Orang modern yang tertarik trading pasti pernah mendengar “Fibonacci” tetapi apakah mereka benar-benar memahami apa itu? Artikel ini akan membawa Anda menyelami alat yang paling banyak digunakan di pasar dan akan menemukan bahwa itu tidak serumit yang dibayangkan
Apa itu Fibonacci? Mudah dipahami dalam beberapa menit
Fibonacci adalah deret angka penting dalam alam dan trading
Deret ini meliputi 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987… Aturan sederhananya adalah setiap angka adalah jumlah dari dua angka sebelumnya (1+1=2, 1+2=3, 2+3=5 dan seterusnya)
Keajaiban Fibonacci terletak pada kenyataan bahwa ia muncul di mana-mana di alam semesta - dalam cangkang kerang, daun, bunga matahari, bahkan dalam lukisan terkenal seperti Mona Lisa. Kita akan melihat proporsi emas (Golden Ratio) yang berasal dari Fibonacci tersembunyi di mana-mana
Trader menggunakan Fibonacci karena percaya bahwa itu adalah aturan pasar. Harga aset tidak bergerak secara acak, tetapi memiliki pola yang tersembunyi, dan Fibonacci membantu kita melihat pola tersebut
Angka Fibonacci telah ada selama 2.500 tahun
Meskipun dinamai sesuai nama matematikawan Italia Leonardo Fibonacci dari zaman pertengahan, deret angka ini ditemukan sejak 400-200 tahun sebelum Masehi oleh matematikawan India. Kemudian digunakan di universitas Italia dan menyebar ke seluruh Eropa
Dalam dunia seni dan desain, Fibonacci telah digunakan sejak zaman Renaissance karena menciptakan keseimbangan dan keindahan. Selanjutnya, digunakan dalam pasar keuangan sebagai alat untuk menemukan support dan resistance harga
Cara menghitung Fibonacci jauh lebih mudah dari yang dibayangkan
Jumlahkan dua angka sebelumnya!
0 + 1 = 1
1 + 1 = 2
1 + 2 = 3
2 + 3 = 5
3 + 5 = 8
5 + 8 = 13
dan seterusnya…
Keajaiban lainnya adalah jika membagi angka-angka ini, akan mendapatkan rasio konstan:
Angka depan ÷ angka belakang = 0.618 (selalu, misalnya 34÷55=0.618)
Angka belakang ÷ angka depan = 1.618 (selalu, misalnya 233÷144=1.618)
Angka depan ÷ angka dua posisi di belakang = 0.382 (misalnya 89÷233=0.382)
Ketika rasio ini muncul dalam trading!
5 alat Fibonacci yang harus diketahui
1. Fibonacci Retracement - digunakan untuk mencari titik beli
Ketika harga naik dan kemudian melakukan koreksi (Pullback), alat ini membantu memperkirakan seberapa jauh koreksi tersebut
Tarik dari titik terendah ke titik tertinggi - sistem akan menampilkan garis horizontal di 0%, 23.6%, 38.2%, 50%, 61.8%, 100%, dan akan menambahkan garis di 0.236, 0.382, 0.5, 0.618, 0.786 secara horizontal
Dalam tren naik: gunakan garis ini sebagai support (Support). Ketika harga koreksi melewati garis mana pun, bersiaplah untuk membeli
Dalam tren turun: gunakan garis ini sebagai resistance (Resistance). Ketika harga rebound dan menyentuh garis mana pun, bersiaplah untuk menjual
2. Fibonacci Extension - digunakan untuk mencari target
Berbeda dari Retracement yang mencari titik koreksi, Extension digunakan untuk memperkirakan sampai mana harga akan bergerak saat breakout
Level-level yang diberikan: 113.6%, 127.2%, 141.4%, 161.8%, 200%, 261.8%
Cara penggunaannya: setelah harga breakout, hitung jarak perpanjangan sesuai rasio ini - level mana yang menjadi target yang tepat
Alat ini bekerja dengan menghubungkan 3 titik: titik koreksi, high, dan low, untuk mendapatkan level baik support maupun resistance
4. Fibonacci Timezone - mencari periode balik arah
Bukan harga, tetapi waktu - menggunakan angka 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233…
Garis vertikal menunjukkan periode di mana harga berpotensi berbalik arah
5. Fibonacci Fans - menggunakan harga dan waktu
Membuat garis miring sesuai rasio Fibonacci yang memotong support dan resistance. Banyak yang suka karena memberikan informasi waktu dan harga sekaligus
Cara menggunakan Fibonacci dalam kehidupan nyata
Situasi 1: Beli saat koreksi (Pullback)
Tunggu tren naik yang jelas (harga membuat Higher Lows)
Ketika harga koreksi turun, tarik Fibonacci Retracement dari titik rendah ke tinggi sebelumnya
Ketika harga mendekati Fibo 23.6% atau 38.2%, beli
Jual di dekat Fibo 0% (titik tertinggi sebelumnya) atau Fibo 61.8%
Situasi 2: Jual saat breakout (Breakout)
Tentukan titik Swing High dan Swing Low sebelum breakout
Ketika harga breakout ke atas, tarik Fibonacci Extension
Amankan keuntungan (Take Profit) di level 161.8% atau 200%
Situasi 3: Trading dalam range harga (Range-bound)
Gunakan Fibonacci Retracement dari titik High-Low range, beli saat support, jual saat mendekati resistance
