Untuk menjadi lebih kuat, apakah harus memilih menyendiri? Dalam banyak situasi, jawabannya adalah: ya. Anda akan menemukan bahwa banyak orang yang suka bergaul dalam waktu lama, cenderung mudah menjadi kerumunan yang tidak terorganisir. Saat sendirian, biasanya lebih rasional dan lebih jernih; tetapi banyak orang setelah bergabung dalam kelompok, mudah mengikuti arus dan emosional. Ketika seseorang bergabung dengan kelompok, sering kali akan menurunkan kemampuan berpikir mandiri, melepaskan penilaian sendiri, secara aktif mengikuti kelompok, hanya demi mendapatkan rasa aman dan pengakuan. Jadi, menyendiri, lebih mudah membentuk kepribadian dan pemikiran independen. Tidak diganggu orang lain, tidak mengikuti arus. Tetapi berpikir mandiri juga memiliki harga: semakin independen pandanganmu, mungkin semakin sedikit teman, dan sebaliknya semakin banyak musuh. Perlahan-lahan, kamu akan menyadari bahwa tidak banyak orang yang benar-benar memahami dirimu.
Coba amati lagi kenyataan: banyak orang yang tidak berhasil, suka berkelompok tiga lima orang, minum-minum dan pamer; sementara orang yang benar-benar hebat, cenderung lebih menikmati menyendiri, dan mampu menanggung kesepian. Orang yang mampu menyendiri dan berani sendiri, biasanya tidak sembarangan. Jika kamu ingin meningkatkan pemahaman, pelajari untuk berjalan sendiri; jika ingin tetap jernih, kurangi interaksi sosial yang tidak bermakna; jika ingin benar-benar berkembang dan bangkit, menyendiri hampir menjadi jalan wajib. Karena saat menyendiri, kamu sedang berbicara dengan dirimu sendiri, melakukan pemikiran yang sesungguhnya. Apa yang kamu dengar dan rasakan, akan lebih mendekati kenyataan.
Dan begitu kamu lama berada dalam kelompok berkualitas rendah, kamu akan menyadari: informasi mereka tertutup, pemahaman berulang, pandangan emosional. Jika kamu mengungkapkan pandangan berbeda, hubungan bisa langsung pecah. Jadi, dari sudut pandang pertumbuhan, menjauh dari orang berkualitas rendah adalah bentuk perlindungan diri. Kita sering mengatakan “bangau berdiri di tengah ayam”, tetapi maknanya bukan bangau berdiri di antara ayam, melainkan bangau harus meninggalkan kelompok ayam, dan pergi ke kelompok sejenisnya. Tinggalkan kelompok ayam, kamu adalah bangau; temukan kelompok bangau, kamu bisa benar-benar berkembang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Untuk menjadi lebih kuat, apakah harus memilih menyendiri? Dalam banyak situasi, jawabannya adalah: ya. Anda akan menemukan bahwa banyak orang yang suka bergaul dalam waktu lama, cenderung mudah menjadi kerumunan yang tidak terorganisir. Saat sendirian, biasanya lebih rasional dan lebih jernih; tetapi banyak orang setelah bergabung dalam kelompok, mudah mengikuti arus dan emosional. Ketika seseorang bergabung dengan kelompok, sering kali akan menurunkan kemampuan berpikir mandiri, melepaskan penilaian sendiri, secara aktif mengikuti kelompok, hanya demi mendapatkan rasa aman dan pengakuan. Jadi, menyendiri, lebih mudah membentuk kepribadian dan pemikiran independen. Tidak diganggu orang lain, tidak mengikuti arus. Tetapi berpikir mandiri juga memiliki harga: semakin independen pandanganmu, mungkin semakin sedikit teman, dan sebaliknya semakin banyak musuh. Perlahan-lahan, kamu akan menyadari bahwa tidak banyak orang yang benar-benar memahami dirimu.
Coba amati lagi kenyataan: banyak orang yang tidak berhasil, suka berkelompok tiga lima orang, minum-minum dan pamer; sementara orang yang benar-benar hebat, cenderung lebih menikmati menyendiri, dan mampu menanggung kesepian. Orang yang mampu menyendiri dan berani sendiri, biasanya tidak sembarangan. Jika kamu ingin meningkatkan pemahaman, pelajari untuk berjalan sendiri; jika ingin tetap jernih, kurangi interaksi sosial yang tidak bermakna; jika ingin benar-benar berkembang dan bangkit, menyendiri hampir menjadi jalan wajib. Karena saat menyendiri, kamu sedang berbicara dengan dirimu sendiri, melakukan pemikiran yang sesungguhnya. Apa yang kamu dengar dan rasakan, akan lebih mendekati kenyataan.
Dan begitu kamu lama berada dalam kelompok berkualitas rendah, kamu akan menyadari: informasi mereka tertutup, pemahaman berulang, pandangan emosional. Jika kamu mengungkapkan pandangan berbeda, hubungan bisa langsung pecah. Jadi, dari sudut pandang pertumbuhan, menjauh dari orang berkualitas rendah adalah bentuk perlindungan diri. Kita sering mengatakan “bangau berdiri di tengah ayam”, tetapi maknanya bukan bangau berdiri di antara ayam, melainkan bangau harus meninggalkan kelompok ayam, dan pergi ke kelompok sejenisnya. Tinggalkan kelompok ayam, kamu adalah bangau; temukan kelompok bangau, kamu bisa benar-benar berkembang.