Dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti, mencari cara berinvestasi yang dapat menghasilkan hasil yang stabil menjadi kebutuhan banyak investor. Salah satu metode yang semakin diminati adalah memilih ETF, sebuah instrumen investasi yang membantu diversifikasi risiko secara sistematis dan efisien.
Artikel ini akan menyajikan secara lengkap tentang hal-hal yang perlu diketahui tentang ETF adalah apa, cara berinvestasi, berbagai jenisnya, dan saran untuk mereka yang sedang mempertimbangkan masuk ke pasar investasi ini.
Exchange Traded Fund atau ETF adalah apa sebenarnya
ETF singkatan dari Exchange Traded Fund, yaitu sebuah dana investasi tipe terbuka yang terdaftar di pasar saham dan dikelola oleh perusahaan manajemen investasi (Manajer Investasi)
Jika dijelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami, ETF adalah penggabungan beberapa saham dari berbagai perusahaan ke dalam satu dana, sehingga investor dapat mengakses investasi di banyak perusahaan sekaligus dengan satu kali pembelian. Baik itu ETF emas (Gold ETF), ETF luar negeri, ETF saham domestik, maupun jenis lainnya.
Yang membedakan ETF dari instrumen investasi lain adalah bahwa ETF dapat dibeli dan dijual sepanjang hari perdagangan di pasar saham seperti saham, namun memiliki keuntungan diversifikasi risiko seperti reksa dana.
Dua cara mendapatkan hasil dari ETF:
Selisih harga (Capital Gain) – Ketika Anda membeli ETF dengan harga rendah dan kemudian harga naik, Anda akan mendapatkan keuntungan dari penjualan ETF tersebut pada harga yang lebih tinggi.
Dividen (Dividend) – Beberapa dana ETF membagikan sebagian keuntungan kepada pemegang unit investasi, jumlahnya tergantung pada jumlah unit yang Anda miliki.
Jenis-jenis ETF yang tersedia beragam
1. ETF Saham (Equity ETF)
Berinvestasi di saham perusahaan-perusahaan, memberi akses luas ke pasar saham, baik indeks utama, sektor industri tertentu, maupun pasar dari negara tertentu.
2. ETF Obligasi (Bond ETF)
Dirancang untuk mereka yang ingin berinvestasi di instrumen utang, seperti obligasi pemerintah, obligasi perusahaan, dengan hasil yang relatif stabil.
3. ETF Komoditas (Commodity ETF)
Berinvestasi di barang nyata seperti emas, perak, minyak, cocok untuk mereka yang ingin melindungi risiko dari dampak inflasi.
4. ETF Berdasarkan Sektor (Sector ETF)
Fokus pada sektor bisnis tertentu, seperti perbankan, teknologi, atau ritel, memungkinkan investor melakukan taruhan pada industri yang diminati.
5. ETF Internasional (International ETF)
Memberikan akses ke pasar luar negeri, mulai dari pasar berkembang hingga ekonomi global.
6. ETF Multi-Aset (Multi-Asset ETF)
Menggabungkan investasi di saham, obligasi, dan komoditas, memberikan hasil yang seimbang, cocok untuk mereka yang menginginkan diversifikasi dalam satu dana.
7. ETF Invers dan Leverage (Inverse & Leveraged ETF)
Instrumen tingkat tinggi yang digunakan oleh mereka yang ingin mendapatkan keuntungan dari penurunan harga pasar (Inverse) atau memperbesar hasil (Leveraged).
Mengapa ETF menjadi pilihan yang baik
1. Diversifikasi risiko yang efektif
Alih-alih berinvestasi di satu saham, Anda berinvestasi di keranjang saham yang beragam, sehingga kerugian dari satu saham tidak mempengaruhi seluruh portofolio Anda.
2. Biaya investasi rendah
Tidak perlu dana besar untuk mengakses berbagai investasi, berbeda dengan membeli saham individual yang mungkin mahal atau memerlukan studi mendalam.
3. Biaya administrasi yang hemat
ETF biasanya memiliki biaya pengelolaan yang lebih rendah dibandingkan reksa dana umum, karena lebih banyak mengikuti indeks daripada dikelola secara aktif.
4. Fleksibilitas dalam perdagangan
Dapat membeli atau menjual ETF kapan saja selama hari perdagangan seperti saham, tidak perlu menunggu hingga akhir hari seperti reksa dana.
