Jika Anda ingin masuk ke pasar saham Jepang, indeks Nikkei 225 adalah objek yang wajib dipahami. Sebagai salah satu indeks saham tertua di Asia, Nikkei 225 mencakup 225 perusahaan Jepang teratas yang diperdagangkan di Bursa Saham Tokyo, yang mewakili berbagai bidang utama ekonomi Jepang—dari teknologi tinggi, keuangan, konsumsi hingga manufaktur. Indeks ini dianggap sebagai indikator utama kondisi ekonomi Jepang dan juga sebagai tiket masuk untuk berinvestasi di pasar saham Jepang.
Namun, membeli saham individu atau mengikuti indeks saja mungkin terasa terlalu konservatif? Maka Anda mungkin perlu mempertimbangkan futures Jepang. Terutama Futures Nikkei Kecil dan Futures Nikkei Besar, yang seperti Taiwan Small TAIEX dan Large TAIEX, adalah instrumen derivatif paling populer untuk berdagang indeks Nikkei 225.
Satu Tabel untuk Memahami: Perbedaan Futures Nikkei Kecil, Besar, dan Produk Futures Nikkei lainnya
Saat ini ada 4 jenis produk futures berbasis Nikkei 225 yang terdaftar di berbagai bursa, masing-masing memiliki karakteristik unik:
Produk
Kode
Ukuran Kontrak
Margin
Pergerakan Minimum
Jam Perdagangan
Mata Uang Penyelesaian
Nikkei Kecil
JNM
Indeks×100 Yen
138.000
5 poin(500 Yen)
07:45-14:15 / 15:30-05:00
Yen Jepang
Nikkei Besar
JNI
Indeks×1.000 Yen
1.380.000
10 poin(10.000 Yen)
07:45-14:15 / 15:30-05:00
Yen Jepang
Futures Indeks Nikkei 225
NK
Indeks×500 Yen
748.000
5 poin(2.500 Yen)
07:30-14:30 / 14:55-04:45 keesokan hari
Yen Jepang
Futures Yen AS untuk Nikkei
NKD
Indeks×5 USD
6.820
5 poin(25 USD)
06:00-05:00
USD/Yen
Perbedaan utama sangat jelas: Margin minimum untuk Nikkei Kecil paling rendah (138.000), ukuran kontrak paling kecil (×100), cocok untuk trader kecil dan menengah. Sedangkan Nikkei Besar adalah pilihan bagi investor institusi dan besar karena ukuran kontraknya 10 kali lipat dari Nikkei Kecil, dan margin juga meningkat 10 kali lipat.
Mengapa Futures Nikkei Kecil begitu populer?
1. Jam Perdagangan yang Panjang
Jam perdagangan Nikkei Kecil dari pukul 07:45 pagi hingga keesokan harinya pukul 05:00 (terbagi menjadi sesi pagi dan sore), hampir mencakup tiga pasar utama dunia: Asia, Eropa, dan Amerika. Selama Anda ingin trading, selalu ada kesempatan untuk masuk pasar, tanpa khawatir pasar tutup.
2. Volatilitas Tinggi, Rata-rata 2% per Hari Bukan Masalah
Data 10 tahun terakhir menunjukkan volatilitas harian rata-rata sekitar 2%. Bagi yang suka trading jangka pendek, volatilitas ini memberi peluang profit setiap hari. Tentu saja, risiko juga ada, sehingga manajemen risiko menjadi sangat penting.
3. Volume Perdagangan Besar, Likuiditas Terjamin
Setiap hari volume transaksi di atas satu juta lot memastikan kedalaman pasar Nikkei Kecil. Anda hampir tidak perlu khawatir slippage besar atau tidak bisa menutup posisi, pasar sangat aktif dan sulit untuk dimanipulasi.
4. Margin Rendah, Leverage Tinggi
Margin awal sebesar 138.000 adalah yang terendah di antara keempat futures Nikkei, artinya dengan modal relatif kecil Anda bisa mengendalikan kontrak yang jauh lebih besar. Ini adalah keuntungan besar bagi trader yang ingin memaksimalkan efisiensi modal.
