Perhitungan IRR: Panduan praktis untuk mengevaluasi investasi dalam obligasi

Mengapa Memahami Rumus TIR Sangat Penting?

Saat berinvestasi dalam obligasi dan surat utang, banyak investor melakukan kesalahan dengan hanya mengandalkan persentase kupon tahunan. Namun, ada metrik yang jauh lebih informatif: Tingkat Pengembalian Internal atau TIR. Alat ini memungkinkan kita membandingkan berbagai peluang investasi secara objektif, menunjukkan tingkat pengembalian nyata yang akan kita peroleh dengan mempertahankan obligasi hingga jatuh tempo.

Perbedaan antara hanya mengandalkan kupon dan menggunakan rumus TIR bisa berarti mendapatkan atau kehilangan uang. Mari kita lihat mengapa.

Apa yang sebenarnya diajarkan TIR tentang investasi kita?

TIR adalah tingkat bunga yang dinyatakan dalam persentase yang menangkap dua sumber pengembalian secara bersamaan: pembayaran kupon berkala dan keuntungan atau kerugian yang kita peroleh dari perubahan harga obligasi.

Ketika kita membeli obligasi, hal berikut terjadi:

Pada tanggal jatuh tempo, penerbit mengembalikan nilai nominal obligasi, terlepas dari berapa kita membayar untuknya di pasar sekunder. Jika kita membeli obligasi di bawah nilai nominalnya, kita akan mendapatkan keuntungan tambahan. Jika membelinya di atas, kita akan mengalami kerugian tersembunyi yang tercermin dalam TIR.

Ini persis seperti yang dihitung oleh rumus TIR: total pengembalian setelah mendiskontokan semua arus kas masa depan (kupon dan pokok) pada harga yang kita bayar hari ini.

Dinamika harga di pasar obligasi

Obligasi biasa memiliki harga penerbitan yang ditetapkan (nilai nominal) dan membayar kupon secara berkala. Namun, setelah diperdagangkan di pasar sekunder, harganya terus berfluktuasi.

Tiga skenario yang mungkin:

  • Obligasi dibeli pada harga pari: Harga pasar sama dengan nilai nominal. Sebuah obligasi dengan nilai nominal 1.000€ dibeli tepat di 1.000€.

  • Obligasi dibeli di atas pari: Harga melebihi nilai nominal. Membayar 1.086€ untuk obligasi dengan nilai nominal 1.000€. Ini berarti kerugian pasti saat jatuh tempo.

  • Obligasi dibeli di bawah pari: Harga di bawah nilai nominal. Membeli obligasi 1.000€ dengan harga 975€. Di sini kita mendapatkan keuntungan tambahan.

Kesimpulannya berlawanan: waktu terbaik untuk membeli tidak selalu saat harga nominal tampak lebih “terjangkau”. Peluang terbaik muncul saat membeli di bawah pari, di mana selisih hingga nilai nominal ditambah kupon.

Menguraikan rumus TIR

Untuk menghitung TIR pada obligasi, diperlukan menyelesaikan persamaan yang melibatkan:

  • P: Harga beli saat ini
  • C: Arus kas kupon berkala
  • N: Nilai nominal (yang dipulihkan saat jatuh tempo)
  • n: Jumlah periode hingga jatuh tempo

Meskipun rumus matematisnya kompleks (berbasis penyelesaian tingkat diskonto), hasil akhirnya menunjukkan secara tepat berapa tingkat pengembalian tahunan nyata kita.

Contoh praktis 1: Pembelian di bawah pari

Bayangkan sebuah obligasi yang diperdagangkan di 94,5€, menawarkan kupon tahunan 6% dan jatuh tempo dalam 4 tahun. Menggunakan rumus TIR, kita mendapatkan: 7,62%

Perhatikan bagaimana TIR (7,62%) jauh melebihi kupon nominal (6%). Perbedaan ini langsung berasal dari pembelian obligasi di bawah pari.

Contoh praktis 2: Pembelian di atas pari

Obligasi yang sama, tetapi sekarang diperdagangkan di 107,5€. Dalam skenario ini, rumus TIR menghasilkan: 3,93%

Di sini kita melihat efek sebaliknya: membayar premi yang mengurangi pengembalian kita. Kupon 6% menjadi TIR sekitar 3,93% karena kita akan kehilangan uang saat kembali ke nilai nominal.

Perbedaan utama: TIR, TIN, TAE, dan Bunga Teknis

Penting untuk tidak bingung membedakan metrik ini, karena masing-masing mengukur hal yang berbeda:

TIR: Total pengembalian dari obligasi mempertimbangkan kupon dan harga beli.

TIN (Jenis Bunga Nominal): Persentase murni yang disepakati dengan pihak lawan, tanpa biaya tambahan. Ini bentuk paling dasar dari tingkat bunga.

TAE (Tingkat Pengembalian Tahunan Setara): Meliputi biaya tambahan seperti komisi, asuransi, dan biaya lain. Misalnya, sebuah hipotek bisa memiliki TIN 2% tetapi TAE 3,26%. Bank Sentral Spanyol mewajibkan penerbitan TAE agar memudahkan perbandingan yang transparan antar penawaran.

Bunga Teknis: Digunakan terutama dalam asuransi tabungan. Menggabungkan biaya seperti asuransi jiwa terkait. Sebuah asuransi bisa menunjukkan bunga teknis 1,50% tetapi bunga nominal 0,85%.

Bagaimana rumus TIR membantu memilih antara investasi

Misalkan kita membandingkan dua obligasi:

  • Obligasi A: Kupon 8%, tetapi TIR 3,67%
  • Obligasi B: Kupon 5%, tetapi TIR 4,22%

Jika hanya mempertimbangkan kupon, kita akan memilih Obligasi A. Namun, rumus TIR mengungkapkan bahwa Obligasi B sebenarnya lebih menguntungkan (4,22% vs 3,67%).

Mengapa demikian? Karena Obligasi A kemungkinan besar dibeli di atas pari, yang secara signifikan mengurangi pengembalian nyata. TIR membantu kita menghindari kesalahan ini.

Faktor yang mempengaruhi hasil TIR

Memahami apa yang mempengaruhi TIR memungkinkan kita memperkirakan hasil tanpa perlu melakukan perhitungan rumit setiap saat:

Kupon: Kupon yang lebih tinggi selalu meningkatkan TIR; kupon rendah menurunkannya.

Harga beli: Ini faktor paling penting. Membeli di bawah pari memaksimalkan TIR, sementara membeli di atas pari menurunkannya.

Karakteristik khusus obligasi: Beberapa obligasi konversi menyesuaikan TIR sesuai perkembangan harga saham dasar. Obligasi terkait inflasi (FRN) mengubah TIR sesuai fluktuasi inflasi.

Peringatan terakhir: TIR bukan jaminan keamanan

Meskipun rumus TIR adalah panduan berharga, ada risiko yang tidak boleh diabaikan: kualitas kredit penerbit.

Selama krisis Grexit, obligasi Yunani 10 tahun menawarkan TIR lebih dari 19%. Ini bukan peluang emas, melainkan sinyal risiko ekstrem: pasar mencerminkan kemungkinan gagal bayar yang sangat tinggi. Hanya intervensi Zona Euro yang mencegah Yunani default, yang akan menyebabkan kerugian total pada obligasi tersebut.

Oleh karena itu, saran yang jelas: gunakan TIR untuk membandingkan pengembalian, tetapi jangan pernah mengabaikan analisis solvabilitas penerbit. TIR yang menarik harus selalu didampingi analisis risiko kredit yang ketat.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)