Ketika PEPE diluncurkan pada 12 April 2023, sedikit yang bisa memprediksi fenomena yang akan terjadi. Saat bulan ulang tahun ini tiba lagi, layak untuk meninjau bagaimana meme coin berbasis Ethereum ini telah mengubah lanskap aset digital.
Narasi Pertumbuhan Eksponensial
Angka-angka menceritakan kisah yang menarik. Dalam waktu hanya 17 hari sejak peluncuran, PEPE melonjak sebesar 7.000%, menegaskan dirinya sebagai salah satu token yang paling banyak dibicarakan dalam ingatan terakhir. Ini bukan adopsi bertahap—ini adalah momen budaya. Proyek ini mencapai kapitalisasi pasar $1 miliar dalam 20 hari pertama, sebuah pencapaian yang menyoroti kecepatan mobilisasi komunitas.
Melangkah ke hari ini, PEPE menguasai kapitalisasi pasar sirkulasi sebesar $2,98Miliar, mengamankan posisinya sebagai pemain utama dalam kategori meme coin. Saat ini berada di peringkat 46 berdasarkan kapitalisasi pasar, token ini telah membuktikan bahwa ini lebih dari sekadar spekulasi sesaat.
Infrastruktur Pasar dan Adopsi Bursa
Tonggak kredibilitas PEPE mencakup pencantuman di berbagai bursa cryptocurrency terkemuka, menyediakan likuiditas dan aksesibilitas bagi jutaan trader di seluruh dunia. Perluasan infrastruktur ini sangat penting—ini mendemokratisasi akses ke apa yang awalnya merupakan gerakan akar rumput.
Dimensi sosial memperkuat pertumbuhan ini. Kehadiran di Twitter melonjak menjadi lebih dari 290.000 pengikut, menciptakan siklus penguatan diri dari visibilitas dan keterlibatan komunitas yang sulit dicapai oleh token tradisional.
Komunitas sebagai Kasus Penggunaan Nyata
Di sinilah PEPE berbeda dari narasi aset tradisional. Meskipun secara teknis dibangun di atas Ethereum dengan mekanisme deflasi (token dibakar per transaksi) dan sistem redistribusi (biaya transaksi dibagi di antara pemegang), mekanisme ini berfungsi sebagai kerangka untuk apa yang benar-benar penting: komunitas itu sendiri.
PEPE menjadi simbol sentimen anti-establishment dalam dunia crypto, sebagai jari tengah terhadap pemasaran cryptocurrency yang serius dan formal. Ini menunjukkan bahwa kohesi komunitas dan relevansi budaya bisa mengungguli metrik nilai fundamental.
Berdiri Sejajar dengan Warisan Meme Coin
Perbandingan dengan Dogecoin dan Shiba Inu tak terhindarkan tetapi tidak lengkap. Seperti pendahulunya, PEPE menggunakan tokenomics deflasi dan redistribusi kepada pemegang. Namun, trajektori viral PEPE dipadatkan menjadi minggu daripada bulan, menunjukkan bahwa selera pasar terhadap proyek yang didorong komunitas dan terdesentralisasi hanya semakin meningkat sejak era meme coin awal.
Tonggak ulang tahun PEPE ini bukan sekadar tanggal—ini adalah penanda seberapa lengkap lanskap cryptocurrency telah berkembang dalam waktu hanya 12 bulan.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Setahun kemudian: Kenaikan pesat PEPE dan dampaknya di pasar
Ketika PEPE diluncurkan pada 12 April 2023, sedikit yang bisa memprediksi fenomena yang akan terjadi. Saat bulan ulang tahun ini tiba lagi, layak untuk meninjau bagaimana meme coin berbasis Ethereum ini telah mengubah lanskap aset digital.
Narasi Pertumbuhan Eksponensial
Angka-angka menceritakan kisah yang menarik. Dalam waktu hanya 17 hari sejak peluncuran, PEPE melonjak sebesar 7.000%, menegaskan dirinya sebagai salah satu token yang paling banyak dibicarakan dalam ingatan terakhir. Ini bukan adopsi bertahap—ini adalah momen budaya. Proyek ini mencapai kapitalisasi pasar $1 miliar dalam 20 hari pertama, sebuah pencapaian yang menyoroti kecepatan mobilisasi komunitas.
Melangkah ke hari ini, PEPE menguasai kapitalisasi pasar sirkulasi sebesar $2,98Miliar, mengamankan posisinya sebagai pemain utama dalam kategori meme coin. Saat ini berada di peringkat 46 berdasarkan kapitalisasi pasar, token ini telah membuktikan bahwa ini lebih dari sekadar spekulasi sesaat.
Infrastruktur Pasar dan Adopsi Bursa
Tonggak kredibilitas PEPE mencakup pencantuman di berbagai bursa cryptocurrency terkemuka, menyediakan likuiditas dan aksesibilitas bagi jutaan trader di seluruh dunia. Perluasan infrastruktur ini sangat penting—ini mendemokratisasi akses ke apa yang awalnya merupakan gerakan akar rumput.
Dimensi sosial memperkuat pertumbuhan ini. Kehadiran di Twitter melonjak menjadi lebih dari 290.000 pengikut, menciptakan siklus penguatan diri dari visibilitas dan keterlibatan komunitas yang sulit dicapai oleh token tradisional.
Komunitas sebagai Kasus Penggunaan Nyata
Di sinilah PEPE berbeda dari narasi aset tradisional. Meskipun secara teknis dibangun di atas Ethereum dengan mekanisme deflasi (token dibakar per transaksi) dan sistem redistribusi (biaya transaksi dibagi di antara pemegang), mekanisme ini berfungsi sebagai kerangka untuk apa yang benar-benar penting: komunitas itu sendiri.
PEPE menjadi simbol sentimen anti-establishment dalam dunia crypto, sebagai jari tengah terhadap pemasaran cryptocurrency yang serius dan formal. Ini menunjukkan bahwa kohesi komunitas dan relevansi budaya bisa mengungguli metrik nilai fundamental.
Berdiri Sejajar dengan Warisan Meme Coin
Perbandingan dengan Dogecoin dan Shiba Inu tak terhindarkan tetapi tidak lengkap. Seperti pendahulunya, PEPE menggunakan tokenomics deflasi dan redistribusi kepada pemegang. Namun, trajektori viral PEPE dipadatkan menjadi minggu daripada bulan, menunjukkan bahwa selera pasar terhadap proyek yang didorong komunitas dan terdesentralisasi hanya semakin meningkat sejak era meme coin awal.
Tonggak ulang tahun PEPE ini bukan sekadar tanggal—ini adalah penanda seberapa lengkap lanskap cryptocurrency telah berkembang dalam waktu hanya 12 bulan.