tidak akan hilang, hanya saja kecepatan pelaksanaannya yang menjadi pertanyaan.
Situasi saat ini adalah Fed telah menurunkan suku bunga sebanyak tiga kali berturut-turut, dan indeks dolar AS juga terus melemah. Jika Ketua baru benar-benar menerapkan kebijakan pelonggaran yang lebih agresif, maka kemungkinan besar likuiditas akan semakin longgar. Data historis menunjukkan bahwa setiap kali kebijakan moneter beralih ke pelonggaran, aset risiko biasanya akan mendapatkan manfaat—ini adalah sinyal positif untuk mata uang utama seperti BTC, ETH, BNB.
Namun, perlu diingat bahwa dalam siklus penurunan suku bunga sebelumnya, juga pernah terjadi koreksi jangka pendek yang disebabkan oleh harga pasar yang sudah memperhitungkan sebelumnya atau fluktuasi siklus preferensi risiko. Apakah situasi kali ini akan berbeda, tergantung pada waktu pengumuman resmi nominasi dan kecepatan implementasinya. Diperkirakan akan ada pengumuman resmi sebelum Natal atau awal tahun depan, dan saat itu reaksi pasar kemungkinan akan cukup signifikan.
Yang menarik, dari sudut pandang likuiditas, ekspektasi pelonggaran itu sendiri sudah mampu mengubah logika penetapan harga aset. Masalahnya adalah: apakah ekspektasi kebijakan ini akan langsung mendorong mata uang utama menembus level tertinggi sebelumnya, atau akan melalui fase profit taking terlebih dahulu sebelum naik lagi? Pendapat pasar beragam, dan fluktuasi jangka pendek mungkin akan cukup besar.
Secara keseluruhan, beberapa bulan ke depan, kejadian terkait kebijakan ini akan menjadi pendorong utama pasar, dan memantau perkembangan pengumuman resmi serta reaksi pasar akan sangat penting.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kebijakan perubahan arah dari nominasi Ketua Federal Reserve baru-baru ini telah memicu banyak diskusi di pasar keuangan. Trump mengumumkan pertimbangan untuk menominasikan Ketua Fed yang baru, dan posisi kandidat langsung mempengaruhi arah kebijakan moneter ke depan.
Salah satu ciri utama dari kandidat ini adalah kecenderungan dovish. Probabilitas nominasi mantan anggota Fed, Wosh, telah meningkat menjadi 47%, sementara kandidat favorit Trump, Hasset, tetap mendapatkan dukungan lebih dari 50%. Siapapun yang akhirnya terpilih, ekspektasi penurunan suku bunga tidak akan hilang, hanya saja kecepatan pelaksanaannya yang menjadi pertanyaan.
Situasi saat ini adalah Fed telah menurunkan suku bunga sebanyak tiga kali berturut-turut, dan indeks dolar AS juga terus melemah. Jika Ketua baru benar-benar menerapkan kebijakan pelonggaran yang lebih agresif, maka kemungkinan besar likuiditas akan semakin longgar. Data historis menunjukkan bahwa setiap kali kebijakan moneter beralih ke pelonggaran, aset risiko biasanya akan mendapatkan manfaat—ini adalah sinyal positif untuk mata uang utama seperti BTC, ETH, BNB.
Namun, perlu diingat bahwa dalam siklus penurunan suku bunga sebelumnya, juga pernah terjadi koreksi jangka pendek yang disebabkan oleh harga pasar yang sudah memperhitungkan sebelumnya atau fluktuasi siklus preferensi risiko. Apakah situasi kali ini akan berbeda, tergantung pada waktu pengumuman resmi nominasi dan kecepatan implementasinya. Diperkirakan akan ada pengumuman resmi sebelum Natal atau awal tahun depan, dan saat itu reaksi pasar kemungkinan akan cukup signifikan.
Yang menarik, dari sudut pandang likuiditas, ekspektasi pelonggaran itu sendiri sudah mampu mengubah logika penetapan harga aset. Masalahnya adalah: apakah ekspektasi kebijakan ini akan langsung mendorong mata uang utama menembus level tertinggi sebelumnya, atau akan melalui fase profit taking terlebih dahulu sebelum naik lagi? Pendapat pasar beragam, dan fluktuasi jangka pendek mungkin akan cukup besar.
Secara keseluruhan, beberapa bulan ke depan, kejadian terkait kebijakan ini akan menjadi pendorong utama pasar, dan memantau perkembangan pengumuman resmi serta reaksi pasar akan sangat penting.