Kecerdasan buatan mulai mengubah aturan permainan di sektor keuangan. Diperkirakan sekitar 200 ribu posisi di industri perbankan Eropa dapat hilang karena otomatisasi. Lembaga keuangan tradisional berinvestasi besar-besaran dalam teknologi perangkat lunak dan kecerdasan buatan. Di sisi lain, teknologi blockchain dan platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) berkembang pesat dan memperkenalkan model layanan keuangan baru. Transformasi ini bukan hanya soal pengangguran—tetapi juga secara radikal mengubah struktur sistem keuangan. Dunia di mana algoritma mengambil keputusan menggantikan pekerja manusia semakin dekat. Siapa yang akan menang dalam pembiayaan masa depan? Apakah sistem terpusat, atau blockchain terbuka dan transparan? Jawaban ini menjadi perhatian serius bagi para investor dan industri.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
10 Suka
Hadiah
10
8
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TokenVelocity
· 01-03 17:30
200,000 pekerjaan langsung hilang... Inilah pedang bermata dua teknologi, bank-bank dengan gila-gilaan menghabiskan uang untuk AI tetapi tidak peduli dengan nasib karyawan di tingkat bawah, pola kapitalis yang khas
Lihat AsliBalas0
Degen4Breakfast
· 01-02 23:53
200.000 orang menganggur... Bank tradisional benar-benar panik. Tapi sejujurnya, DeFi adalah penyelamat sejati di bawah gelombang AI ini, dan pengambilan keputusan algoritmik seharusnya sudah digantikan oleh mekanisme transparansi on-chain sejak lama.
Lihat AsliBalas0
RektRecovery
· 01-02 23:51
nah, pernah melihat pola keruntuhan ini sebelumnya. algoritma memakan keuangan tradisional sementara defi menjanjikan transparansi yang tidak bisa dipenuhi. 200k pekerjaan menghilang hanyalah pembuka—perhitungan sebenarnya terjadi saat kode rusak dan tidak ada manusia yang tersisa untuk memperbaikinya.
Lihat AsliBalas0
BlockchainArchaeologist
· 01-02 23:49
200.000 posisi bank akan hilang? Haha, keuangan tradisional hanya tahu membakar uang untuk AI, tidak tahu bahwa DeFi sudah lama bersiap-siap.
Lihat AsliBalas0
CodeSmellHunter
· 01-02 23:39
Apakah 200.000 pekerjaan bank benar-benar akan hilang? Algoritma yang memegang kendali, saya masih agak cemas tentang hal ini...
Lihat AsliBalas0
HashBrownies
· 01-02 23:33
200.000 pekerjaan akan diambil alih oleh AI... Industri perbankan Eropa ini benar-benar akan hancur. Ngomong-ngomong, apakah DeFi benar-benar bisa menampungnya, saya sedikit meragukannya.
Lihat AsliBalas0
RugpullSurvivor
· 01-02 23:31
20万 pekerjaan hilang? Sudahlah, bank sudah seharusnya direkonstruksi sejak dulu, DeFi adalah masa depan, siapa lagi yang membutuhkan perantara sentral itu
Lihat AsliBalas0
gm_or_ngmi
· 01-02 23:26
Saat 200.000 pekerjaan hilang, bank tradisional masih saja berbohong kepada diri sendiri... benar-benar menunggu hari ketika algoritma mengambil alih sepenuhnya, para finansial manusia akan benar-benar tersingkir.
Kecerdasan buatan mulai mengubah aturan permainan di sektor keuangan. Diperkirakan sekitar 200 ribu posisi di industri perbankan Eropa dapat hilang karena otomatisasi. Lembaga keuangan tradisional berinvestasi besar-besaran dalam teknologi perangkat lunak dan kecerdasan buatan. Di sisi lain, teknologi blockchain dan platform keuangan terdesentralisasi (DeFi) berkembang pesat dan memperkenalkan model layanan keuangan baru. Transformasi ini bukan hanya soal pengangguran—tetapi juga secara radikal mengubah struktur sistem keuangan. Dunia di mana algoritma mengambil keputusan menggantikan pekerja manusia semakin dekat. Siapa yang akan menang dalam pembiayaan masa depan? Apakah sistem terpusat, atau blockchain terbuka dan transparan? Jawaban ini menjadi perhatian serius bagi para investor dan industri.