20 Maret 2000 menandai salah satu momen paling traumatis di Wall Street. Michael Saylor menyaksikan perusahaannya runtuh, kehilangan $6 MIL MILIAR dalam waktu hanya 6,5 jam. Angka yang akan menghancurkan siapa pun yang berinvestasi. Tetapi apa yang terjadi selanjutnya mengubah seluruh perspektifnya tentang uang, pasar, dan masa depan. ⏰
Dari Keruntuhan ke Penemuan: Evolusi Pemikiran Saylor
Bencana tahun 2000 itu bukanlah akhir bagi Saylor, melainkan awal dari transformasi intelektual. Selama dua dekade, dia mengamati bagaimana sistem keuangan tradisional menyembunyikan realitas di balik gunungan akuntansi kreatif. Kemudian datang 2020, dan respons bank sentral mengonfirmasi kecurigaannya: uang fiat secara fundamental tidak stabil.
Strategi: Bitcoin Sebagai Tali Pengikat Realitas
Sementara Wall Street tetap skeptis, Saylor mengenali apa yang tidak dilihat orang lain. Bitcoin mewakili sesuatu yang berbeda: aset tanpa keuntungan yang harus dihitung, tanpa institusi yang memanipulasi nilainya, tanpa dilusi melalui pencetakan uang.
Hari ini, Michael Saylor mengendalikan 672.497 BTC, setara dengan 3,2% dari total pasokan Bitcoin. Posisi ini menjadikannya salah satu pemain terbesar di dunia dalam dunia kripto. BTC saat ini diperdagangkan di $91,43K dengan pergerakan positif sebesar +1,44% dalam 24 jam terakhir. 📈
Scenario 2026: Legenda atau Kecelakaan Total
Saylor telah menggambar garis di cakrawala. Pada Desember 2026, visinya akan divalidasi atau benar-benar dihancurkan. Jika Bitcoin dan strategi akumulasi tanpa ampunnya memungkinkannya mencapai kekayaan lebih dari $50 miliar, dia akan dikenang sebagai orang yang mengubah bencana menjadi kerajaan. Jika tidak, dia akan menghadapi kejatuhan monumental kedua.
Tidak ada abu-abu dalam persamaan ini. Putusan akhir akan datang pada 2030. ⌛
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dari Kehancuran Sejarah ke Kekaisaran Kripto: Taruhan Radikal Michael Saylor 🔥
20 Maret 2000 menandai salah satu momen paling traumatis di Wall Street. Michael Saylor menyaksikan perusahaannya runtuh, kehilangan $6 MIL MILIAR dalam waktu hanya 6,5 jam. Angka yang akan menghancurkan siapa pun yang berinvestasi. Tetapi apa yang terjadi selanjutnya mengubah seluruh perspektifnya tentang uang, pasar, dan masa depan. ⏰
Dari Keruntuhan ke Penemuan: Evolusi Pemikiran Saylor
Bencana tahun 2000 itu bukanlah akhir bagi Saylor, melainkan awal dari transformasi intelektual. Selama dua dekade, dia mengamati bagaimana sistem keuangan tradisional menyembunyikan realitas di balik gunungan akuntansi kreatif. Kemudian datang 2020, dan respons bank sentral mengonfirmasi kecurigaannya: uang fiat secara fundamental tidak stabil.
Strategi: Bitcoin Sebagai Tali Pengikat Realitas
Sementara Wall Street tetap skeptis, Saylor mengenali apa yang tidak dilihat orang lain. Bitcoin mewakili sesuatu yang berbeda: aset tanpa keuntungan yang harus dihitung, tanpa institusi yang memanipulasi nilainya, tanpa dilusi melalui pencetakan uang.
Hari ini, Michael Saylor mengendalikan 672.497 BTC, setara dengan 3,2% dari total pasokan Bitcoin. Posisi ini menjadikannya salah satu pemain terbesar di dunia dalam dunia kripto. BTC saat ini diperdagangkan di $91,43K dengan pergerakan positif sebesar +1,44% dalam 24 jam terakhir. 📈
Scenario 2026: Legenda atau Kecelakaan Total
Saylor telah menggambar garis di cakrawala. Pada Desember 2026, visinya akan divalidasi atau benar-benar dihancurkan. Jika Bitcoin dan strategi akumulasi tanpa ampunnya memungkinkannya mencapai kekayaan lebih dari $50 miliar, dia akan dikenang sebagai orang yang mengubah bencana menjadi kerajaan. Jika tidak, dia akan menghadapi kejatuhan monumental kedua.
Tidak ada abu-abu dalam persamaan ini. Putusan akhir akan datang pada 2030. ⌛
#bitcoin #MichaelSaylor #BTC #Crypto