Laporan terbaru Goldman Sachs menunjukkan bahwa perbaikan lingkungan regulasi sedang menjadi kekuatan pendorong utama di balik adopsi kripto oleh institusi. Raksasa Wall Street ini menyatakan bahwa ketidakpastian regulasi meskipun masih menjadi hambatan terbesar bagi partisipasi institusi, situasi ini sedang berubah dengan cepat. Terutama di bawah kebijakan baru pemerintahan Trump, kerangka regulasi industri kripto di AS sedang direkonstruksi.
Penghalang regulasi sedang diatasi
Berdasarkan data survei Goldman Sachs, sikap di tingkat institusi sangat terbagi: 35% institusi masih menganggap ketidakpastian regulasi sebagai hambatan terbesar dalam mengadopsi aset kripto, tetapi sisi lain dari angka ini lebih menarik—32% institusi sudah menjadikan kejelasan regulasi sebagai katalis paling penting. Ini berarti selama kerangka regulasi sudah pasti, sejumlah besar modal sedang menunggu untuk masuk.
Sinyal konkret perbaikan regulasi
Perubahan sikap SEC (Securities and Exchange Commission) paling mencolok. Sejak pemerintahan Trump, kepemimpinan SEC telah mengalami pergantian total. Setelah Ketua baru Paul Atkins menjabat, lembaga ini secara signifikan mundur dari penegakan hukum yang agresif selama bertahun-tahun—membatalkan hampir semua kasus yang sedang berjalan, dan menarik diri dari beberapa litigasi di pengadilan. Perubahan 180 derajat ini sendiri sudah menjadi sinyal.
Lebih penting lagi adalah legislasi struktur pasar AS yang akan segera disahkan. Undang-undang ini akan memperjelas kerangka regulasi untuk aset tokenisasi dan proyek keuangan terdesentralisasi, sekaligus mendefinisikan batasan tugas SEC dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Goldman Sachs menekankan bahwa langkah-langkah ini sangat penting untuk melepaskan modal institusi.
Waktu sangat krusial
Goldman Sachs secara khusus menunjukkan bahwa pengesahan legislatif pada paruh pertama 2026 sangat penting. Alasannya cukup praktis: pemilihan paruh waktu AS yang akan datang di akhir tahun tersebut mungkin akan menunda kemajuan. Dengan kata lain, jendela waktu ini terbatas, dan jika terlewatkan, harus menunggu dua tahun lagi.
Jalur nyata adopsi institusi
Dari langkah-langkah terkait, institusi besar sudah mulai bertindak. Pada hari Senin minggu ini, Goldman Sachs menaikkan peringkat Coinbase dari “netral” menjadi “beli”, target harga dari 294 dolar AS menjadi 303 dolar AS. Ini bukan sekadar penyesuaian peringkat saham, tetapi logika di baliknya lebih penting: Goldman Sachs percaya Coinbase telah berhasil bertransformasi menjadi perusahaan dengan pertumbuhan struktural, dengan pendapatan dari langganan dan layanan yang sudah mendekati 40%.
Apa artinya ini? Coinbase sedang bertransformasi dari sekadar bursa menjadi infrastruktur keuangan. Pada saat yang sama, Goldman Sachs menurunkan peringkat eToro ke “netral”, dan menunjukkan bahwa integrasi antara bisnis pialang tradisional dan pialang kripto akan semakin intensif pada 2026.
Infrastruktur menjadi fokus utama
Laporan Goldman Sachs secara khusus menyebutkan bahwa perusahaan infrastruktur yang mendukung ekosistem tetapi kurang terpengaruh oleh siklus pasar akan menjadi penerima manfaat utama. Ini termasuk infrastruktur di bidang penyelesaian transaksi, tokenisasi aset, dan sejenisnya. Ciri khas proyek ini adalah permintaan penggunaan nyata yang didorong oleh kebutuhan, bukan spekulasi.
Faktor pendorong utama partisipasi institusi
Faktor Pendorong
Status Saat Ini
Perkiraan Perubahan
Ketidakpastian regulasi
35% institusi menganggap hambatan terbesar
Legislatif diperkirakan menghapusnya pada paruh pertama 2026
Kejelasan regulasi
32% institusi sebagai katalis utama
Legislasi struktur pasar akan menyediakan kerangka
Aplikasi di luar transaksi
Perkembangan baru
Tokenisasi aset, DeFi, dan lainnya berkembang pesat
Partisipasi lembaga keuangan
Percobaan bertahap
Diperkirakan akan mempercepat adopsi
Kesimpulan
Laporan Goldman Sachs ini pada dasarnya menyatakan: adopsi institusi di industri kripto bukan soal “apakah” tetapi soal “kapan”. Perbaikan lingkungan regulasi sedang mengubah titik waktu ini dari “tidak pasti” menjadi “2026”.
Tiga poin utama yang perlu diperhatikan: pertama, hambatan 35% institusi mungkin akan hilang pada paruh pertama 2026, ini adalah jendela waktu yang jelas; kedua, peningkatan Coinbase dan proyek infrastruktur yang mendapatkan perhatian menunjukkan bahwa jalur partisipasi institusi sudah terbentuk; ketiga, kerangka regulasi untuk aset tokenisasi dan DeFi akan segera disahkan, membuka peluang aplikasi nyata.
