Memahami Penjualan Pendek: Dari Spekulasi hingga Perlindungan Risiko

Anda bertanya-tanya bagaimana investor profesional bertaruh pada harga yang menurun? Jawabannya terletak pada sebuah strategi yang banyak diremehkan: Leverage Short. Baik untuk spekulasi harga maupun sebagai pelindung terhadap fluktuasi pasar – kami akan menunjukkan dalam panduan ini bagaimana Leverage Short bekerja dan kapan hal ini masuk akal.

Prinsip Dasar: Bagaimana cara kerja Leverage Short?

Dalam Leverage Short (juga disebut Short-Selling), semuanya mengikuti skema sederhana – hanya saja terbalik. Alih-alih membeli terlebih dahulu lalu menjual, di sini yang dilakukan adalah menjual terlebih dahulu dan membeli nanti:

  1. Kamu meminjam saham dari brokermu (misalnya saham Apple)
  2. Kamu langsung menjualnya dengan harga pasar saat ini
  3. Setelah beberapa waktu, kamu membeli kembali saham tersebut – sebaiknya dengan harga yang lebih murah
  4. Kamu mengembalikan saham yang dipinjam ke broker

Keuntungan berasal dari selisih antara harga jual dan harga beli. Kedengarannya sederhana? Memang secara prinsip juga – tetapi ada jebakannya.

Contoh Praktis: Menghasilkan uang dari harga yang menurun

Bayangkan seorang investor menduga bahwa saham Apple akan turun setelah peluncuran produk yang mengecewakan. Harga saat ini adalah 150 Euro.

Skema:

  • Investor meminjam 1 saham Apple dari broker
  • Menjualnya langsung seharga 150 Euro
  • Beberapa hari kemudian, harga benar-benar turun menjadi 140 Euro
  • Membeli kembali saham tersebut seharga 140 Euro
  • Mengembalikan ke broker

Hasil: Keuntungan sebesar 10 Euro (150 – 140 = 10€)

Jika investor salah prediksi dan harga naik ke 160 Euro, dia akan mengalami kerugian sebesar 10 Euro. Lebih parah lagi: secara teori, harga bisa naik tak terbatas – kerugian yang mungkin terjadi juga tak terbatas.

Leverage Short sebagai Asuransi: Konsep Hedging

Selain spekulasi, ada juga aplikasi yang lebih praktis: Hedging. Dengan ini, kamu melindungi posisi yang sudah ada.

Skema: Misalnya, kamu sudah memiliki 1 saham Apple dan ingin memegangnya dalam jangka panjang, tetapi khawatir harga akan turun dalam waktu dekat. Kamu bisa:

  • Meminjam 1 saham Apple dari broker dan langsung menjualnya seharga 150 Euro
  • Jika harga turun ke 140 Euro seperti yang diperkirakan, kamu membeli kembali dan mengembalikan saham tersebut
  • Keuntungan dari short-selling: 10 Euro
  • Kerugian dari posisi asli: 10 Euro
  • Hasil bersih: 0 Euro – kekayaanmu terlindungi

Jika harga justru naik, short-selling juga akan melindungi posisi tersebut. Strategi ini disebut Hedging dan merupakan jaring pengaman bagi investor profesional.

Biaya tersembunyi dari Short-Selling

Satu hal yang sering terabaikan: Leverage Short itu mahal. Keuntungan bisa cepat terkikis:

Biaya transaksi: Setiap pembelian dan penjualan memerlukan komisi. Dalam short-selling, kamu membayar dua kali – saat menjual saham yang dipinjam dan saat membelinya kembali nanti.

Biaya pinjaman: Broker mengenakan biaya untuk meminjam saham tersebut. Semakin jarang saham tersedia di pasar, semakin tinggi biayanya.

Bunga Margin: Biasanya, kamu membutuhkan modal kredit untuk melakukan short-selling – dan bunga juga dikenakan untuk ini.

Kompensasi Dividen: Jika saham membagikan dividen selama posisi short-mu terbuka, kamu harus mengganti dividen tersebut ke pemilik asli.

Biaya-biaya ini bisa secara signifikan mengurangi hasil investasimu – bahkan bisa membuatnya berbalik menjadi kerugian.

Neraca: Kapan short-selling layak dilakukan?

Keuntungan:

  • Spekulasi harga turun memungkinkan keuntungan di pasar bearish
  • Perlindungan risiko yang efektif melalui hedging
  • Potensi keuntungan besar (dengan leverage)

Kerugian:

  • Kerugian tak terbatas secara teori – risiko utama
  • Biaya-biaya sering mengurangi keuntungan bersih secara signifikan
  • Kompleksitas tinggi membutuhkan pengalaman
  • Leverage memperbesar risiko secara eksponensial

Kesimpulan: Short-selling dengan bijak

Leverage Short bukan instrumen untuk pemula. Untuk spekulasi murni pada harga yang menurun, risikonya sering terlalu tinggi dan biayanya terlalu membebani. Berbeda halnya dengan hedging: di sini, Leverage Short adalah alat berharga untuk mengurangi risiko bagi investor jangka panjang.

Jika ingin mempelajari lebih dalam, sebaiknya kenali struktur biaya secara detail dan terapkan aturan stop-loss yang ketat sejak awal. Karena satu hal yang pasti: dalam Leverage Short, kerugianmu bisa jauh lebih cepat meledak dibandingkan posisi long biasa.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)