The Federal Reserve belakangan ini kembali membuat keributan. Menjelang Tahun Baru, diskusi tentang apakah mereka akan melanjutkan pemotongan suku bunga tahun depan juga semakin memanas. Meskipun baru saja melakukan satu putaran penurunan, pasar saat ini sedang bertaruh bahwa pemimpin berikutnya akan lebih cenderung dovish. Masalahnya, pendapat di dalam Federal Reserve cukup terbagi—ada yang mendukung pemotongan agresif untuk merangsang ekonomi, ada juga yang ingin mempertahankan kondisi saat ini dan melihat perkembangan selanjutnya.
Situasi ini sebenarnya sudah sangat akrab bagi orang di dunia kripto. Selalu seperti ini pola mainnya: "Beli berdasarkan ekspektasi, jual berdasarkan kenyataan." Sekarang ekspektasi semakin menguat, pasar pasti akan bergejolak dulu, berbagai dana mulai mengatur strategi untuk memanfaatkan konsep likuiditas. Lalu, saat hari pemotongan suku bunga benar-benar terjadi, apa yang akan terjadi? Kemungkinan besar pasar akan kembali terjebak dalam mantra "berita baik habis, lalu menjadi berita buruk."
Ini menciptakan sebuah pertanyaan pilihan: Apakah Anda mengikuti tren dan berspekulasi berdasarkan ekspektasi likuiditas, mengambil keuntungan dari fluktuasi pasar? Atau menunggu uang nyata masuk ke pasar baru kemudian mengambil posisi? Kedua strategi memiliki risiko masing-masing, tergantung bagaimana Anda membaca drama makro ini. Pasar selalu menguji sifat manusia—apakah serakah atau berhati-hati, keduanya bisa berujung kerugian.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
The Federal Reserve belakangan ini kembali membuat keributan. Menjelang Tahun Baru, diskusi tentang apakah mereka akan melanjutkan pemotongan suku bunga tahun depan juga semakin memanas. Meskipun baru saja melakukan satu putaran penurunan, pasar saat ini sedang bertaruh bahwa pemimpin berikutnya akan lebih cenderung dovish. Masalahnya, pendapat di dalam Federal Reserve cukup terbagi—ada yang mendukung pemotongan agresif untuk merangsang ekonomi, ada juga yang ingin mempertahankan kondisi saat ini dan melihat perkembangan selanjutnya.
Situasi ini sebenarnya sudah sangat akrab bagi orang di dunia kripto. Selalu seperti ini pola mainnya: "Beli berdasarkan ekspektasi, jual berdasarkan kenyataan." Sekarang ekspektasi semakin menguat, pasar pasti akan bergejolak dulu, berbagai dana mulai mengatur strategi untuk memanfaatkan konsep likuiditas. Lalu, saat hari pemotongan suku bunga benar-benar terjadi, apa yang akan terjadi? Kemungkinan besar pasar akan kembali terjebak dalam mantra "berita baik habis, lalu menjadi berita buruk."
Ini menciptakan sebuah pertanyaan pilihan: Apakah Anda mengikuti tren dan berspekulasi berdasarkan ekspektasi likuiditas, mengambil keuntungan dari fluktuasi pasar? Atau menunggu uang nyata masuk ke pasar baru kemudian mengambil posisi? Kedua strategi memiliki risiko masing-masing, tergantung bagaimana Anda membaca drama makro ini. Pasar selalu menguji sifat manusia—apakah serakah atau berhati-hati, keduanya bisa berujung kerugian.