Pasar logam mulia sedang ramai dengan aktivitas saat perak mengalami reli luar biasa hingga akhir 2025. Dalam sebulan terakhir, harga spot naik hampir 48%, mencapai $83 per ons sebelum kembali ke $77,49 karena pengambilan keuntungan dan volatilitas kembali menguat.
Penyesuaian Margin CME Mencuatkan Keheranan
Saat momentum perak menunjukkan tanda-tanda pendinginan, CME Group melangkah dengan perubahan kebijakan yang signifikan. Mulai 29 Desember, lembaga kliring meningkatkan persyaratan margin awal untuk kontrak berjangka perak dari $22.000 menjadi $25.000—kenaikan sebesar 13,6% yang langsung memicu perdebatan di komunitas perdagangan.
Narasi resmi menyatakan ini sebagai penyesuaian manajemen risiko rutin yang bertujuan melindungi integritas pasar berjangka selama periode volatilitas tinggi. CME biasanya membenarkan langkah ini dengan menyebutkan peningkatan fluktuasi harga dan kebutuhan untuk menjaga jaminan yang memadai.
Faktor Skeptisisme
Namun, banyak penggemar perak dan peserta pasar mendeteksi sesuatu yang lebih jahat dari segi waktu. Kenaikan margin ini datang tepat saat harga sedang mundur dan posisi leverage menghadapi tekanan likuidasi. Bagi pengamat yang mengingat tekanan Hunt Brothers tahun 1980 dan kenaikan margin kontroversial pada 2011 di pasar perak, langkah ini terasa tidak nyaman—sebuah pola resistensi institusional setiap kali perak mengancam untuk keluar dari norma historis.
Kritikus berargumen bahwa persyaratan margin yang lebih tinggi secara efektif menekan permintaan spekulatif dengan menaikkan biaya partisipasi pasar, terutama bagi trader ritel dan dana kecil yang beroperasi dengan modal terbatas.
Argumen Struktural
Namun demikian, lanskap perak saat ini berbeda secara material dari episode spekulatif sebelumnya. Analis saat ini menekankan bahwa reli ini tidak sepenuhnya didorong oleh posisi leverage atau akumulasi gaya corner. Sebaliknya, mereka menunjuk pada fundamental permintaan dan penawaran yang nyata: permintaan industri tetap kuat, aliran investasi meningkat, dan kendala pasokan fisik menciptakan gesekan nyata di pasar.
Perbedaan ini penting karena menunjukkan bahwa tindakan CME, meskipun kontroversial dari segi waktu, mungkin merespons risiko pasar yang benar-benar meningkat daripada secara preemptif meredam api spekulatif semata. Apakah perbedaan ini memuaskan para bulls perak masih harus dilihat.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Kenaikan Menakjubkan Silver Bertemu Resistensi CME: Apa Di Balik Pergerakan Margin?
Pasar logam mulia sedang ramai dengan aktivitas saat perak mengalami reli luar biasa hingga akhir 2025. Dalam sebulan terakhir, harga spot naik hampir 48%, mencapai $83 per ons sebelum kembali ke $77,49 karena pengambilan keuntungan dan volatilitas kembali menguat.
Penyesuaian Margin CME Mencuatkan Keheranan
Saat momentum perak menunjukkan tanda-tanda pendinginan, CME Group melangkah dengan perubahan kebijakan yang signifikan. Mulai 29 Desember, lembaga kliring meningkatkan persyaratan margin awal untuk kontrak berjangka perak dari $22.000 menjadi $25.000—kenaikan sebesar 13,6% yang langsung memicu perdebatan di komunitas perdagangan.
Narasi resmi menyatakan ini sebagai penyesuaian manajemen risiko rutin yang bertujuan melindungi integritas pasar berjangka selama periode volatilitas tinggi. CME biasanya membenarkan langkah ini dengan menyebutkan peningkatan fluktuasi harga dan kebutuhan untuk menjaga jaminan yang memadai.
Faktor Skeptisisme
Namun, banyak penggemar perak dan peserta pasar mendeteksi sesuatu yang lebih jahat dari segi waktu. Kenaikan margin ini datang tepat saat harga sedang mundur dan posisi leverage menghadapi tekanan likuidasi. Bagi pengamat yang mengingat tekanan Hunt Brothers tahun 1980 dan kenaikan margin kontroversial pada 2011 di pasar perak, langkah ini terasa tidak nyaman—sebuah pola resistensi institusional setiap kali perak mengancam untuk keluar dari norma historis.
Kritikus berargumen bahwa persyaratan margin yang lebih tinggi secara efektif menekan permintaan spekulatif dengan menaikkan biaya partisipasi pasar, terutama bagi trader ritel dan dana kecil yang beroperasi dengan modal terbatas.
Argumen Struktural
Namun demikian, lanskap perak saat ini berbeda secara material dari episode spekulatif sebelumnya. Analis saat ini menekankan bahwa reli ini tidak sepenuhnya didorong oleh posisi leverage atau akumulasi gaya corner. Sebaliknya, mereka menunjuk pada fundamental permintaan dan penawaran yang nyata: permintaan industri tetap kuat, aliran investasi meningkat, dan kendala pasokan fisik menciptakan gesekan nyata di pasar.
Perbedaan ini penting karena menunjukkan bahwa tindakan CME, meskipun kontroversial dari segi waktu, mungkin merespons risiko pasar yang benar-benar meningkat daripada secara preemptif meredam api spekulatif semata. Apakah perbedaan ini memuaskan para bulls perak masih harus dilihat.