5. Likuiditas yang baik
Karena ETF populer dan diperdagangkan di pasar saham, memiliki likuiditas yang tinggi, memudahkan penjualan saat membutuhkan dana tunai.
Perbandingan ETF dengan saham dan reksa dana
Dari segi struktur:
ETF: Dana yang diperdagangkan di pasar saham, harganya berubah sesuai permintaan dan penawaran.
Saham: Menunjukkan kepemilikan di satu perusahaan.
Reksa dana: Mengumpulkan dana dari banyak investor untuk diinvestasikan ke berbagai aset, diperdagangkan berdasarkan nilai aktiva bersih (NAV) yang dihitung setiap hari.
Dari segi diversifikasi risiko:
ETF: Memberikan diversifikasi melalui keranjang aset.
Saham: Risiko terkait satu perusahaan.
Reksa dana: Diversifikasi risiko melalui berbagai aset dan sektor.
Dari segi perdagangan:
ETF: Dapat diperdagangkan kapan saja selama hari perdagangan, dengan harga pasar saat ini.
Saham: Dapat diperdagangkan kapan saja selama hari perdagangan, dengan harga pasar langsung.
Reksa dana: Hanya diperdagangkan sekali sehari, berdasarkan nilai aktiva bersih yang dihitung di akhir hari.
Dari segi biaya:
ETF: Rasio biaya rendah, tetapi mungkin ada komisi transaksi.
Saham: Ada komisi transaksi dan potensi pajak dividen.
Reksa dana: Biaya pengelolaan dan biaya penjualan atau penebusan.
Dari segi efisiensi pajak:
ETF: Lebih hemat pajak karena struktur uniknya.
Saham: Harus membayar pajak keuntungan penjualan dan dividen.
Reksa dana: Mungkin membagikan keuntungan dari investasi, sehingga menimbulkan kewajiban pajak.
Hal penting yang harus diperhatikan sebelum berinvestasi ETF
1. Volatilitas jangka pendek
ETF bergerak mengikuti pasar, dalam jangka pendek mungkin mengalami kerugian, tetapi investor jangka panjang biasanya mendapatkan hasil rata-rata yang baik.
2. Biaya pengelolaan
Meskipun ETF memiliki biaya rendah, tetap ada biaya pengelolaan yang dipotong dari hasil.
3. Selisih antara indeks dan harga dana
Kadang harga ETF tidak sepenuhnya sesuai dengan indeks acuan karena biaya pengelolaan.
4. Hasil mungkin lebih rendah dari saham unggulan
Karena ETF melakukan diversifikasi risiko, hasilnya bisa lebih rendah dibandingkan berinvestasi di satu saham yang sangat baik.
Jenis investor yang cocok dengan ETF
Investor pemula
ETF sangat cocok untuk mereka yang belum mahir menganalisis saham, tidak perlu belajar dan mengikuti saham satu per satu, modal kecil, dan diversifikasi risiko yang baik.
Investor jangka panjang
Bagi yang berencana investasi lebih dari 3-5 tahun, ETF adalah alat yang sangat baik karena memberikan hasil yang stabil, diversifikasi risiko, dan kemudahan pengelolaan.
Investor yang menyukai kesederhanaan
Jika Anda menginginkan investasi yang tidak rumit, tidak perlu persiapan banyak, ETF adalah jawaban yang tepat karena cukup mudah dipahami dan praktis.
Cara membeli dan menjual ETF tidak serumit yang dibayangkan
Perdagangan ETF sangat mudah, terutama jika Anda sudah pernah membeli saham sebelumnya, dengan dua cara utama:
Cara 1: Melalui aplikasi Streaming
Anda dapat mengirim perintah beli/jual melalui aplikasi sendiri, yang praktis dan cepat.
Cara 2: Menghubungi petugas broker
Petugas dapat membantu mengirimkan perintah, memberi saran, dan mengurangi kesalahan.
Langkah-langkah membeli/jual ETF melalui Streaming Application:
Daftar akun – Daftar menggunakan aplikasi Streaming dan login dengan nomor akun trading Anda.
Masuk ke halaman Watch – Setelah login, pergi ke halaman “Watch” lalu pilih “Favorite 1” (Dropdown).
Cari ETF – Pilih menu “SET” lalu pilih “.ETFs”, akan muncul daftar ETF yang dapat diperdagangkan.
