Menurut data pasar terbaru, Bitcoin saat ini diperdagangkan di 91.27K, dengan kenaikan 1.33% dalam 24 jam, mencoba mendekati angka $90.000 pada minggu perdagangan pertama di Amerika Serikat tahun 2026. Namun, kenaikan ini tersembunyi risiko teknis di baliknya.
Risiko Penurunan yang Dipicu oleh Celah CME
Pasar futures CME baru-baru ini menunjukkan celah penurunan yang jelas, yang telah menjadi titik risiko jangka pendek utama yang diperhatikan oleh analis teknikal. Data grafik dari TradingView menunjukkan bahwa BTC telah mulai menguji area ini selama sesi perdagangan Asia. Analis perdagangan kripto Daan Crypto Trades mengingatkan trader di media sosial agar memantau ketat arah celah ini minggu ini, karena celah biasanya akan menarik harga untuk melakukan pengisian kembali.
Target Koreksi yang Perlu Diwaspadai oleh Bullish
Analis teknikal TheKingfisher baru-baru ini memberi sinyal bahwa harga BTC mungkin mengalami koreksi sebelum dan sesudah pembukaan pasar Wall Street, dengan target penurunan sekitar 88.000 dolar. Prediksi ini terutama bertujuan untuk menghapus posisi bullish yang terlalu optimis dan melakukan koreksi teknis pasar. Data on-chain dari CoinGlass menunjukkan bahwa sebelum pembukaan pasar Wall Street, likuiditas pasar memang terus meningkat, yang berarti peserta transaksi besar sedang aktif masuk ke pasar.
Emas dan Kripto, Dua Dunia yang Berbeda
Dibandingkan dengan volatilitas Bitcoin, aset lindung nilai tradisional emas menunjukkan performa yang mencolok setelah tahun baru. XAU/USD mendekati level 4.400 dolar. Dalam perbandingan performa tahun 2025, emas menjadi pemenang terbesar, sementara BTC tertinggal. Namun, analisis pasar berpendapat bahwa penyesuaian saat ini pada Bitcoin bukanlah sinyal pasar bearish, melainkan sebagai koreksi teknis sebelum kenaikan besar berikutnya—terlihat tenang, tetapi sebenarnya sedang mempersiapkan gelombang pasar berikutnya.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Teknologi di balik dorongan BTC ke $90.000: Akankah celah CME menjadi titik balik?
Menurut data pasar terbaru, Bitcoin saat ini diperdagangkan di 91.27K, dengan kenaikan 1.33% dalam 24 jam, mencoba mendekati angka $90.000 pada minggu perdagangan pertama di Amerika Serikat tahun 2026. Namun, kenaikan ini tersembunyi risiko teknis di baliknya.
Risiko Penurunan yang Dipicu oleh Celah CME
Pasar futures CME baru-baru ini menunjukkan celah penurunan yang jelas, yang telah menjadi titik risiko jangka pendek utama yang diperhatikan oleh analis teknikal. Data grafik dari TradingView menunjukkan bahwa BTC telah mulai menguji area ini selama sesi perdagangan Asia. Analis perdagangan kripto Daan Crypto Trades mengingatkan trader di media sosial agar memantau ketat arah celah ini minggu ini, karena celah biasanya akan menarik harga untuk melakukan pengisian kembali.
Target Koreksi yang Perlu Diwaspadai oleh Bullish
Analis teknikal TheKingfisher baru-baru ini memberi sinyal bahwa harga BTC mungkin mengalami koreksi sebelum dan sesudah pembukaan pasar Wall Street, dengan target penurunan sekitar 88.000 dolar. Prediksi ini terutama bertujuan untuk menghapus posisi bullish yang terlalu optimis dan melakukan koreksi teknis pasar. Data on-chain dari CoinGlass menunjukkan bahwa sebelum pembukaan pasar Wall Street, likuiditas pasar memang terus meningkat, yang berarti peserta transaksi besar sedang aktif masuk ke pasar.
Emas dan Kripto, Dua Dunia yang Berbeda
Dibandingkan dengan volatilitas Bitcoin, aset lindung nilai tradisional emas menunjukkan performa yang mencolok setelah tahun baru. XAU/USD mendekati level 4.400 dolar. Dalam perbandingan performa tahun 2025, emas menjadi pemenang terbesar, sementara BTC tertinggal. Namun, analisis pasar berpendapat bahwa penyesuaian saat ini pada Bitcoin bukanlah sinyal pasar bearish, melainkan sebagai koreksi teknis sebelum kenaikan besar berikutnya—terlihat tenang, tetapi sebenarnya sedang mempersiapkan gelombang pasar berikutnya.