Pengembang rumah utama AS sedang memangkas harga rumah baru—menurun 25% dari level puncak kembali ke penilaian tahun 2017. Narasi tentang "permintaan yang sehat" tidak berlaku di sini. Apa yang sebenarnya kita saksikan adalah krisis keterjangkauan yang sedang berlangsung secara nyata. Suku bunga yang lebih tinggi telah menghancurkan daya beli, memaksa pengembang untuk memotong harga hanya untuk menggerakkan inventaris. Ini bukan stabilitas pasar; ini adalah perlambatan dengan kekuatan. Ketika perumahan—tulang punggung kekayaan konsumen—mulai menyusut, efek riak menyebar ke seluruh ekonomi. Layak diamati sebagai barometer kesehatan ekonomi yang lebih luas.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
RektDetective
· 2025-12-21 01:24
Harga properti kembali ke tahun 2017? Haha, ini yang disebut "penyesuaian sehat", menurut saya ini adalah ekonomi yang memberi kita peringatan.
Lihat AsliBalas0
WhaleWatcher
· 2025-12-19 14:51
Penurunan sebesar 25% terdengar seperti kabar baik, tetapi sebenarnya ini adalah gelembung yang sedang mengempis... Ini adalah sinyal krisis yang sebenarnya, bukan?
Lihat AsliBalas0
HorizonHunter
· 2025-12-18 07:51
Turun 25% dan masih bicara kebutuhan kesehatan, siapa yang bikin omongannya... Jika pasar properti ambruk, reaksi berantai benar-benar tidak bisa ditahan
Pengembang rumah utama AS sedang memangkas harga rumah baru—menurun 25% dari level puncak kembali ke penilaian tahun 2017. Narasi tentang "permintaan yang sehat" tidak berlaku di sini. Apa yang sebenarnya kita saksikan adalah krisis keterjangkauan yang sedang berlangsung secara nyata. Suku bunga yang lebih tinggi telah menghancurkan daya beli, memaksa pengembang untuk memotong harga hanya untuk menggerakkan inventaris. Ini bukan stabilitas pasar; ini adalah perlambatan dengan kekuatan. Ketika perumahan—tulang punggung kekayaan konsumen—mulai menyusut, efek riak menyebar ke seluruh ekonomi. Layak diamati sebagai barometer kesehatan ekonomi yang lebih luas.