Dalam proses membangun di Web3, pemikiran saya benar-benar berubah.
Kamu akan melepaskan obsesimu terhadap kesempurnaan, dan beralih untuk merangkul umpan balik pengguna. Pertama-tama, kirimkan sesuatu yang kecil dan memiliki fungsi nyata, amati bagaimana pengguna sebenarnya menggunakannya, lalu lakukan optimisasi secara spesifik pada bagian-bagian yang benar-benar penting.
Kuncinya adalah, ketika keamanan dan infrastruktur yang kompleks ini ditangani dengan baik, kamu baru bisa memusatkan energi pada iterasi cepat dan penyempurnaan produk. Inilah sikap terbaik dalam mengerjakan proyek saat ini.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
11 Suka
Hadiah
11
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AirdropHarvester
· 5jam yang lalu
Haha benar, perfeksionisme dalam Web3 itu bunuh diri, unggah dulu baru bicara
Lihat AsliBalas0
SerumSqueezer
· 21jam yang lalu
Saya sangat setuju dengan mengabaikan perfeksionisme, tapi apakah benar-benar ada orang yang bisa melakukannya? Rasanya sebagian besar pembangun masih terjebak dalam detail-detail kecil
Lihat AsliBalas0
PseudoIntellectual
· 22jam yang lalu
Benar-benar, perfeksionisme di Web3 adalah jebakan, umpan balik pengguna adalah emas yang sebenarnya
Lihat AsliBalas0
ChainPoet
· 22jam yang lalu
Sejujurnya, pendekatan MVP saat ini memang satu-satunya jalan keluar, perfeksionisme di dunia Web3 itu sama dengan bunuh diri
Lihat AsliBalas0
PriceOracleFairy
· 22jam yang lalu
ngl pipeline "kirim saja berantakan lalu iterasi" pada dasarnya hanya mengakui bahwa pengembang web3 akhirnya menyadari apa yang dipelajari tradfi pada tahun 2008... kecuali kita menemukannya pada pukul 3 pagi melalui thread discord lol. infrastruktur dulu, perfeksionisme tidak pernah.
Lihat AsliBalas0
AirdropHarvester
· 22jam yang lalu
Hmm, itu memang masuk akal, melakukan iterasi setelah MVP dirilis memang lebih realistis
Dalam proses membangun di Web3, pemikiran saya benar-benar berubah.
Kamu akan melepaskan obsesimu terhadap kesempurnaan, dan beralih untuk merangkul umpan balik pengguna. Pertama-tama, kirimkan sesuatu yang kecil dan memiliki fungsi nyata, amati bagaimana pengguna sebenarnya menggunakannya, lalu lakukan optimisasi secara spesifik pada bagian-bagian yang benar-benar penting.
Kuncinya adalah, ketika keamanan dan infrastruktur yang kompleks ini ditangani dengan baik, kamu baru bisa memusatkan energi pada iterasi cepat dan penyempurnaan produk. Inilah sikap terbaik dalam mengerjakan proyek saat ini.