Lakukan pembelian/penjualan – Pilih “Buy” atau “Sell” lalu isi:
Nama ETF yang diinginkan
Jumlah unit (Volume)
Harga yang diinginkan
Kode PIN Anda
Kirim perintah – Tekan tombol “BUY” atau “SELL” untuk konfirmasi transaksi.
Penting! Sebelum melakukan transaksi, harus membuka rekening di pasar modal terlebih dahulu.
Kesimpulan: ETF adalah pilihan yang bernilai
Berinvestasi di ETF ibarat membangun aset Anda agar berkembang, sambil menjaga risiko dalam tingkat yang dapat dikelola.
Jika Anda mencari model investasi yang memiliki:
Diversifikasi risiko yang baik
Biaya rendah
Fleksibilitas dalam perdagangan
Mudah dipahami bahkan untuk pemula
ETF adalah jawaban yang tepat untuk Anda.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
ETF, alat investasi yang populer di era ketidakpastian
Dalam kondisi ekonomi yang tidak pasti, mencari cara berinvestasi yang dapat menghasilkan hasil yang stabil menjadi kebutuhan banyak investor. Salah satu metode yang semakin diminati adalah memilih ETF, sebuah instrumen investasi yang membantu diversifikasi risiko secara sistematis dan efisien.
Artikel ini akan menyajikan secara lengkap tentang hal-hal yang perlu diketahui tentang ETF adalah apa, cara berinvestasi, berbagai jenisnya, dan saran untuk mereka yang sedang mempertimbangkan masuk ke pasar investasi ini.
Exchange Traded Fund atau ETF adalah apa sebenarnya
ETF singkatan dari Exchange Traded Fund, yaitu sebuah dana investasi tipe terbuka yang terdaftar di pasar saham dan dikelola oleh perusahaan manajemen investasi (Manajer Investasi)
Jika dijelaskan dengan bahasa yang mudah dipahami, ETF adalah penggabungan beberapa saham dari berbagai perusahaan ke dalam satu dana, sehingga investor dapat mengakses investasi di banyak perusahaan sekaligus dengan satu kali pembelian. Baik itu ETF emas (Gold ETF), ETF luar negeri, ETF saham domestik, maupun jenis lainnya.
Yang membedakan ETF dari instrumen investasi lain adalah bahwa ETF dapat dibeli dan dijual sepanjang hari perdagangan di pasar saham seperti saham, namun memiliki keuntungan diversifikasi risiko seperti reksa dana.
Dua cara mendapatkan hasil dari ETF:
Selisih harga (Capital Gain) – Ketika Anda membeli ETF dengan harga rendah dan kemudian harga naik, Anda akan mendapatkan keuntungan dari penjualan ETF tersebut pada harga yang lebih tinggi.
Dividen (Dividend) – Beberapa dana ETF membagikan sebagian keuntungan kepada pemegang unit investasi, jumlahnya tergantung pada jumlah unit yang Anda miliki.
Jenis-jenis ETF yang tersedia beragam
1. ETF Saham (Equity ETF)
Berinvestasi di saham perusahaan-perusahaan, memberi akses luas ke pasar saham, baik indeks utama, sektor industri tertentu, maupun pasar dari negara tertentu.
2. ETF Obligasi (Bond ETF)
Dirancang untuk mereka yang ingin berinvestasi di instrumen utang, seperti obligasi pemerintah, obligasi perusahaan, dengan hasil yang relatif stabil.
3. ETF Komoditas (Commodity ETF)
Berinvestasi di barang nyata seperti emas, perak, minyak, cocok untuk mereka yang ingin melindungi risiko dari dampak inflasi.
4. ETF Berdasarkan Sektor (Sector ETF)
Fokus pada sektor bisnis tertentu, seperti perbankan, teknologi, atau ritel, memungkinkan investor melakukan taruhan pada industri yang diminati.
5. ETF Internasional (International ETF)
Memberikan akses ke pasar luar negeri, mulai dari pasar berkembang hingga ekonomi global.
6. ETF Multi-Aset (Multi-Asset ETF)
Menggabungkan investasi di saham, obligasi, dan komoditas, memberikan hasil yang seimbang, cocok untuk mereka yang menginginkan diversifikasi dalam satu dana.
7. ETF Invers dan Leverage (Inverse & Leveraged ETF)
Instrumen tingkat tinggi yang digunakan oleh mereka yang ingin mendapatkan keuntungan dari penurunan harga pasar (Inverse) atau memperbesar hasil (Leveraged).