Bagi pasar, ini bukan sekadar spekulasi, melainkan penilaian tegas dari raksasa Wall Street berdasarkan perubahan kebijakan. Kemajuan legislatif pada paruh pertama 2026 akan menjadi titik kunci dalam menentukan kecepatan adopsi kripto oleh institusi.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
35% institusi terhambat oleh regulasi, Goldman Sachs mengatakan hambatan ini bisa diatasi pada tahun 2026
Laporan terbaru Goldman Sachs menunjukkan bahwa perbaikan lingkungan regulasi sedang menjadi kekuatan pendorong utama di balik adopsi kripto oleh institusi. Raksasa Wall Street ini menyatakan bahwa ketidakpastian regulasi meskipun masih menjadi hambatan terbesar bagi partisipasi institusi, situasi ini sedang berubah dengan cepat. Terutama di bawah kebijakan baru pemerintahan Trump, kerangka regulasi industri kripto di AS sedang direkonstruksi.
Penghalang regulasi sedang diatasi
Berdasarkan data survei Goldman Sachs, sikap di tingkat institusi sangat terbagi: 35% institusi masih menganggap ketidakpastian regulasi sebagai hambatan terbesar dalam mengadopsi aset kripto, tetapi sisi lain dari angka ini lebih menarik—32% institusi sudah menjadikan kejelasan regulasi sebagai katalis paling penting. Ini berarti selama kerangka regulasi sudah pasti, sejumlah besar modal sedang menunggu untuk masuk.
Sinyal konkret perbaikan regulasi
Perubahan sikap SEC (Securities and Exchange Commission) paling mencolok. Sejak pemerintahan Trump, kepemimpinan SEC telah mengalami pergantian total. Setelah Ketua baru Paul Atkins menjabat, lembaga ini secara signifikan mundur dari penegakan hukum yang agresif selama bertahun-tahun—membatalkan hampir semua kasus yang sedang berjalan, dan menarik diri dari beberapa litigasi di pengadilan. Perubahan 180 derajat ini sendiri sudah menjadi sinyal.
Lebih penting lagi adalah legislasi struktur pasar AS yang akan segera disahkan. Undang-undang ini akan memperjelas kerangka regulasi untuk aset tokenisasi dan proyek keuangan terdesentralisasi, sekaligus mendefinisikan batasan tugas SEC dan Commodity Futures Trading Commission (CFTC). Goldman Sachs menekankan bahwa langkah-langkah ini sangat penting untuk melepaskan modal institusi.
Waktu sangat krusial
Goldman Sachs secara khusus menunjukkan bahwa pengesahan legislatif pada paruh pertama 2026 sangat penting. Alasannya cukup praktis: pemilihan paruh waktu AS yang akan datang di akhir tahun tersebut mungkin akan menunda kemajuan. Dengan kata lain, jendela waktu ini terbatas, dan jika terlewatkan, harus menunggu dua tahun lagi.
Jalur nyata adopsi institusi
Dari langkah-langkah terkait, institusi besar sudah mulai bertindak. Pada hari Senin minggu ini, Goldman Sachs menaikkan peringkat Coinbase dari “netral” menjadi “beli”, target harga dari 294 dolar AS menjadi 303 dolar AS. Ini bukan sekadar penyesuaian peringkat saham, tetapi logika di baliknya lebih penting: Goldman Sachs percaya Coinbase telah berhasil bertransformasi menjadi perusahaan dengan pertumbuhan struktural, dengan pendapatan dari langganan dan layanan yang sudah mendekati 40%.
Apa artinya ini? Coinbase sedang bertransformasi dari sekadar bursa menjadi infrastruktur keuangan. Pada saat yang sama, Goldman Sachs menurunkan peringkat eToro ke “netral”, dan menunjukkan bahwa integrasi antara bisnis pialang tradisional dan pialang kripto akan semakin intensif pada 2026.
Infrastruktur menjadi fokus utama
Laporan Goldman Sachs secara khusus menyebutkan bahwa perusahaan infrastruktur yang mendukung ekosistem tetapi kurang terpengaruh oleh siklus pasar akan menjadi penerima manfaat utama. Ini termasuk infrastruktur di bidang penyelesaian transaksi, tokenisasi aset, dan sejenisnya. Ciri khas proyek ini adalah permintaan penggunaan nyata yang didorong oleh kebutuhan, bukan spekulasi.
Faktor pendorong utama partisipasi institusi
Kesimpulan
Laporan Goldman Sachs ini pada dasarnya menyatakan: adopsi institusi di industri kripto bukan soal “apakah” tetapi soal “kapan”. Perbaikan lingkungan regulasi sedang mengubah titik waktu ini dari “tidak pasti” menjadi “2026”.
Tiga poin utama yang perlu diperhatikan: pertama, hambatan 35% institusi mungkin akan hilang pada paruh pertama 2026, ini adalah jendela waktu yang jelas; kedua, peningkatan Coinbase dan proyek infrastruktur yang mendapatkan perhatian menunjukkan bahwa jalur partisipasi institusi sudah terbentuk; ketiga, kerangka regulasi untuk aset tokenisasi dan DeFi akan segera disahkan, membuka peluang aplikasi nyata.
Bagi pasar, ini bukan sekadar spekulasi, melainkan penilaian tegas dari raksasa Wall Street berdasarkan perubahan kebijakan. Kemajuan legislatif pada paruh pertama 2026 akan menjadi titik kunci dalam menentukan kecepatan adopsi kripto oleh institusi.