Pembicaraan nyata: trader ritel terlalu mudah panik menjual. Setiap penurunan kecil membuat mereka masuk ke mode jatuh bebas. Saat harga menyentuh support, mereka sudah menekan tombol jual. Ini seperti jam kerja—berita buruk muncul, ketakutan mengambil alih, dan posisi dilikuidasi sebelum pasar bahkan stabil. Sementara itu, mereka yang benar-benar bertahan cenderung menangkap pemulihan. Bagaimanapun, hanya sebuah pengamatan dari mengamati grafik.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
15 Suka
Hadiah
15
5
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
DAOTruant
· 01-05 18:09
Sejujurnya, ini masalah mentalitas. Ketidakmampuan untuk bertahan adalah musuh terbesar.
Lihat AsliBalas0
FudVaccinator
· 01-03 03:11
Sejujurnya, mentalitas membeli di harga rendah adalah ujian terbesar bagi sifat manusia
Lihat AsliBalas0
TokenomicsDetective
· 01-02 20:53
Benar sekali, saya sering melihat situasi seperti ini. Begitu ada sedikit angin atau gerakan, langsung lari, dan saat rebound malah cemas di luar.
Pembicaraan nyata: trader ritel terlalu mudah panik menjual. Setiap penurunan kecil membuat mereka masuk ke mode jatuh bebas. Saat harga menyentuh support, mereka sudah menekan tombol jual. Ini seperti jam kerja—berita buruk muncul, ketakutan mengambil alih, dan posisi dilikuidasi sebelum pasar bahkan stabil. Sementara itu, mereka yang benar-benar bertahan cenderung menangkap pemulihan. Bagaimanapun, hanya sebuah pengamatan dari mengamati grafik.