Mengapa ETF menjadi pilihan yang baik
1. Diversifikasi risiko yang efektif
Alih-alih berinvestasi di satu saham, Anda berinvestasi di keranjang saham yang beragam, sehingga kerugian dari satu saham tidak mempengaruhi seluruh portofolio Anda.
2. Biaya investasi rendah
Tidak perlu dana besar untuk mengakses berbagai investasi, berbeda dengan membeli saham individual yang mungkin mahal atau memerlukan studi mendalam.
3. Biaya administrasi yang hemat
ETF biasanya memiliki biaya pengelolaan yang lebih rendah dibandingkan reksa dana umum, karena lebih banyak mengikuti indeks daripada dikelola secara aktif.
4. Fleksibilitas dalam perdagangan
Dapat membeli atau menjual ETF kapan saja selama hari perdagangan seperti saham, tidak perlu menunggu hingga akhir hari seperti reksa dana.
5. Likuiditas yang baik
Karena ETF populer dan diperdagangkan di pasar saham, memiliki likuiditas yang tinggi, memudahkan penjualan saat membutuhkan dana tunai.
Perbandingan ETF dengan saham dan reksa dana
Dari segi struktur:
Dari segi diversifikasi risiko:
Dari segi perdagangan:
Dari segi biaya:
Dari segi efisiensi pajak:
Hal penting yang harus diperhatikan sebelum berinvestasi ETF
1. Volatilitas jangka pendek
ETF bergerak mengikuti pasar, dalam jangka pendek mungkin mengalami kerugian, tetapi investor jangka panjang biasanya mendapatkan hasil rata-rata yang baik.
2. Biaya pengelolaan
Meskipun ETF memiliki biaya rendah, tetap ada biaya pengelolaan yang dipotong dari hasil.
3. Selisih antara indeks dan harga dana
Kadang harga ETF tidak sepenuhnya sesuai dengan indeks acuan karena biaya pengelolaan.
4. Hasil mungkin lebih rendah dari saham unggulan
Karena ETF melakukan diversifikasi risiko, hasilnya bisa lebih rendah dibandingkan berinvestasi di satu saham yang sangat baik.
Jenis investor yang cocok dengan ETF
Investor pemula
ETF sangat cocok untuk mereka yang belum mahir menganalisis saham, tidak perlu belajar dan mengikuti saham satu per satu, modal kecil, dan diversifikasi risiko yang baik.
Investor jangka panjang
Bagi yang berencana investasi lebih dari 3-5 tahun, ETF adalah alat yang sangat baik karena memberikan hasil yang stabil, diversifikasi risiko, dan kemudahan pengelolaan.
Investor yang menyukai kesederhanaan
Jika Anda menginginkan investasi yang tidak rumit, tidak perlu persiapan banyak, ETF adalah jawaban yang tepat karena cukup mudah dipahami dan praktis.
Cara membeli dan menjual ETF tidak serumit yang dibayangkan
Perdagangan ETF sangat mudah, terutama jika Anda sudah pernah membeli saham sebelumnya, dengan dua cara utama:
Cara 1: Melalui aplikasi Streaming
Anda dapat mengirim perintah beli/jual melalui aplikasi sendiri, yang praktis dan cepat.
Cara 2: Menghubungi petugas broker
Petugas dapat membantu mengirimkan perintah, memberi saran, dan mengurangi kesalahan.
Langkah-langkah membeli/jual ETF melalui Streaming Application:
Daftar akun – Daftar menggunakan aplikasi Streaming dan login dengan nomor akun trading Anda.
Masuk ke halaman Watch – Setelah login, pergi ke halaman “Watch” lalu pilih “Favorite 1” (Dropdown).
Cari ETF – Pilih menu “SET” lalu pilih “.ETFs”, akan muncul daftar ETF yang dapat diperdagangkan.
Lakukan pembelian/penjualan – Pilih “Buy” atau “Sell” lalu isi:
Kirim perintah – Tekan tombol “BUY” atau “SELL” untuk konfirmasi transaksi.
Penting! Sebelum melakukan transaksi, harus membuka rekening di pasar modal terlebih dahulu.
Kesimpulan: ETF adalah pilihan yang bernilai
Berinvestasi di ETF ibarat membangun aset Anda agar berkembang, sambil menjaga risiko dalam tingkat yang dapat dikelola.
Jika Anda mencari model investasi yang memiliki:
ETF adalah jawaban yang tepat untuk Anda.