Hubungan Pakistan dengan dolar AS menceritakan kisah menarik tentang gejolak ekonomi. Sejak kemerdekaan pada 1947, rupee Pakistan telah mengalami depresiasi yang dramatis, kehilangan lebih dari 98% nilainya terhadap dolar.
Era Stabil (1947-1971)
Selama dua dekade pertama, rupee tetap sangat stabil. Sepanjang akhir 1940-an dan 1950-an, 1 USD secara konsisten ditukar dengan hanya 3,31 PKR. Periode stabilitas moneter ini bertahan hingga 1954, mencerminkan pengelolaan ekonomi pasca kemerdekaan. Nilai tukar secara bertahap bergeser ke 3,91 PKR pada 1955, sebelum menetap di 4,76 PKR dari 1956 dan seterusnya—tingkat ini akan bertahan selama hampir 16 tahun.
Guncangan Besar Pertama (1972-1979)
Awal 1970-an menandai titik balik. Pada 1972, nilai tukar melonjak ke 11,01 PKR per dolar, diikuti oleh penyesuaian berikutnya ke 9,99 PKR. Mengagumkan, tingkat ini bertahan sepanjang akhir 1970-an, menciptakan dataran stabilitas relatif lainnya.
Depresiasi yang Meningkat (1989-2012)
Akhir 1980-an dan seterusnya menyaksikan kelemahan rupee yang konsisten. Dari level 20,54 PKR pada 1989, mata uang ini memburuk tahun demi tahun—mencapai 23,80 pada 1991, menembus 30 PKR pada 1994, melampaui 50 PKR pada 1999, dan mencapai lebih dari 60 PKR di pertengahan 2000-an.
Titik Balik Krusial (2013-2018)
Antara 2013 dan 2018, rupee menghadapi tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada 2013, 1 USD ditukar dengan 107,29 PKR. Dalam lima tahun, ini melonjak menjadi 139,21 PKR pada 2018—menunjukkan penurunan 30% dalam hanya 60 bulan. Periode ini bertepatan dengan tantangan ekonomi Pakistan, termasuk diskusi bailout IMF dan tekanan pada akun eksternal.
Dari Krisis ke Kejatuhan (2019-2024)
Kondisi memburuk semakin cepat. Nilai tukar 2019 sebesar 163,75 PKR dengan cepat menjadi sejarah saat 2020 mencapai 168,88 PKR, 2022 mencapai 240 PKR, dan pada 2023, satu dolar menguasai 286 PKR. Pada 2024, nilai tukar menetap di sekitar 277 PKR—meskipun tetap mencerminkan keadaan mata uang yang melemah.
Dalam tujuh dekade, rupee Pakistan telah berubah dari salah satu mata uang terkuat di Asia Selatan menjadi salah satu yang menghadapi tekanan depresiasi secara konsisten. Apa yang dulu seharga 3,31 rupee pada 1947 kini berharga 277 rupee di 2024—sebuah pengingat keras akan inflasi, arus keluar modal, dan tantangan struktural ekonomi.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bagaimana Mata Uang Pakistan Runtuh: Perjalanan 77 Tahun dari 3,31 menjadi 277 PKR per Dolar
Hubungan Pakistan dengan dolar AS menceritakan kisah menarik tentang gejolak ekonomi. Sejak kemerdekaan pada 1947, rupee Pakistan telah mengalami depresiasi yang dramatis, kehilangan lebih dari 98% nilainya terhadap dolar.
Era Stabil (1947-1971)
Selama dua dekade pertama, rupee tetap sangat stabil. Sepanjang akhir 1940-an dan 1950-an, 1 USD secara konsisten ditukar dengan hanya 3,31 PKR. Periode stabilitas moneter ini bertahan hingga 1954, mencerminkan pengelolaan ekonomi pasca kemerdekaan. Nilai tukar secara bertahap bergeser ke 3,91 PKR pada 1955, sebelum menetap di 4,76 PKR dari 1956 dan seterusnya—tingkat ini akan bertahan selama hampir 16 tahun.
Guncangan Besar Pertama (1972-1979)
Awal 1970-an menandai titik balik. Pada 1972, nilai tukar melonjak ke 11,01 PKR per dolar, diikuti oleh penyesuaian berikutnya ke 9,99 PKR. Mengagumkan, tingkat ini bertahan sepanjang akhir 1970-an, menciptakan dataran stabilitas relatif lainnya.
Depresiasi yang Meningkat (1989-2012)
Akhir 1980-an dan seterusnya menyaksikan kelemahan rupee yang konsisten. Dari level 20,54 PKR pada 1989, mata uang ini memburuk tahun demi tahun—mencapai 23,80 pada 1991, menembus 30 PKR pada 1994, melampaui 50 PKR pada 1999, dan mencapai lebih dari 60 PKR di pertengahan 2000-an.
Titik Balik Krusial (2013-2018)
Antara 2013 dan 2018, rupee menghadapi tekanan yang belum pernah terjadi sebelumnya. Pada 2013, 1 USD ditukar dengan 107,29 PKR. Dalam lima tahun, ini melonjak menjadi 139,21 PKR pada 2018—menunjukkan penurunan 30% dalam hanya 60 bulan. Periode ini bertepatan dengan tantangan ekonomi Pakistan, termasuk diskusi bailout IMF dan tekanan pada akun eksternal.
Dari Krisis ke Kejatuhan (2019-2024)
Kondisi memburuk semakin cepat. Nilai tukar 2019 sebesar 163,75 PKR dengan cepat menjadi sejarah saat 2020 mencapai 168,88 PKR, 2022 mencapai 240 PKR, dan pada 2023, satu dolar menguasai 286 PKR. Pada 2024, nilai tukar menetap di sekitar 277 PKR—meskipun tetap mencerminkan keadaan mata uang yang melemah.
Dalam tujuh dekade, rupee Pakistan telah berubah dari salah satu mata uang terkuat di Asia Selatan menjadi salah satu yang menghadapi tekanan depresiasi secara konsisten. Apa yang dulu seharga 3,31 rupee pada 1947 kini berharga 277 rupee di 2024—sebuah pengingat keras akan inflasi, arus keluar modal, dan tantangan struktural ekonomi.