Faktor Penggerak Harga Futures Nikkei
Agar sukses trading di pasar futures Jepang, Anda harus memahami faktor utama yang mempengaruhi Nikkei 225:
Kebijakan Suku Bunga adalah Faktor Utama
Keputusan suku bunga Bank Jepang langsung mempengaruhi performa pasar saham: penurunan suku bunga biasanya mendorong kenaikan pasar saham karena biaya pinjaman perusahaan turun dan konsumsi meningkat; kenaikan suku bunga sebaliknya. Ini adalah logika dasar pasar saham.
Data Ekonomi dan Inflasi Tidak Boleh Diabaikan
Inflasi adalah pedang bermata dua. Inflasi ringan akan merangsang penjualan perusahaan dan kenaikan harga saham, tetapi inflasi yang parah akan dikendalikan oleh bank sentral melalui kenaikan suku bunga, yang akhirnya merugikan pasar saham. Jadi, Anda perlu memperhatikan data CPI Jepang, tingkat pengangguran, indeks produksi industri, dan indikator ekonomi lainnya.
Pengaruh Kebijakan Fiskal Secara Langsung
Pemotongan pajak, peningkatan pengeluaran publik, dan stimulus fiskal lainnya akan meningkatkan prospek laba perusahaan, mendorong indeks saham naik dalam jangka pendek. Sebaliknya, pengurangan stimulus fiskal akan menekan indeks.
Nilai Tukar Yen dan Kinerja Perusahaan yang Terdaftar
Dari 225 perusahaan di indeks Nikkei 225, banyak yang berorientasi ekspor. Yen yang menguat akan menekan daya saing ekspor, sebaliknya jika Yen melemah. Selain itu, laporan kuartalan dan tahunan perusahaan juga dapat menyebabkan volatilitas.
Bagaimana Cara Trading Futures Jepang? Perbandingan Tiga Instrumen
Metode 1: ETF Indeks Nikkei — Pilihan Paling Konservatif
Jika Anda pemula atau memiliki toleransi risiko terbatas, ETF adalah cara masuk yang baik. Membeli ETF yang mengikuti Nikkei 225 sama seperti membeli keranjang saham dari 225 perusahaan tersebut. Keuntungannya adalah trading sederhana, biaya transparan, risiko relatif terkendali. Di pasar saham Taiwan sudah ada beberapa ETF yang mengikuti Nikkei 225, cukup buka rekening di broker umum. Kekurangannya, leverage terbatas dan tidak bisa short.
Metode 2: Futures Nikkei — Paling Fleksibel tapi Paling Rumit
Futures Nikkei Kecil menawarkan leverage dan kemampuan trading dua arah (long dan short). Jika prediksi arah benar, keuntungan jangka pendek bisa sangat besar. Tapi, futures memiliki ambang yang lebih tinggi: spesifikasi kontrak kompleks, pengelolaan margin ketat, dan volatilitas bisa menyebabkan kerugian cepat. Dibutuhkan pengetahuan trading futures profesional dan rencana manajemen risiko yang ketat. Untuk trading futures, Anda harus membuka rekening di perusahaan futures.
Metode 3: Contract for Difference (CFD) — Solusi Menengah
CFD berada di antara ETF dan futures. Memberikan leverage dan trading dua arah (long dan short), tapi tanpa masalah jatuh tempo kontrak. Jam perdagangan panjang (24 jam), proses trading relatif sederhana, juga mendukung fitur take profit dan stop loss. Dalam pengelolaan risiko, ada mekanisme perlindungan tertentu (misalnya perlindungan saldo negatif). Untuk trader yang ingin lebih fleksibel dari ETF dan tidak ingin menghadapi kompleksitas futures, CFD adalah pilihan tengah yang bagus.
Siapa yang Cocok dengan Futures Nikkei Kecil?
