Di Luar 'Efek Trump': Mengapa Hambatan Makroekonomi Mengungguli Angin Sektor Kripto di Tahun 2025

Cerita pasar cryptocurrency di tahun 2025 terbaca seperti kisah peringatan tentang batasan sentimen politik. Bitcoin naik ke level tertinggi sepanjang masa sebesar $126.000 pada 6 Oktober, namun menjelang akhir tahun, aset digital telah menyerahkan hampir semua kenaikan tahunan, dengan kapitalisasi pasar total menyusut sekitar $1 triliun dalam bulan-bulan berikutnya. Hari ini, Bitcoin diperdagangkan di dekat $91.260, menandai pengembalian sebesar -7,03% untuk tahun ini—sebuah pembalikan tajam dari euforia puncaknya.

Titik Balik: Ketika Tarif Mengalahkan Optimisme

Momen infleksi tiba di pertengahan Oktober ketika pemerintahan Trump meningkatkan ketegangan tarif. Pasar crypto merespons secara brutal, mencatat $19 miliar dalam likuidasi dalam satu periode 24 jam—angka yang belum pernah terjadi sebelumnya yang menegaskan kerentanan sistemik. Ethereum mengalami rasa sakit yang sangat tajam, turun sekitar 40% selama bulan berikutnya. Desember membawa kehancuran lebih lanjut saat narasi bullish sebelumnya runtuh.

Ironinya terasa nyata: meskipun pemerintahan Trump secara umum mendukung aset digital, tekanan makroekonomi terbukti jauh lebih berpengaruh daripada optimisme regulasi. Peningkatan tarif, pengetatan moneter, dan deleveraging paksa posisi overleveraged mengatasi apapun angin sakal yang didapat crypto dari lingkungan politik yang simpatik.

Mekanisme Pasar: Pelaku Utama yang Sebenarnya

Analis mengaitkan penurunan ini bukan pada faktor spesifik crypto, tetapi pada kekuatan sistemik yang lebih luas. Pada November, Bitcoin jatuh di bawah $81.000, menandai penurunan bulanan terparah sejak 2021. Pembersihan leverage berlebihan di seluruh ekosistem menghancurkan kepercayaan lebih cepat daripada headline yang bisa menstabilkannya.

Performa 30 hari Ethereum (+3,25%) menunjukkan pemulihan selektif di segmen tertentu, namun lonjakan kecil ini menyembunyikan kerentanan yang lebih dalam dalam narasi pasar yang lebih luas.

Pertanyaan ‘Crypto Winter’

Beberapa pengamat pasar memperingatkan bahwa lingkungan saat ini menandai awal dari ‘crypto winter’ yang lain yang berkepanjangan, sebuah fenomena siklik yang pernah menghantui aset digital secara berkala. Namun, suara institusional menawarkan perspektif yang berlawanan.

Larry Fink, CEO BlackRock, berpendapat bahwa aliran modal institusional tetap konstruktif dalam jangka waktu multi-tahun. Brian Armstrong dari Coinbase mengulangi pendapat ini, berargumen bahwa aset crypto sedang bertransisi dari zona abu-abu regulasi ke infrastruktur keuangan arus utama. Kedua eksekutif ini menyarankan bahwa kelemahan saat ini merupakan koreksi siklikal dalam siklus pasar empat tahun khas Bitcoin, bukan keruntuhan struktural.

Narasi Institusional Tetap Bertahan

Meskipun harga hancur, tesis jangka panjang tetap utuh bagi institusi keuangan besar. Pergerakan aset digital dari perifer spekulatif menuju sistem keuangan yang mapan terus berlangsung—sebuah pergeseran yang melampaui volatilitas jangka pendek. Apakah pasar benar-benar telah memasuki ‘crypto winter’ yang baru atau hanya menyelesaikan siklus lain yang dapat diprediksi akan menentukan trajektori tahun 2026.

BTC-1,21%
ETH0,89%
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • بالعربية
  • Português (Brasil)
  • 简体中文
  • English
  • Español
  • Français (Afrique)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • Português (Portugal)
  • Русский
  • 繁體中文
  • Українська
  • Tiếng Việt