Teknical analysis dalam trading di dunia koin sebenarnya seperti sebuah peta. Tapi kegunaannya bukan untuk memprediksi secara akurat apa yang akan terjadi dalam detik berikutnya, melainkan untuk membantu Anda mengenali bagian mana yang memiliki peluang menghasilkan uang lebih besar, sekaligus mengendalikan risiko dengan baik.
Banyak pemula yang terobsesi mencari "indikator tingkat dewa", sehingga mereka malah terjebak dalam jalan busing indikator. Trader yang benar-benar paham justru lebih simpel—mereka hanya menguasai kombinasi beberapa indikator inti, dan yang penting adalah memahami perubahan sentimen pasar di balik indikator tersebut, melalui filter sinyal berlapis-lapis, untuk meminimalkan kerugian akibat fluktuasi yang tidak pasti.
Sistem moving average adalah alat paling langsung untuk melihat tren. Untuk trading di dunia koin, fokus utama adalah pada MA 30 hari dan MA 60 hari, yang masing-masing mewakili biaya rata-rata jangka menengah dan panjang. Jika harga berada di atas MA 30 hari, dan MA 30 hari juga berada di atas MA 60 hari, itu adalah pola bullish, dan strategi trading sebaiknya berfokus pada pembelian saat harga turun. Sebaliknya, itu adalah pola bearish.
Titik beli paling andal biasanya muncul seperti ini: dalam tren naik, harga kembali ke dekat MA 30 atau MA 60 dan mendapatkan support, sekaligus volume transaksi menurun secara signifikan (menunjukkan tekanan jual melemah), ini adalah peluang. Jika setelah tren naik harga menembus MA 30 hari, tren jangka menengah mungkin mulai melemah, dan Anda harus segera mengurangi posisi atau meningkatkan kewaspadaan.
MACD dan Bollinger Bands digunakan bersama-sama untuk menyaring kekacauan dalam pergerakan harga dan menangkap momen penting saat tren mulai terbentuk. Nilai MACD yang benar-benar berharga adalah sinyal "divergence", yang lebih penting daripada crossover emas atau death cross. Jika harga mencapai level tertinggi baru tetapi garis DIF MACD tidak mengikuti, itu adalah "divergence puncak"—peringatan risiko yang sangat kuat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
16 Suka
Hadiah
16
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
TopBuyerForever
· 01-05 04:17
Sudah banyak bicara tetapi tetap tidak bisa lepas dari kata "serakah", saya adalah tipe orang bodoh yang melihat divergence dan masih ingin menambah posisi beberapa kali
Lihat AsliBalas0
BlockBargainHunter
· 01-04 21:50
Bangunlah semua, indikator tingkat dewa sama sekali tidak ada, jangan lagi tertipu
Benar, garis rata-rata 30 hari dan 60 hari adalah yang sebenarnya, yang lain hanyalah palsu
Jika menembus garis rata-rata 30 hari, saya langsung kabur, saya sudah rugi terlalu banyak kali...
Divergensi puncak memang sinyal yang pasti, terakhir kali saya menghindari penurunan besar berkat itu
Penggunaan kombinasi indikatorlah yang penting, indikator tunggal hanyalah lelucon
Divergensi bisa menyelamatkan nyawa lebih dari golden cross atau death cross, ingat itu
Penyaringan berlapis benar-benar nyata, kalau tidak, setiap hari harus jual rugi
Volume menyusut + dukungan garis rata-rata, saya bisa bertaruh setengah dari kekayaan saya pada titik beli ini
Lihat AsliBalas0
SignatureLiquidator
· 01-04 21:47
Sial, lagi-lagi dengan pola ini. Saya cuma mau tanya, apakah kalian benar-benar pernah mendapatkan keuntungan dari pola ini?
---
Moving average 30 dan 60, ngomongnya kayak kitab suci. Saya sudah coba, tetap kena blow off.
---
Sinyal divergensi memang kuat, tapi pasar mana yang tidak menipu dengan divergensi dulu, baru divergensi sejati.
---
Masalahnya kebanyakan orang sama sekali tidak sabar menunggu, melihat harga turun langsung ingin buy the dip.
---
Menyederhanakan indikator memang tidak salah, cuma tahu dan bisa melakukannya jauh berbeda.
---
Volume yang menyusut itu peluang? Kenapa saya selalu terjebak di posisi ini?
---
MACD divergensi, saya sudah sering lihat gagal, jangan terlalu percaya mentah-mentah.
Lihat AsliBalas0
NotGonnaMakeIt
· 01-04 21:36
Singkatnya, jangan sampai terbuai oleh indikator, kebanyakan orang meninggal saat mereka mengejar momen masuk yang sempurna
Lihat AsliBalas0
bridge_anxiety
· 01-04 21:34
Benar, indikator hanyalah alat bukan bola kristal. Saya juga pernah terjebak sebelumnya, menumpuk banyak indikator malah membuat kerugian lebih parah. Sekarang fokus pada garis rata-rata 30 hari dan 60 hari ditambah sinyal divergensi MACD, jauh lebih nyaman.
Lihat AsliBalas0
ContractBugHunter
· 01-04 21:25
Sejujurnya, saya paling tidak suka mereka yang setiap hari memuji "indikator dewa" yang seperti skema piramida. Kita harus kembali ke dasar, garis MA 30 dan 60 memang sudah cukup, yang penting jangan serakah.
Teknical analysis dalam trading di dunia koin sebenarnya seperti sebuah peta. Tapi kegunaannya bukan untuk memprediksi secara akurat apa yang akan terjadi dalam detik berikutnya, melainkan untuk membantu Anda mengenali bagian mana yang memiliki peluang menghasilkan uang lebih besar, sekaligus mengendalikan risiko dengan baik.
Banyak pemula yang terobsesi mencari "indikator tingkat dewa", sehingga mereka malah terjebak dalam jalan busing indikator. Trader yang benar-benar paham justru lebih simpel—mereka hanya menguasai kombinasi beberapa indikator inti, dan yang penting adalah memahami perubahan sentimen pasar di balik indikator tersebut, melalui filter sinyal berlapis-lapis, untuk meminimalkan kerugian akibat fluktuasi yang tidak pasti.
Sistem moving average adalah alat paling langsung untuk melihat tren. Untuk trading di dunia koin, fokus utama adalah pada MA 30 hari dan MA 60 hari, yang masing-masing mewakili biaya rata-rata jangka menengah dan panjang. Jika harga berada di atas MA 30 hari, dan MA 30 hari juga berada di atas MA 60 hari, itu adalah pola bullish, dan strategi trading sebaiknya berfokus pada pembelian saat harga turun. Sebaliknya, itu adalah pola bearish.
Titik beli paling andal biasanya muncul seperti ini: dalam tren naik, harga kembali ke dekat MA 30 atau MA 60 dan mendapatkan support, sekaligus volume transaksi menurun secara signifikan (menunjukkan tekanan jual melemah), ini adalah peluang. Jika setelah tren naik harga menembus MA 30 hari, tren jangka menengah mungkin mulai melemah, dan Anda harus segera mengurangi posisi atau meningkatkan kewaspadaan.
MACD dan Bollinger Bands digunakan bersama-sama untuk menyaring kekacauan dalam pergerakan harga dan menangkap momen penting saat tren mulai terbentuk. Nilai MACD yang benar-benar berharga adalah sinyal "divergence", yang lebih penting daripada crossover emas atau death cross. Jika harga mencapai level tertinggi baru tetapi garis DIF MACD tidak mengikuti, itu adalah "divergence puncak"—peringatan risiko yang sangat kuat.