Jika Anda memenuhi kondisi berikut, futures Nikkei Kecil mungkin cocok untuk Anda:
Memiliki pemahaman dasar tentang ekonomi dan pasar saham Jepang
Mampu menanggung volatilitas harian sekitar 2%
Memiliki dana cukup untuk memenuhi margin minimum (mulai dari 138.000)
Bersedia belajar dasar-dasar trading futures
Mampu menjalankan rencana manajemen risiko dan tidak impulsif dalam bertransaksi
Jika masih ragu, Anda bisa mulai dari ETF untuk mengumpulkan pengalaman, lalu setelah lebih paham pasar, pertimbangkan futures. Tidak ada instrumen yang mutlak lebih baik, hanya yang lebih cocok sesuai kebutuhan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Panduan Perdagangan Berjangka Jepang: Nikkei Kecil vs Nikkei Besar, Mana yang Harus Dipilih?
Jika Anda ingin masuk ke pasar saham Jepang, indeks Nikkei 225 adalah objek yang wajib dipahami. Sebagai salah satu indeks saham tertua di Asia, Nikkei 225 mencakup 225 perusahaan Jepang teratas yang diperdagangkan di Bursa Saham Tokyo, yang mewakili berbagai bidang utama ekonomi Jepang—dari teknologi tinggi, keuangan, konsumsi hingga manufaktur. Indeks ini dianggap sebagai indikator utama kondisi ekonomi Jepang dan juga sebagai tiket masuk untuk berinvestasi di pasar saham Jepang.
Namun, membeli saham individu atau mengikuti indeks saja mungkin terasa terlalu konservatif? Maka Anda mungkin perlu mempertimbangkan futures Jepang. Terutama Futures Nikkei Kecil dan Futures Nikkei Besar, yang seperti Taiwan Small TAIEX dan Large TAIEX, adalah instrumen derivatif paling populer untuk berdagang indeks Nikkei 225.
Satu Tabel untuk Memahami: Perbedaan Futures Nikkei Kecil, Besar, dan Produk Futures Nikkei lainnya
Saat ini ada 4 jenis produk futures berbasis Nikkei 225 yang terdaftar di berbagai bursa, masing-masing memiliki karakteristik unik:
Perbedaan utama sangat jelas: Margin minimum untuk Nikkei Kecil paling rendah (138.000), ukuran kontrak paling kecil (×100), cocok untuk trader kecil dan menengah. Sedangkan Nikkei Besar adalah pilihan bagi investor institusi dan besar karena ukuran kontraknya 10 kali lipat dari Nikkei Kecil, dan margin juga meningkat 10 kali lipat.
Mengapa Futures Nikkei Kecil begitu populer?
1. Jam Perdagangan yang Panjang
Jam perdagangan Nikkei Kecil dari pukul 07:45 pagi hingga keesokan harinya pukul 05:00 (terbagi menjadi sesi pagi dan sore), hampir mencakup tiga pasar utama dunia: Asia, Eropa, dan Amerika. Selama Anda ingin trading, selalu ada kesempatan untuk masuk pasar, tanpa khawatir pasar tutup.
2. Volatilitas Tinggi, Rata-rata 2% per Hari Bukan Masalah
Data 10 tahun terakhir menunjukkan volatilitas harian rata-rata sekitar 2%. Bagi yang suka trading jangka pendek, volatilitas ini memberi peluang profit setiap hari. Tentu saja, risiko juga ada, sehingga manajemen risiko menjadi sangat penting.
3. Volume Perdagangan Besar, Likuiditas Terjamin
Setiap hari volume transaksi di atas satu juta lot memastikan kedalaman pasar Nikkei Kecil. Anda hampir tidak perlu khawatir slippage besar atau tidak bisa menutup posisi, pasar sangat aktif dan sulit untuk dimanipulasi.
4. Margin Rendah, Leverage Tinggi
Margin awal sebesar 138.000 adalah yang terendah di antara keempat futures Nikkei, artinya dengan modal relatif kecil Anda bisa mengendalikan kontrak yang jauh lebih besar. Ini adalah keuntungan besar bagi trader yang ingin memaksimalkan efisiensi modal.
