## Mengapa Dana Perdagangan Berjangka Keamanan Siber Muncul sebagai Instrumen Investasi Utama di 2025



Pelanggaraan data terus meningkat secara global, dengan insiden keamanan yang berlipat ganda setiap tahun. Menurut analisis IBM tahun 2024, organisasi menghadapi kerugian rata-rata yang belum pernah terjadi sebelumnya sebesar US$4,48 juta per pelanggaran—menandai kenaikan 10 persen dari tahun sebelumnya dan mencapai titik tertinggi dalam dua dekade pelacakan. Angka yang mengkhawatirkan ini menegaskan mengapa banyak investor kini mengalihkan modal ke solusi yang berfokus pada keamanan siber.

Alih-alih memilih saham individual, investor semakin beralih ke dana perdagangan berjangka yang mengkhususkan diri dalam keamanan digital. Instrumen ini menawarkan beberapa keunggulan: rasio biaya yang lebih rendah dibandingkan reksa dana, eksposur yang terdiversifikasi di berbagai perusahaan, dan pengelolaan portofolio yang lebih sederhana. Saat ini, sembilan ETF keamanan siber diperdagangkan di bursa AS. Berikut adalah tinjauan mendalam tentang empat pemain terbesar di sektor ini berdasarkan aset yang dikelola.

### ETFMG Prime Cyber Security ETF (ARCA: HACK) — Pelopor

Memulai perjalanan perdagangannya pada November 2014, ETFMG Prime Cyber Security ETF memegang predikat sebagai dana keamanan siber khusus tertua yang tersedia untuk investor ritel. Mengelola US$1,81 miliar dalam aset, kendaraan ini mengikuti Indeks Keamanan Siber ISE.

Dana ini memegang 27 posisi inti dengan bobot strategis. Broadcom memegang alokasi terbesar sebesar 13,87 persen, diikuti oleh Cisco Systems sebesar 7,18 persen, CrowdStrike Holdings sebesar 5,62 persen, dan Palo Alto Networks sebesar 5,45 persen. Selama lima tahun terakhir, HACK memberikan pengembalian tahunan yang mengesankan sebesar 12,19 persen. Rasio biaya sebesar 0,6 persen tetap kompetitif di kategori ini.

### First Trust NASDAQ Cybersecurity ETF (NASDAQ: CIBR) — Pemimpin Pasar

Diluncurkan pada Juli 2015, First Trust NASDAQ Cybersecurity ETF telah berkembang menjadi yang terbesar di sektor ini berdasarkan kapitalisasi pasar, mengelola US$7,08 miliar. Dana ini mengikuti Indeks NASDAQ CTA Cybersecurity, yang terdiri dari 33 saham terutama dari perusahaan teknologi, didukung oleh perusahaan pertahanan dan dirgantara.

Konsentrasi portofolio tinggi di posisi mega-cap. Broadcom mewakili 10,95 persen dari bobot dana, Infosys sebesar 8,14 persen, CrowdStrike Holdings sebesar 7,98 persen, dan Cisco Systems sebesar 7,85 persen. Seperti HACK, CIBR mengenakan biaya tahunan sebesar 0,6 persen.

### iShares Cybersecurity and Tech ETF (ARCA: IHAK) — Pendekatan Global

iShares, yang dioperasikan oleh BlackRock, memperkenalkan penawaran keamanan sibernya pada Juni 2019. Dana IHAK mengikuti Indeks Keamanan Siber Global NYSE FactSet dan secara sengaja menekankan sekuritas dari pasar maju dan pasar berkembang. Dengan US$921,99 juta dalam pengelolaan dan 37 komponen, dana ini menawarkan diversifikasi geografis terluas di antara produk sejenis.

Posisi teratas termasuk CyberArk Software sebesar 4,45 persen, Accton Technology sebesar 4,44 persen, Juniper Networks sebesar 4,39 persen, dan Okta sebesar 4,17 persen. Rasio biaya dana sebesar 0,47 persen merupakan yang terendah di antara keempat opsi ini, menjadikannya sangat menarik bagi investor yang peduli biaya.

### GlobalX Cybersecurity ETF (NASDAQ: BUG) — Pilihan Fokus

Tiba pada Oktober 2019, GlobalX Cybersecurity ETF menerapkan kriteria penyaringan yang ketat terhadap metodologi indeksnya. Hanya perusahaan yang mendapatkan setidaknya 50 persen pendapatan dari aktivitas keamanan siber yang memenuhi syarat untuk dimasukkan, menghasilkan portofolio yang lebih terkonsentrasi dengan 22 saham.

Posisi utama saat ini meliputi Fortinet sebesar 6,92 persen, CrowdStrike sebesar 6,87 persen, Check Point Software Technologies sebesar 5,95 persen, dan Zscaler sebesar 5,77 persen. Biaya operasional tahunan sebesar 0,51 persen, dan dana ini mengelola aset sebesar US$786,78 juta.

### Outlook Pasar dan Pertimbangan Investasi

Sektor keamanan siber tidak kekurangan katalisator. Ancaman yang meningkat dari kecerdasan buatan dan teknologi komputasi kuantum menjanjikan untuk mendorong permintaan hingga 2030 dan seterusnya. Secara bersamaan, tekanan regulasi dan kesadaran konsumen terus mendorong perusahaan untuk meningkatkan pertahanan mereka—suasana angin belakang struktural bagi seluruh industri.

Investor yang mengevaluasi keempat ETF keamanan siber ini harus mempertimbangkan toleransi risiko mereka, sensitivitas biaya, dan preferensi geografis. Masing-masing menawarkan eksposur yang berbeda sambil mempertahankan pengelolaan profesional dan struktur harga yang transparan yang cocok untuk alokasi portofolio jangka panjang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)