#数字资产动态追踪 Dari sudut pandang peramal Wall Street, sebuah badai keuangan global sedang dalam proses pembentukan.
Mengapa tiba-tiba merasa seperti ini? Karena sebuah pernyataan dari tokoh legendaris di dunia trading baru-baru ini sangat menyentuh hati. Saudara ini pernah bekerja sama dengan Soros mendirikan Quantum Fund, dan selama sepuluh tahun menghasilkan keuntungan sebesar 4200% — ini bukan omong kosong dari akun pemasaran, melainkan catatan sejarah yang dapat dibuktikan. Yang lebih penting lagi, dia sudah memprediksi krisis properti AS secara tepat pada tahun 2005, saat para elit Wall Street masih mengejeknya, tiga tahun kemudian krisis subprime benar-benar meledak, dan ekonomi global terguncang karenanya.
Orang seperti ini sekarang mengatakan apa? Dia menunjukkan bahwa pasar saat ini menghadapi dua risiko besar: pertama, utang negara yang membengkak hingga tingkat yang mengkhawatirkan pasca pandemi; kedua, gelombang panas kecerdasan buatan pada dasarnya adalah gelembung yang sangat berlebihan. Kombinasi ini membuat krisis keuangan bukan lagi soal "jika" tetapi "kapan".
Yang menarik, pasar tampaknya sudah mencium aroma bahaya ini. Semakin banyak uang panas mulai diam-diam mengalir ke bidang cryptocurrency — ini bukan mental judi, melainkan mencari aset lindung nilai yang sebenarnya. Ketika risiko sistem keuangan tradisional mencapai titik kritis, aset seperti $BTC yang memiliki kelangkaan dan independensi menjadi pilihan investor yang rasional. Terutama, likuiditas Bitcoin baru-baru ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, yang semakin memperkuat posisinya sebagai tempat berlindung bagi dana besar.
Di tengah masa sulit, emas selalu muncul. Kalimat ini sangat relevan saat ini. Jika ramalan dari master investasi tadi terbukti benar lagi, pasar kripto kemungkinan akan menyambut peluang yang sangat undervalued. Tapi syaratnya adalah benar-benar memahami mengapa harus mengalokasikan aset ini, bukan sekadar ikut-ikutan. Situasi saat ini menguji kemampuan kita untuk tetap menjaga ketajaman penilaian.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
4
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
BearMarketSunriser
· 01-03 01:18
Ini dia lagi? Teman-teman Soros semuanya barang antik tua, dan mereka mengatakan bahwa krisis akan datang, apa hasilnya?
Oke, hutang memang menakutkan, dan gelembung AI tidak disangkal, tetapi uang yang benar-benar pintar sudah lama tersebar, bukan hanya menimbun BTC.
Masalahnya adalah kebanyakan orang tidak bisa menahannya sama sekali, dan mereka memotong daging mereka segera setelah jatuh, jadi aset safe-haven seperti apa yang mereka bicarakan?
Namun, keandalan perbaikan likuiditas menunjukkan bahwa memang ada uang pintar dalam penyergapan.
Itu tergantung pada siapa yang bisa bertahan sampai akhir.
Lihat AsliBalas0
FarmToRiches
· 01-03 01:17
Soros kembali lagi, setiap kali krisis ada yang mengatakan seperti ini... Tapi kali ini utang benar-benar menakutkan
Lihat AsliBalas0
TestnetFreeloader
· 01-03 01:12
Soros teman itu benar, ledakan utang + gelembung AI, kombinasi ini memang luar biasa. Masalahnya adalah kebanyakan orang masih bermimpi saja.
Lihat AsliBalas0
SelfSovereignSteve
· 01-03 01:11
Kembali lagi dengan narasi kiamat, tapi kali ini memang ada sesuatu yang nyata
#数字资产动态追踪 Dari sudut pandang peramal Wall Street, sebuah badai keuangan global sedang dalam proses pembentukan.
Mengapa tiba-tiba merasa seperti ini? Karena sebuah pernyataan dari tokoh legendaris di dunia trading baru-baru ini sangat menyentuh hati. Saudara ini pernah bekerja sama dengan Soros mendirikan Quantum Fund, dan selama sepuluh tahun menghasilkan keuntungan sebesar 4200% — ini bukan omong kosong dari akun pemasaran, melainkan catatan sejarah yang dapat dibuktikan. Yang lebih penting lagi, dia sudah memprediksi krisis properti AS secara tepat pada tahun 2005, saat para elit Wall Street masih mengejeknya, tiga tahun kemudian krisis subprime benar-benar meledak, dan ekonomi global terguncang karenanya.
Orang seperti ini sekarang mengatakan apa? Dia menunjukkan bahwa pasar saat ini menghadapi dua risiko besar: pertama, utang negara yang membengkak hingga tingkat yang mengkhawatirkan pasca pandemi; kedua, gelombang panas kecerdasan buatan pada dasarnya adalah gelembung yang sangat berlebihan. Kombinasi ini membuat krisis keuangan bukan lagi soal "jika" tetapi "kapan".
Yang menarik, pasar tampaknya sudah mencium aroma bahaya ini. Semakin banyak uang panas mulai diam-diam mengalir ke bidang cryptocurrency — ini bukan mental judi, melainkan mencari aset lindung nilai yang sebenarnya. Ketika risiko sistem keuangan tradisional mencapai titik kritis, aset seperti $BTC yang memiliki kelangkaan dan independensi menjadi pilihan investor yang rasional. Terutama, likuiditas Bitcoin baru-baru ini menunjukkan peningkatan yang signifikan, yang semakin memperkuat posisinya sebagai tempat berlindung bagi dana besar.
Di tengah masa sulit, emas selalu muncul. Kalimat ini sangat relevan saat ini. Jika ramalan dari master investasi tadi terbukti benar lagi, pasar kripto kemungkinan akan menyambut peluang yang sangat undervalued. Tapi syaratnya adalah benar-benar memahami mengapa harus mengalokasikan aset ini, bukan sekadar ikut-ikutan. Situasi saat ini menguji kemampuan kita untuk tetap menjaga ketajaman penilaian.