Faktor Penggerak Harga Futures Nikkei
Agar sukses trading di pasar futures Jepang, Anda harus memahami faktor utama yang mempengaruhi Nikkei 225:
Kebijakan Suku Bunga adalah Faktor Utama
Keputusan suku bunga Bank Jepang langsung mempengaruhi performa pasar saham: penurunan suku bunga biasanya mendorong kenaikan pasar saham karena biaya pinjaman perusahaan turun dan konsumsi meningkat; kenaikan suku bunga sebaliknya. Ini adalah logika dasar pasar saham.
Data Ekonomi dan Inflasi Tidak Boleh Diabaikan
Inflasi adalah pedang bermata dua. Inflasi ringan akan merangsang penjualan perusahaan dan kenaikan harga saham, tetapi inflasi yang parah akan dikendalikan oleh bank sentral melalui kenaikan suku bunga, yang akhirnya merugikan pasar saham. Jadi, Anda perlu memperhatikan data CPI Jepang, tingkat pengangguran, indeks produksi industri, dan indikator ekonomi lainnya.
Pengaruh Kebijakan Fiskal Secara Langsung
Pemotongan pajak, peningkatan pengeluaran publik, dan stimulus fiskal lainnya akan meningkatkan prospek laba perusahaan, mendorong indeks saham naik dalam jangka pendek. Sebaliknya, pengurangan stimulus fiskal akan menekan indeks.
Nilai Tukar Yen dan Kinerja Perusahaan yang Terdaftar
Dari 225 perusahaan di indeks Nikkei 225, banyak yang berorientasi ekspor. Yen yang menguat akan menekan daya saing ekspor, sebaliknya jika Yen melemah. Selain itu, laporan kuartalan dan tahunan perusahaan juga dapat menyebabkan volatilitas.
Bagaimana Cara Trading Futures Jepang? Perbandingan Tiga Instrumen
Metode 1: ETF Indeks Nikkei — Pilihan Paling Konservatif
Jika Anda pemula atau memiliki toleransi risiko terbatas, ETF adalah cara masuk yang baik. Membeli ETF yang mengikuti Nikkei 225 sama seperti membeli keranjang saham dari 225 perusahaan tersebut. Keuntungannya adalah trading sederhana, biaya transparan, risiko relatif terkendali. Di pasar saham Taiwan sudah ada beberapa ETF yang mengikuti Nikkei 225, cukup buka rekening di broker umum. Kekurangannya, leverage terbatas dan tidak bisa short.
Metode 2: Futures Nikkei — Paling Fleksibel tapi Paling Rumit
Futures Nikkei Kecil menawarkan leverage dan kemampuan trading dua arah (long dan short). Jika prediksi arah benar, keuntungan jangka pendek bisa sangat besar. Tapi, futures memiliki ambang yang lebih tinggi: spesifikasi kontrak kompleks, pengelolaan margin ketat, dan volatilitas bisa menyebabkan kerugian cepat. Dibutuhkan pengetahuan trading futures profesional dan rencana manajemen risiko yang ketat. Untuk trading futures, Anda harus membuka rekening di perusahaan futures.
Metode 3: Contract for Difference (CFD) — Solusi Menengah
CFD berada di antara ETF dan futures. Memberikan leverage dan trading dua arah (long dan short), tapi tanpa masalah jatuh tempo kontrak. Jam perdagangan panjang (24 jam), proses trading relatif sederhana, juga mendukung fitur take profit dan stop loss. Dalam pengelolaan risiko, ada mekanisme perlindungan tertentu (misalnya perlindungan saldo negatif). Untuk trader yang ingin lebih fleksibel dari ETF dan tidak ingin menghadapi kompleksitas futures, CFD adalah pilihan tengah yang bagus.
Siapa yang Cocok dengan Futures Nikkei Kecil?
Jika Anda memenuhi kondisi berikut, futures Nikkei Kecil mungkin cocok untuk Anda:
Jika masih ragu, Anda bisa mulai dari ETF untuk mengumpulkan pengalaman, lalu setelah lebih paham pasar, pertimbangkan futures. Tidak ada instrumen yang mutlak lebih baik, hanya yang lebih cocok sesuai kebutuhan.