Swing Trading: Strategi Anda untuk perdagangan jangka menengah tanpa mengorbankan waktu

¿Eres baru di dunia trading dan mencari mode yang tidak memerlukan kamu terus-menerus menatap layar sepanjang hari? Swing trading bisa jadi jawabanmu. Berbeda dengan trading intraday, yang membutuhkan pengawasan konstan, taktik ini memungkinkan para trader mempertahankan posisi selama berhari-hari atau berminggu-minggu, menangkap pergerakan pasar yang signifikan tanpa tekanan pengawasan terus-menerus.

Mengapa swing trading dapat diakses oleh pemula?

Daya tarik utama dari swing trading terletak pada fleksibilitas waktunya. Sementara pendekatan lain menuntut dedikasi penuh, mode ini menyesuaikan dengan mereka yang bekerja atau memiliki komitmen tambahan. Ide utamanya sederhana: mengidentifikasi perubahan arah harga dan memanfaatkan fluktuasi pasar secara bertahap.

Berbeda dengan analisis fundamental (yang memeriksa nilai intrinsik suatu aset), swing trading didasarkan pada analisis teknikal. Para trader mempelajari grafik untuk mendeteksi pola harga dan memprediksi pergerakan mendatang melalui indikator khusus.

Cara kerjanya: Menangkap osilasi dalam tren besar

Harga tidak pernah bergerak dalam garis lurus. Mereka membentuk pola “zigzag” yang disebut osilasi. Ketika harga naik, menyentuh puncak (osilasi tinggi) sebelum turun. Ketika turun, menemukan minimum (osilasi rendah) sebelum bangkit kembali. Tujuannya adalah mengidentifikasi osilasi ini dalam tren umum yang lebih luas.

Sebagai contoh, mari kita lihat perilaku pasangan EUR/USD. Antara minimum 12 Mei dan puncaknya 30 Mei, pasangan ini menunjukkan jenis pergerakan yang dicari oleh trader swing: pemulihan yang jelas dalam konteks volatilitas. Pergerakan jangka pendek hingga menengah ini menciptakan peluang yang menguntungkan.

Banyak trader menggunakan grafik harian (24 jam, 48 jam) atau grafik 4 jam untuk mengidentifikasi titik masuk dan keluar mereka. Beberapa trader yang lebih berpengalaman memilih kerangka waktu yang lebih pendek, seperti grafik jam.

Instrumen ideal untuk strategi ini

Swing trading bekerja paling baik dengan aset yang menunjukkan osilasi yang tajam dan dapat diprediksi. Yang paling cocok meliputi:

Pasangan mata uang utama:

  • EUR/USD, NZD/USD dan AUD/USD (pasangan dolar AS)
  • GBP/CAD dan GBP/CHF (pasangan poundsterling)
  • EUR/GBP, AUD/EUR dan EUR/JPY (pasangan euro)
  • JPY/CAD dan USD/JPY (pasangan yen Jepang)

Saham kapitalisasi besar: Cenderung berosilasi antara level tinggi dan rendah yang jelas, menyediakan banyak peluang masuk.

Dana yang diperdagangkan (ETF): Menunjukkan tren osilasi dalam saluran yang luas dan stabil.

Meskipun EUR/USD adalah favorit karena spread yang kecil, mode ini juga berfungsi pada pasangan menor jika pergerakan harga cukup besar untuk mengimbangi biaya transaksi yang lebih tinggi.

Indikator teknikal: Alat trader swing

Level Support dan Resistance

Merupakan fondasi analisis teknikal. Support adalah level harga di mana permintaan cukup kuat untuk menghentikan penurunan. Resistance adalah kebalikannya: level di mana tekanan jual mendominasi dan harga mundur.

Moving Average Sederhana (MMS)

Ini mungkin indikator yang paling banyak digunakan dalam swing trading. Menghaluskan fluktuasi harga dengan menghitung rata-rata bergerak yang selalu diperbarui. Sebagai contoh, MMS 10 hari menjumlahkan 10 penutupan terakhir dan membaginya dengan 10. Garis ini membantu menghilangkan “suara bising” di grafik dan mengungkap tren yang lebih jelas.