Fibonacci + alat sinyal untuk akurasi lebih
Hanya Fibonacci sendiri bisa salah, harus dikonfirmasi:
Fibonacci + EMA (Exponential Moving Average)
Gunakan EMA(50) untuk tren utama
Gunakan Fibonacci Retracement untuk mencari titik masuk
Masuk saat Pullback ketika harga di atas EMA(50)
Contoh: harga AUD/USD bergerak di atas EMA(50), saat turun, buat Fibonacci Retracement dari Low ke High dari gelombang tersebut, perkirakan bounce di 38.2%. Jika bounce terjadi, beli
Fibonacci + RSI (Relative Strength Index)
Gunakan Extension untuk target harga
Gunakan RSI untuk melihat kekuatan momentum
Ketika harga mencapai target dan RSI di atas 70 (Overbought), bersiaplah untuk jual
Nilai negatif dalam RSI Divergence adalah sinyal jual yang kuat
Fibonacci + Price Action
Bukan indikator, tetapi analisis candlestick:
Tarik Fibonacci Retracement
Ketika harga menyentuh garis Fibonacci dan membentuk pola pembalikan (Doji, Engulfing), lakukan trading
Konfirmasi dengan breakout dari formasi candlestick
Kelebihan dan keterbatasan Fibonacci
Kelebihan:
Mudah digunakan - tidak rumit, tarik garis lalu trading
Bisa dipakai di mana saja - Forex, Crypto, saham, semuanya
Dapat dipercaya - digunakan oleh trader ritel hingga institusi besar, harga sering berdiam di garis Fibonacci
Alasan psikologis - manusia percaya Fibonacci sebagai support dan resistance, sehingga trader cenderung berpikir sama
Keterbatasan:
Bukan jimat - kadang harga menembus Fibonacci tanpa pantas
Tergantung analisis lain - titik Low-High yang dipilih mempengaruhi hasil
Harus dikombinasikan dengan alat lain - Fibonacci sendiri bisa tertipu, harus dipadukan dengan indikator lain atau Price Action
Cara memasang Fibonacci di platform trading
Klik ikon alat → pilih “Fibonacci Retracement” (atau alat Fibonacci lain)
Tarik dari titik Low ke High (atau sebaliknya)
Sistem akan menggambar garis horizontal
Klik alat → “Settings” untuk menyesuaikan level Fibonacci sesuai kebutuhan
FAQ
Apakah Fibonacci benar-benar efektif?
Bisa, sering kali saat harga menyentuh garis Fibonacci, harga akan bounce karena banyak trader memperhatikan level yang sama, menciptakan support/resistance alami
Level Fibonacci mana yang paling sering digunakan?
Standar: 38.2%, 50%, 61.8%. Cobalah gunakan 2-3 level ini untuk menguji keefektifannya
Timeframe apa yang paling cocok untuk Fibonacci?
Semua timeframe bisa, tetapi paling efektif di timeframe 15 menit, 1 jam, harian
Fibonacci + indikator apa yang “100%” aman?
Tidak ada indikator yang 100% aman. Yang terbaik adalah kombinasi Fibonacci + EMA + Price Action + manajemen risiko
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Apa itu Fibonacci, bagaimana cara menggunakannya untuk trading dan mendapatkan keuntungan
Orang modern yang tertarik trading pasti pernah mendengar “Fibonacci” tetapi apakah mereka benar-benar memahami apa itu? Artikel ini akan membawa Anda menyelami alat yang paling banyak digunakan di pasar dan akan menemukan bahwa itu tidak serumit yang dibayangkan
Apa itu Fibonacci? Mudah dipahami dalam beberapa menit
Fibonacci adalah deret angka penting dalam alam dan trading
Deret ini meliputi 0, 1, 1, 2, 3, 5, 8, 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233, 377, 610, 987… Aturan sederhananya adalah setiap angka adalah jumlah dari dua angka sebelumnya (1+1=2, 1+2=3, 2+3=5 dan seterusnya)
Keajaiban Fibonacci terletak pada kenyataan bahwa ia muncul di mana-mana di alam semesta - dalam cangkang kerang, daun, bunga matahari, bahkan dalam lukisan terkenal seperti Mona Lisa. Kita akan melihat proporsi emas (Golden Ratio) yang berasal dari Fibonacci tersembunyi di mana-mana
Trader menggunakan Fibonacci karena percaya bahwa itu adalah aturan pasar. Harga aset tidak bergerak secara acak, tetapi memiliki pola yang tersembunyi, dan Fibonacci membantu kita melihat pola tersebut
Angka Fibonacci telah ada selama 2.500 tahun
Meskipun dinamai sesuai nama matematikawan Italia Leonardo Fibonacci dari zaman pertengahan, deret angka ini ditemukan sejak 400-200 tahun sebelum Masehi oleh matematikawan India. Kemudian digunakan di universitas Italia dan menyebar ke seluruh Eropa
Dalam dunia seni dan desain, Fibonacci telah digunakan sejak zaman Renaissance karena menciptakan keseimbangan dan keindahan. Selanjutnya, digunakan dalam pasar keuangan sebagai alat untuk menemukan support dan resistance harga
Cara menghitung Fibonacci jauh lebih mudah dari yang dibayangkan
Jumlahkan dua angka sebelumnya!
