Panduan Investasi ETF Tembaga: Memanfaatkan Permintaan Transisi Energi yang Meningkat

Peluang Tembaga dalam Transisi Energi Bersih

Tembaga merupakan bahan utama dalam pergeseran global menuju energi terbarukan. Kombinasi unik dari konduktivitas listrik—yang tertinggi di antara logam non-berharga—serta keuletan, efisiensi termal (yang secara signifikan melebihi aluminium), dan daur ulang tanpa batas tanpa penurunan kinerja, menjadikannya sangat penting. Dari instalasi surya hingga turbin angin, baterai kendaraan listrik, dan sistem bioenergi, tembaga tetap fundamental bagi infrastruktur teknologi berkelanjutan modern.

Menurut S&P Global Market Intelligence, transisi energi bersih akan mendorong konsumsi tembaga meningkat sebesar 82% hingga 2035. Namun, dinamika pasar saat ini menunjukkan cerita yang berbeda. Harga tembaga menghadapi hambatan besar, terutama karena China—yang bertanggung jawab atas konsumsi bagian terbesar dari pasokan tembaga global—mengalami perlambatan ekonomi. Aktivitas perdagangan terbaru menunjukkan kontrak berjangka tembaga menurun ke level terendah November 2023 sebelum sedikit stabil, menciptakan tantangan dan peluang bagi investor strategis.

Lima ETF Tembaga yang Perlu Dipantau

Bagi mereka yang mencari eksposur portofolio terhadap komoditas industri penting ini, beberapa kendaraan yang diperdagangkan di bursa menawarkan berbagai strategi dan profil risiko.

CPER: Eksposur Langsung Kontrak Berjangka Tembaga

US Copper (CPER), didirikan oleh USCF Investments pada Oktober 2012, memiliki mandat sederhana: mengikuti kinerja kontrak berjangka tembaga. Dengan aset sebesar $125,1 juta dan rasio biaya 0,88%, CPER menyediakan partisipasi langsung dalam komoditas. Performa tahun berjalan tetap hampir datar, mencerminkan volatilitas harga terbaru.

COPX: Fokus pada Produsen Pertambangan Kapasitas Besar

ETF Global X Copper Miners (COPX) menawarkan eksposur ke perusahaan pertambangan mapan. Diluncurkan pada 2011, dana ini mengikuti Indeks Pengembalian Total Global Copper Miners Solactive dengan sekitar $1,4 miliar AUM dan rasio biaya kompetitif sebesar 0,65%. Kepemilikan utama meliputi Southern Copper (SCCO), Freeport-McMoRan Inc (FCX), dan Ivanhoe Mines (IVN.TO). COPX telah menurun 2,8% tahun ini.

COPJ: Eksposur Penambang Muncul

ETF Sprott Junior Copper Miners (COPJ), diluncurkan Januari 2023, menargetkan peluang yang lebih kecil. Melacak Nasdaq Sprott Junior Copper Miners Index, ETF ini fokus pada perusahaan menengah, kecil, dan mikro yang terlibat dalam ekstraksi dan eksplorasi tembaga. Dengan AUM sebesar $4,9 juta dan biaya 0,75%, kepemilikan utama termasuk Compañía de Minas Buenaventura (BVN), Ero Copper (ERO), Capstone Copper (CSCCF), dan Hudbay Minerals (HBM). Performa tahun ini adalah -4,1%.

ICOP: Pendekatan Diversifikasi Logam dan Pertambangan

BlackRock’s iShares Copper and Metals Mining ETF (ICOP) memperluas cakupan di luar penambang murni. Kendaraan ini mengikuti indeks perusahaan ekstraksi tembaga dan mineral logam secara global, dengan aset sebesar $4,9 juta dan rasio biaya 0,47%. Pilar portofolio meliputi Grupo Mexico (GMBXF), Freeport-McMoRan, BHP Group (BHPLF), Ivanhoe Mines, dan Antofagasta (ANFGF). ICOP telah menurun 4% tahun ini.

PICK: Akses Komprehensif ke Logam Non-Berlian

iShares Global Select Metals & Mining Fund (PICK), juga dikelola oleh BlackRock sejak peluncurannya Januari 2012, mengambil pendekatan yang lebih luas. Alih-alih fokus hanya pada tembaga, PICK mencakup perusahaan pertambangan dan produksi global dari berbagai logam, kecuali logam mulia. Strategi diversifikasi ini memiliki basis aset sebesar $1,1 miliar dan rasio biaya 0,39%. Posisi utama termasuk BHP Billiton (BHP), Rio Tinto (RIO), Freeport-McMoRan (FCX), dan Nucor (NUE). PICK mengalami penurunan sebesar 7,4% tahun ini.

Pertimbangan Strategis

Setiap ETF tembaga menawarkan karakteristik risiko-imbalan yang berbeda. Kendaraan langsung seperti CPER memberikan eksposur harga murni dengan volatilitas komoditas yang melekat pada perdagangan berjangka. ETF pertambangan kapasitas besar menyeimbangkan diversifikasi operasional dengan leverage langsung terhadap tembaga. Dana penambang junior menawarkan potensi pertumbuhan tetapi dengan volatilitas yang lebih tinggi dan risiko kapitalisasi kecil. Dana logam yang terdiversifikasi mengurangi konsentrasi pada satu komoditas sambil tetap memberikan eksposur terhadap dinamika sektor pertambangan yang didorong oleh keharusan transisi energi.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)