Saya mengenal seorang profesional yang pernah melakukan lebih dari sepuluh kali trading setiap hari, kemudian terpaksa mengubahnya menjadi maksimal 3 kali seminggu. Hasilnya apa? Dalam tiga bulan, tidak hanya menghentikan kerugian beruntun, tetapi juga akun bertumbuh sebesar 30%. Perubahan ini sangat representatif.
Mengapa trading frekuensi tinggi justru bisa menjadi pembunuh?
**Pertama, biaya tersembunyi ada di mana-mana**. Biaya transaksi dan slippage setiap transaksi terlihat kecil, tetapi seiring waktu, biaya ini bisa menghabiskan 20% dari modal bahkan lebih. Ini seperti menggunakan pisau tumpul untuk memotong daging, luka tidak dalam, tapi jika dilakukan berulang kali, sangat mematikan.
**Kedua, keuntungan sejati berasal dari beberapa tren saja**. Ada pepatah di industri: 80% keuntungan berasal dari 20% pasar. Trader yang sering melakukan transaksi mudah kehabisan tenaga dalam pasar yang bergejolak, sehingga melewatkan gelombang kenaikan utama. Sedangkan mereka yang mampu menahan, biasanya mendapatkan kenaikan paling lengkap.
**Ketiga, keputusan emosional sepuluh kali salah delapan kali**. Keputusan yang diambil saat cemas sangat rendah tingkat keberhasilannya. Saya pernah melihat banyak orang—ketika akun naik, buru-buru menambah posisi; saat turun, panik menjual rugi, hasilnya adalah pola klasik chasing high and selling low. Menggantikan keputusan darurat dengan aturan yang sudah ditetapkan sebelumnya, adalah kunci keluar dari lingkaran ini.
Lalu, bagaimana agar bisa stabil meraih keuntungan?
**Fokus posisi utama pada kerangka waktu weekly**. Sebagai contoh, BTC dan ETH, tunggu hingga daily chart stabil di atas moving average 30 hari, lalu secara bertahap bangun posisi. Ketika harga menembus level penting, disiplinlah untuk mengurangi posisi. Jangan tebak-tebakan puncak dan dasar, cukup ikuti tren yang sudah terbentuk.
**Take profit dan stop loss harus dilaksanakan secara mekanis**. Saat keuntungan mencapai 20%, lakukan penutupan sebagian posisi; saat kerugian mencapai 5%, keluar dengan tegas. Angka-angka ini tertulis di atas kertas jauh lebih dapat diandalkan daripada mengandalkan intuisi.
**Secara rutin tarik keuntungan ke luar**. Ketika saldo akun bertambah signifikan, misalnya 30%, setidaknya tarik 10% ke dompet pribadi. Hanya uang yang benar-benar masuk ke kantong yang benar-benar milik kita.
Kalimat terakhir ini mungkin cukup menyakitkan: pasar tidak akan memberi reward karena kamu berusaha keras, tetapi hanya tergantung pada apakah keputusanmu rasional. Mereka yang terlihat lambat bergerak, bahkan agak "bodoh" dalam memegang posisi, akhirnya justru menjadi pemenang.
Minggu depan, coba lakukan eksperimen kecil: hanya izinkan diri melakukan dua kali transaksi. Sebelum membuka posisi, tanyakan dengan serius—apakah sinyal ini layak menggunakan 10% dari modal saya? Jika jawabannya tidak pasti "ya", maka lepaskan ponsel dan tunggu peluang berikutnya. Kamu akan terkejut menemukan bahwa semakin sedikit yang dilakukan, semakin banyak keuntungan yang didapat.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SatoshiHeir
· 11jam yang lalu
Perlu dicatat bahwa inti dari artikel ini—filosofi perdagangan sedikit adalah banyak—sebenarnya telah dibuktikan salah oleh penelitian kuantitatif sejak tahun 2013, hanya saja kebanyakan orang sama sekali tidak membaca white paper tersebut. Aturan 80/20 terdengar lancar, tetapi data di blockchain menunjukkan bahwa pemenang sejati tidak pernah bergantung pada statistik sederhana ini.
Lihat AsliBalas0
HashBard
· 11jam yang lalu
ngl metafora "pisau tumpul memotong terdalam" cuma terasa berbeda... uang lambat selalu memenangkan alur cerita
Lihat AsliBalas0
HodlVeteran
· 11jam yang lalu
Sial, bukankah ini berarti aku? Setiap hari lebih dari sepuluh transaksi diubah menjadi satu kali seminggu, orang itu, aku benar-benar menjadi contoh buruk... Sekarang aku hanya bisa menunggu dan santai, sedikit bergerak jari berarti sedikit rugi.
Lihat AsliBalas0
CantAffordPancake
· 11jam yang lalu
Bilangnya terlalu menyakitkan hati, sialan aku memang orang yang setiap hari cuma buat belasan transaksi
Sudah lama dengar tentang mengurangi transaksi, cuma gak bisa melakukannya
Kalau punya koin di tangan, pengen operasi terus, gak bisa diam memang penyakit mematikan
Kali ini serius coba, mulai dari dua transaksi seminggu
Tunggu dulu, stop loss 5% terlalu ketat ya, volatilitas gak bisa tahan sama sekali
Aku cuma heran, kenapa orang lain bisa tahan, aku lihat grafik K-line aja langsung gatel tangan
Trik withdraw ini bagus, kalau gak, aku juga berani taruhan keuntungan di akun aku
Lihat AsliBalas0
LayerZeroEnjoyer
· 11jam yang lalu
Benar sekali, sebelumnya saya juga tipe orang yang melakukan puluhan transaksi sehari, biaya transaksi langsung menghabiskan seluruh usaha saya.
