Order pasar dan pesanan limit: bagaimana memilih instrumen yang tepat untuk perdagangan

Setiap pemula di pasar kripto akan suatu saat menghadapi pertanyaan: bagaimana cara menempatkan posisi? Jawabannya terletak pada dua jenis pesanan utama yang tidak hanya menentukan cara masuk ke pasar, tetapi juga hasil akhir dari transaksi Anda. Market order dan limit order adalah dua alat dasar yang bekerja berdasarkan prinsip yang benar-benar berbeda. Memahami karakteristik mereka memungkinkan trader untuk beradaptasi secara fleksibel terhadap kondisi pasar yang berubah-ubah.

Bagaimana Mereka Berbeda dalam Praktek

Ketika Anda menempatkan market order, sistem secara instan mengeksekusi transaksi Anda dengan harga terbaik yang tersedia saat ini. Ini seperti menekan tombol dan mendapatkan hasil dalam hitungan detik. Dengan demikian, Anda menjadi taker likuiditas dan membayar komisi yang sesuai.

Limit order bekerja berbeda. Anda menetapkan harga tertentu sebelumnya, dan transaksi hanya akan dieksekusi ketika pasar mencapai level tersebut. Ini memungkinkan Anda menjadi maker dan mendapatkan komisi yang lebih rendah — asalkan pesanan tersebut benar-benar dieksekusi.

Kapan Menggunakan Market Order

Kecepatan Masuk Pasar

Jika strategi Anda melibatkan periode jangka panjang untuk mempertahankan posisi, market order adalah sekutu Anda. Waktu di pasar seringkali lebih berharga daripada mencari harga yang sempurna. Bahkan jika saat eksekusi terjadi slippage kecil, kompensasi bisa datang seiring waktu saat aset meningkat nilainya.

Transparansi dan Keandalan

Berbeda dengan limit order, market order hampir menjamin eksekusi. Anda tahu pasti bahwa posisi akan dibuka, meskipun harga tepatnya akan tetap tidak diketahui sampai saat terakhir.

Kekurangan dari Segi Kecepatan

Risiko utama adalah slippage. Saat volatilitas tinggi, harga bisa berubah sangat cepat, dan Anda akan mendapatkan hasil yang jauh lebih buruk dari yang diharapkan. Selain itu, market order mengurangi likuiditas pasar, yang sering menyebabkan biaya komisi lebih tinggi dibandingkan maker.

Limit Order: Kontrol atas Transaksi

Kontrol Penuh atas Harga

Dengan menempatkan limit order untuk membeli pada harga $80 ketika aset diperdagangkan di $100, Anda menjamin masuk hanya pada harga yang diinginkan. Ini memungkinkan membangun strategi berdasarkan level support dan resistance yang telah ditentukan. Jika pasar bergerak melawan Anda dan aset terus naik, pesanan akan tetap tidak terisi — tetapi modal Anda tetap terlindungi.

Meminimalkan Pengaruh Volatilitas

Dalam periode ketidakstabilan pasar yang tinggi, limit order menjadi perlindungan dari lonjakan harga yang tak terduga. Anda menetapkan batas dan tidak melewati batas tersebut.

Pilihan yang Lebih Luas

Beberapa platform menawarkan limit order yang lebih canggih:

  • Post Only (Hanya penempatan) — pesanan masuk ke buku order hanya jika tidak langsung cocok
  • FOK (Fill or Kill) — dieksekusi sepenuhnya atau dibatalkan
  • IOC (Immediate or Cancel) — dieksekusi segera dengan volume yang tersedia, sisanya dibatalkan

Kapan Limit Order Tidak Efektif

Jika pasar tidak mencapai harga yang Anda tetapkan, pesanan akan tetap tidak terisi. Ini berarti peluang yang terlewatkan. Selain itu, pemula sering kesulitan menentukan level harga yang optimal — ini membutuhkan analisis teknikal dan pengalaman.

Skema Praktis dalam Memilih

Pasar Bullish, Harga Stabil Market order adalah pilihan terbaik. Aset meningkat secara prediktif, slippage akan minimal. Yang penting adalah mampu keluar dari posisi tepat waktu.

Konsolidasi dan Volatilitas Di sini, limit order adalah pilihan. Tempatkan pesanan di dekat level support atau resistance dan tunggu. Risiko slippage lebih tinggi daripada potensi keuntungan dari masuk cepat.

Posisi Besar Jika Anda memperdagangkan volume besar, limit order membantu menghindari pergeseran harga tajam yang bisa disebabkan oleh ukuran transaksi Anda sendiri.

Beberapa Aturan untuk Pemula

Sebelum memilih antara market order dan limit order, analisislah:

  1. Horizon waktu Anda — apakah Anda siap menunggu harga ideal?
  2. Kondisi pasar saat ini — seberapa volatil pasar saat ini?
  3. Ukuran posisi — apakah Anda mampu menanggung slippage potensial?
  4. Struktur biaya — perbedaan biaya taker dan maker di platform Anda

Selalu periksa skala biaya platform Anda, karena maker sering mendapatkan diskon. Ini bisa mempengaruhi profitabilitas keseluruhan transaksi.

Kesimpulan

Market order dan limit order bukanlah pesaing, melainkan pelengkap satu sama lain. Trader profesional menggunakan keduanya sesuai situasi. Pemula sebaiknya mulai dengan memahami dasar-dasarnya secara teori, lalu berlatih dengan posisi kecil. Seiring waktu, Anda akan mengembangkan intuisi tentang kapan market order akan menyelamatkan dari peluang yang terlewatkan, dan kapan limit order akan melindungi modal dari slippage. Kunci keberhasilan adalah bukan memilih satu alat, tetapi fleksibilitas dan adaptasi terhadap setiap skenario.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)