Band Bollinger

Esensial untuk menilai volatilitas. Band Bollinger mengukur seberapa jauh harga kemungkinan akan bergerak, membantu mengidentifikasi periode ekspansi dan kompresi pasar. Periode volatilitas tinggi biasanya menawarkan peluang yang lebih baik untuk swing trading.

Swing Trading vs. Day Trading: Ketahui perbedaannya

Perbedaan utama adalah waktu penahanan posisi. Trader harian menutup semua posisi sebelum pasar tutup (menit atau jam). Swing trading mempertahankan posisi semalam atau selama berminggu-minggu.

Day Trading membutuhkan:

  • Pengawasan konstan sepanjang hari
  • Respon cepat terhadap perubahan harga kecil
  • Ketersediaan penuh

Swing Trading memungkinkan:

  • Pemeriksaan grafik secara berkala, tidak pengawasan terus-menerus
  • Cocok untuk yang bekerja atau memiliki kegiatan paralel
  • Fleksibilitas untuk beroperasi dari rumah atau saat bepergian

Karena alasan ini, swing trading menjadi pilihan favorit banyak pemula yang ingin belajar trading tanpa meninggalkan tanggung jawab harian mereka.

Keuntungan dan kerugian swing trading

Keuntungan

Lebih sedikit memakan waktu: Berbeda dengan trading intraday, kamu tidak perlu mengamati layar secara konstan. Memeriksa grafik satu atau dua kali sehari sudah cukup.

Keuntungan per transaksi lebih besar: Tujuannya adalah menangkap bagian signifikan dari pergerakan tren, menghasilkan transaksi dengan rasio risiko-untung tinggi.

Kurva belajar lebih lembut: Ritme yang lebih santai memungkinkan pemula mengembangkan kemampuan tanpa tekanan pasar intraday.

Kerugian

Risiko semalam dan akhir pekan: Menahan posisi semalam dan akhir pekan mengekspos trader terhadap “kejutan” pasar (berita ekonomi, peristiwa geopolitik) saat pasar tutup.

Timing yang kompleks: Meski didasarkan pada analisis teknikal, memprediksi osilasi jangka menengah bukanlah ilmu pasti. Perilaku harga bisa erratic selama periode konsolidasi.

Memerlukan kemampuan teknis: Mode ini menuntut keahlian dalam membaca grafik, angka, dan interpretasi indikator.

Manajemen risiko: Aturan terpenting

Prinsip utama swing trading (y semua trading) adalah sederhana: bertransaksi hanya dengan uang yang mampu kamu kehilangan. Bahkan dengan manajemen risiko yang ketat, hal tak terduga selalu mungkin terjadi.

Rekomendasi untuk pemula:

  • Mulai dengan posisi kecil saat belajar
  • Tentukan titik stop-loss sebelum masuk ke transaksi apa pun
  • Jangan pernah risiko lebih dari 1-2% dari modalmu dalam satu transaksi
  • Tingkatkan aktivitas secara bertahap seiring bertambahnya pengalaman dan kepercayaan diri

Membangun pendekatan swing tradingmu

Kesuksesan dalam swing trading bergantung pada dua pilar:

Analisis fundamental: Pahami bisnis dasar dan tren luas sektor. Ini memberi konteks pada keputusan teknikalmu.

Analisis teknikal: Kuasai membaca grafik, pola harga, dan indikator. Ini adalah alat utama yang membimbing transaksi kamu.

Jaga daftar aset (saham, ETF, atau pasangan mata uang) untuk dipantau setiap hari. Kenali pola osilasi spesifik dari setiap instrumen akan memberimu keunggulan kompetitif.

Swing trading mewakili keseimbangan ideal bagi banyak trader: memungkinkan berpartisipasi dalam pergerakan pasar yang menguntungkan tanpa memerlukan dedikasi penuh. Jika kamu disiplin, sabar, dan bersedia belajar analisis teknikal, strategi ini bisa menjadi pintu gerbangmu ke trading profesional.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)