Keajaiban lainnya adalah jika membagi angka-angka ini, akan mendapatkan rasio konstan:
Ketika rasio ini muncul dalam trading!
5 alat Fibonacci yang harus diketahui
1. Fibonacci Retracement - digunakan untuk mencari titik beli
Ketika harga naik dan kemudian melakukan koreksi (Pullback), alat ini membantu memperkirakan seberapa jauh koreksi tersebut
Tarik dari titik terendah ke titik tertinggi - sistem akan menampilkan garis horizontal di 0%, 23.6%, 38.2%, 50%, 61.8%, 100%, dan akan menambahkan garis di 0.236, 0.382, 0.5, 0.618, 0.786 secara horizontal
Dalam tren naik: gunakan garis ini sebagai support (Support). Ketika harga koreksi melewati garis mana pun, bersiaplah untuk membeli
Dalam tren turun: gunakan garis ini sebagai resistance (Resistance). Ketika harga rebound dan menyentuh garis mana pun, bersiaplah untuk menjual
2. Fibonacci Extension - digunakan untuk mencari target
Berbeda dari Retracement yang mencari titik koreksi, Extension digunakan untuk memperkirakan sampai mana harga akan bergerak saat breakout
Level-level yang diberikan: 113.6%, 127.2%, 141.4%, 161.8%, 200%, 261.8%
Cara penggunaannya: setelah harga breakout, hitung jarak perpanjangan sesuai rasio ini - level mana yang menjadi target yang tepat
3. Fibonacci Projection - gabungan Retracement + Extension
Alat ini bekerja dengan menghubungkan 3 titik: titik koreksi, high, dan low, untuk mendapatkan level baik support maupun resistance
4. Fibonacci Timezone - mencari periode balik arah
Bukan harga, tetapi waktu - menggunakan angka 13, 21, 34, 55, 89, 144, 233… Garis vertikal menunjukkan periode di mana harga berpotensi berbalik arah
5. Fibonacci Fans - menggunakan harga dan waktu
Membuat garis miring sesuai rasio Fibonacci yang memotong support dan resistance. Banyak yang suka karena memberikan informasi waktu dan harga sekaligus
Cara menggunakan Fibonacci dalam kehidupan nyata
Situasi 1: Beli saat koreksi (Pullback)
Situasi 2: Jual saat breakout (Breakout)
Situasi 3: Trading dalam range harga (Range-bound)
Gunakan Fibonacci Retracement dari titik High-Low range, beli saat support, jual saat mendekati resistance
Fibonacci + alat sinyal untuk akurasi lebih
Hanya Fibonacci sendiri bisa salah, harus dikonfirmasi:
Fibonacci + EMA (Exponential Moving Average)
Contoh: harga AUD/USD bergerak di atas EMA(50), saat turun, buat Fibonacci Retracement dari Low ke High dari gelombang tersebut, perkirakan bounce di 38.2%. Jika bounce terjadi, beli
Fibonacci + RSI (Relative Strength Index)
Fibonacci + Price Action
Bukan indikator, tetapi analisis candlestick:
Kelebihan dan keterbatasan Fibonacci
Kelebihan:
Keterbatasan:
Cara memasang Fibonacci di platform trading
FAQ
Apakah Fibonacci benar-benar efektif?
Bisa, sering kali saat harga menyentuh garis Fibonacci, harga akan bounce karena banyak trader memperhatikan level yang sama, menciptakan support/resistance alami
Level Fibonacci mana yang paling sering digunakan?
Standar: 38.2%, 50%, 61.8%. Cobalah gunakan 2-3 level ini untuk menguji keefektifannya
Timeframe apa yang paling cocok untuk Fibonacci?
Semua timeframe bisa, tetapi paling efektif di timeframe 15 menit, 1 jam, harian
Fibonacci + indikator apa yang “100%” aman?
Tidak ada indikator yang 100% aman. Yang terbaik adalah kombinasi Fibonacci + EMA + Price Action + manajemen risiko