Administrasi Trump sedang mengambil langkah konkret untuk membawa Amerika Serikat ke dalam sistem pelaporan pajak kripto internasional, dengan Departemen Keuangan secara resmi mengajukan kerangka kerja komprehensif kepada Gedung Putih minggu lalu untuk tinjauan presiden. Perkembangan ini menandai pergeseran signifikan dalam cara AS mendekati perpajakan aset digital yang dimiliki di luar negeri.
Apa Itu CARF dan Mengapa Itu Penting?
Kerangka Pelaporan Aset Kripto (CARF), yang didirikan oleh Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) pada tahun 2022, mewakili upaya global yang terkoordinasi untuk mengatasi penghindaran pajak lintas batas yang melibatkan kepemilikan cryptocurrency. Di bawah kesepakatan multilateral ini, negara-negara peserta berkomitmen untuk secara otomatis bertukar informasi mengenai posisi aset kripto warga negara mereka.
Kerangka kerja ini sudah mendapatkan dukungan internasional yang cukup besar. Penandatangan termasuk ekonomi utama seperti Jepang, Jerman, Prancis, Kanada, Italia, dan Inggris, bersama dengan pusat kripto utama seperti Singapura, Uni Emirat Arab, dan Bahama. Koalisi yang semakin berkembang ini menegaskan momentum di balik pelaporan pajak kripto yang distandarisasi di seluruh dunia.
Pertimbangan Strategis AS
Tim penasihat kebijakan kripto Presiden Trump mendukung partisipasi CARF dalam sebuah laporan kebijakan terbaru, menggambarkannya sebagai hal penting untuk mempertahankan daya saing AS. Pejabat menjelaskan alasannya: partisipasi akan mencegah warga menggunakan platform luar negeri untuk menghindari pajak, sekaligus memperkuat posisi perusahaan aset digital Amerika di pasar global.
Namun, administrasi menunjukkan kehati-hatian terkait cakupan implementasi. Panduan kebijakan secara khusus menyebutkan bahwa “persyaratan pelaporan baru tidak boleh ditetapkan untuk transaksi DeFi,” menunjukkan pendekatan yang terukur yang menyeimbangkan penegakan hukum dengan pertumbuhan industri.
IRS akan mendapatkan wewenang untuk meminta data penting tentang kepemilikan crypto warga negara Amerika di luar negeri, membangun mekanisme pengawasan perpajakan yang komprehensif di seluruh batas internasional.
Garis Waktu dan Implikasi Pasar
Peluncuran resmi CARF di seluruh yurisdiksi peserta dijadwalkan dimulai pada tahun 2027, memberikan waktu sekitar dua tahun bagi negara anggota untuk persiapan teknis dan administratif. Garis waktu ini memungkinkan pemerintah AS memiliki cukup kesempatan untuk mengembangkan prosedur operasional khusus untuk implementasi.
Peluncuran kerangka kerja ini diperkirakan akan mengubah cara investor kripto mendekati pengelolaan aset lintas batas dan strategi perencanaan pajak secara global.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kerangka Pajak Kripto Global: AS Semakin Dekat dengan Standar Pelaporan OECD
Administrasi Trump sedang mengambil langkah konkret untuk membawa Amerika Serikat ke dalam sistem pelaporan pajak kripto internasional, dengan Departemen Keuangan secara resmi mengajukan kerangka kerja komprehensif kepada Gedung Putih minggu lalu untuk tinjauan presiden. Perkembangan ini menandai pergeseran signifikan dalam cara AS mendekati perpajakan aset digital yang dimiliki di luar negeri.
Apa Itu CARF dan Mengapa Itu Penting?
Kerangka Pelaporan Aset Kripto (CARF), yang didirikan oleh Organisasi Kerja Sama Ekonomi dan Pembangunan (OECD) pada tahun 2022, mewakili upaya global yang terkoordinasi untuk mengatasi penghindaran pajak lintas batas yang melibatkan kepemilikan cryptocurrency. Di bawah kesepakatan multilateral ini, negara-negara peserta berkomitmen untuk secara otomatis bertukar informasi mengenai posisi aset kripto warga negara mereka.
Kerangka kerja ini sudah mendapatkan dukungan internasional yang cukup besar. Penandatangan termasuk ekonomi utama seperti Jepang, Jerman, Prancis, Kanada, Italia, dan Inggris, bersama dengan pusat kripto utama seperti Singapura, Uni Emirat Arab, dan Bahama. Koalisi yang semakin berkembang ini menegaskan momentum di balik pelaporan pajak kripto yang distandarisasi di seluruh dunia.
Pertimbangan Strategis AS
Tim penasihat kebijakan kripto Presiden Trump mendukung partisipasi CARF dalam sebuah laporan kebijakan terbaru, menggambarkannya sebagai hal penting untuk mempertahankan daya saing AS. Pejabat menjelaskan alasannya: partisipasi akan mencegah warga menggunakan platform luar negeri untuk menghindari pajak, sekaligus memperkuat posisi perusahaan aset digital Amerika di pasar global.
Namun, administrasi menunjukkan kehati-hatian terkait cakupan implementasi. Panduan kebijakan secara khusus menyebutkan bahwa “persyaratan pelaporan baru tidak boleh ditetapkan untuk transaksi DeFi,” menunjukkan pendekatan yang terukur yang menyeimbangkan penegakan hukum dengan pertumbuhan industri.
IRS akan mendapatkan wewenang untuk meminta data penting tentang kepemilikan crypto warga negara Amerika di luar negeri, membangun mekanisme pengawasan perpajakan yang komprehensif di seluruh batas internasional.
Garis Waktu dan Implikasi Pasar
Peluncuran resmi CARF di seluruh yurisdiksi peserta dijadwalkan dimulai pada tahun 2027, memberikan waktu sekitar dua tahun bagi negara anggota untuk persiapan teknis dan administratif. Garis waktu ini memungkinkan pemerintah AS memiliki cukup kesempatan untuk mengembangkan prosedur operasional khusus untuk implementasi.
Peluncuran kerangka kerja ini diperkirakan akan mengubah cara investor kripto mendekati pengelolaan aset lintas batas dan strategi perencanaan pajak secara global.