Benar, sedikit transaksi bisa lebih banyak menghasilkan uang, kalimat ini terdengar seperti kalimat motivasi tapi memang pernah terjadi.
Wah, kasus pertumbuhan 30% ini langsung menyentuh saya, saya juga ingin coba hanya melakukan 3 transaksi seminggu.
Tunggu, bukankah itu berarti semakin malas kita semakin menghasilkan uang? Jadi strategi santai saya mungkin memang yang benar.
Biaya transaksi memang benar-benar pembunuh tersembunyi, slippage ditambah biaya transaksi selama setahun bisa bikin kaget.
Berhenti melakukan operasi secara sering memang terdengar mudah, tapi benar-benar sulit untuk dilakukan, perlu kekuatan mental yang besar.
Jadi para pemain besar biasanya adalah orang yang terlihat "bodoh", yang tidur sambil memegang koin setiap hari.
Lihat AsliBalas0
SilentObserver
· 11jam yang lalu
Artikel ini menyentuh hati, saya adalah orang yang setiap hari melakukan puluhan transaksi dan akhirnya tetap merugi
Mengurangi transaksi benar-benar luar biasa, sebelumnya satu bulan membuka tiga puluh order sekarang diubah menjadi dua tiga order seminggu, akun benar-benar stabil
Benar, biaya transaksi dan slippage adalah pembunuh tak kasat mata, sampai tidak berdarah saat memotong kerugian
Eksekusi otomatis untuk take profit dan stop loss memang sulit, tapi dengan gigih melakukannya, keuntungan pun meningkat
Mengamankan keuntungan baru benar-benar mendapatkan keuntungan, ini yang paling penting
很多人在币圈做了多年交易,账户余额的历程往往是这样的:兴高采烈进场→频繁操作→不断缩水→最后撤退。问题其实不在于技术或运气,而在一个常被忽视的事实:守住利润远比赚取利润更难。
Saya mengenal seorang profesional yang pernah melakukan lebih dari sepuluh kali trading setiap hari, kemudian terpaksa mengubahnya menjadi maksimal 3 kali seminggu. Hasilnya apa? Dalam tiga bulan, tidak hanya menghentikan kerugian beruntun, tetapi juga akun bertumbuh sebesar 30%. Perubahan ini sangat representatif.
Mengapa trading frekuensi tinggi justru bisa menjadi pembunuh?
**Pertama, biaya tersembunyi ada di mana-mana**. Biaya transaksi dan slippage setiap transaksi terlihat kecil, tetapi seiring waktu, biaya ini bisa menghabiskan 20% dari modal bahkan lebih. Ini seperti menggunakan pisau tumpul untuk memotong daging, luka tidak dalam, tapi jika dilakukan berulang kali, sangat mematikan.
**Kedua, keuntungan sejati berasal dari beberapa tren saja**. Ada pepatah di industri: 80% keuntungan berasal dari 20% pasar. Trader yang sering melakukan transaksi mudah kehabisan tenaga dalam pasar yang bergejolak, sehingga melewatkan gelombang kenaikan utama. Sedangkan mereka yang mampu menahan, biasanya mendapatkan kenaikan paling lengkap.
**Ketiga, keputusan emosional sepuluh kali salah delapan kali**. Keputusan yang diambil saat cemas sangat rendah tingkat keberhasilannya. Saya pernah melihat banyak orang—ketika akun naik, buru-buru menambah posisi; saat turun, panik menjual rugi, hasilnya adalah pola klasik chasing high and selling low. Menggantikan keputusan darurat dengan aturan yang sudah ditetapkan sebelumnya, adalah kunci keluar dari lingkaran ini.
Lalu, bagaimana agar bisa stabil meraih keuntungan?
**Fokus posisi utama pada kerangka waktu weekly**. Sebagai contoh, BTC dan ETH, tunggu hingga daily chart stabil di atas moving average 30 hari, lalu secara bertahap bangun posisi. Ketika harga menembus level penting, disiplinlah untuk mengurangi posisi. Jangan tebak-tebakan puncak dan dasar, cukup ikuti tren yang sudah terbentuk.
**Take profit dan stop loss harus dilaksanakan secara mekanis**. Saat keuntungan mencapai 20%, lakukan penutupan sebagian posisi; saat kerugian mencapai 5%, keluar dengan tegas. Angka-angka ini tertulis di atas kertas jauh lebih dapat diandalkan daripada mengandalkan intuisi.
**Secara rutin tarik keuntungan ke luar**. Ketika saldo akun bertambah signifikan, misalnya 30%, setidaknya tarik 10% ke dompet pribadi. Hanya uang yang benar-benar masuk ke kantong yang benar-benar milik kita.
Kalimat terakhir ini mungkin cukup menyakitkan: pasar tidak akan memberi reward karena kamu berusaha keras, tetapi hanya tergantung pada apakah keputusanmu rasional. Mereka yang terlihat lambat bergerak, bahkan agak "bodoh" dalam memegang posisi, akhirnya justru menjadi pemenang.
Minggu depan, coba lakukan eksperimen kecil: hanya izinkan diri melakukan dua kali transaksi. Sebelum membuka posisi, tanyakan dengan serius—apakah sinyal ini layak menggunakan 10% dari modal saya? Jika jawabannya tidak pasti "ya", maka lepaskan ponsel dan tunggu peluang berikutnya. Kamu akan terkejut menemukan bahwa semakin sedikit yang dilakukan, semakin banyak keuntungan yang didapat.