Apa yang Membuat emas dipercaya oleh investor institusi global?
Jawaban dari pertanyaan ini sangat sederhana—di era ketidakpastian, emas mewakili kepastian. Dalam tiga tahun terakhir, mulai dari konflik Rusia-Ukraina hingga bank sentral global yang mencatat rekor pembelian emas, emas telah bertransformasi dari alat lindung nilai tradisional menjadi aset strategis. Data berbicara: pada tahun 2024, net pembelian emas oleh bank sentral global mencapai 1045 ton (tiga tahun berturut-turut melampaui angka seribu ton), langsung mendorong harga emas menembus USD 2700; memasuki September 2025, emas melonjak ke atas USD 3700, Goldman Sachs memprediksi pada pertengahan 2026 akan menyentuh USD 4000 per ons.
Tapi, apakah ini benar-benar waktu terbaik untuk masuk pasar?
Tergantung pada tujuan investasi Anda. Jika targetnya adalah menjaga nilai jangka panjang dan melawan inflasi, saat ini sebenarnya waktu yang baik untuk mengisi posisi; jika ingin meraih keuntungan dari selisih harga jangka pendek, maka perlu memilih instrumen dan titik masuk yang tepat.
Tujuan Investasi Berbeda, Cara Memilih Berbeda
Kelompok 1: Investor Lindung Nilai dan Simpanan
Cocok membeli emas fisik, sertifikat emas, atau ETF emas, dengan periode kepemilikan panjang, fokus pada stabilitas bukan keuntungan cepat.
Kelompok 2: Investor Pergerakan Harga
Cocok menggunakan kontrak berjangka emas atau CFD emas, bisa bertransaksi dua arah, memanfaatkan leverage untuk memperbesar hasil, tapi harus paham analisis pasar.
Perbandingan 5 Saluran Perdagangan Emas yang Terbukti
Cara Perdagangan
Tempat Beli Emas Fisik
Ambang Investasi
Waktu Perdagangan
Leverage
Biaya Sekali Transaksi
Siapa yang Cocok
Emas Fisik
Bank/Toko Emas
Sedang
Jam operasional
Tidak
1~5%
Kolektor, Lindung Nilai
Sertifikat Emas
Rekening bank
Sedang
Jam bank
Tidak
1.00%
Investor santai
ETF Emas
Platform sekuritas
Sedang
Jam perdagangan domestik/luar negeri
Tidak
0.25%
Investor pemula
Kontrak Berjangka Emas
Perusahaan berjangka
Lebih tinggi
4~6 jam / 24 jam
Tinggi
0.10%
Trader profesional jangka pendek
CFD Emas
Broker luar negeri
Rendah
24 jam nonstop
Sedang
0.04%
Investor dengan modal terbatas
Analisis Mendalam Setiap Saluran
1. Emas Fisik: Pilihan tradisional dengan risiko terendah
Di mana beli emas fisik paling menguntungkan?
Bank Taiwan adalah pilihan utama—satu-satunya bank yang secara terbuka memperdagangkan emas fisik di Taiwan, emas batangnya berasal dari UBS Swiss, kualitas terjamin, mulai dari 100 gram. Dibanding toko emas, biaya pengolahan di bank lebih rendah dan transparan.
Tapi, Anda harus tahu risiko berikut:
Bukan aset berbunga, tidak ada bunga atau dividen
Harus membayar biaya penyimpanan dan asuransi tambahan
Saat dijual, bisa mengalami masalah likuiditas (fenomena “mudah beli sulit jual” memang nyata)
Transaksi di atas NT$50.000 harus lapor pajak penghasilan pribadi
Kelompok yang cocok: Kolektor yang ingin memiliki fisik nyata, investor konservatif yang lindung nilai terhadap inflasi
Struktur biaya: Harga beli 1~5%, biaya penyimpanan terpisah
2. Sertifikat Emas: Pilihan tengah yang paling seimbang
Sertifikat emas adalah “emas kertas”—bank menyimpan emas untuk Anda, dan Anda mendapatkan bukti sertifikat. Bank-bank seperti Taiwan Bank, CTBC, First Bank, Hua Nan Bank menyediakan layanan ini.
Tiga cara membeli, mana yang dipilih?
Beli dengan NT$: risiko fluktuasi kurs USD
Beli dengan mata uang asing: biaya konversi di awal
Sertifikat emas dua mata uang (diluncurkan 2023): nikmati keuntungan dari fluktuasi kurs dan harga emas sekaligus
Perhatian biaya tersembunyi: transaksi sering akan mengakumulasi biaya konversi yang besar. Disarankan memegang minimal 3 bulan agar biaya lebih rendah.
Bank yang direkomendasikan: Taiwan Bank, E.SUN Bank, E.SUN Bank
Kelompok yang cocok: Investor menengah yang ingin fleksibel tanpa terlalu rumit
Struktur biaya: Biaya transaksi 1.00%, biaya konversi bervariasi
3. ETF Emas: Solusi likuiditas terbaik untuk pemalas
ETF emas memungkinkan Anda berpartisipasi langsung di pasar emas melalui akun saham. Di Taiwan ada 00635U, di AS ada GLD dan IAU.
Ini bukan alat yang sempurna: hanya bisa beli naik, tidak bisa jual turun, tidak bisa lindung risiko pasar turun.
Kelompok yang cocok: Pemula, investor jangka panjang, malas riset instrumen rumit
Struktur biaya: Total biaya tahunan sekitar 0.25%
4. Kontrak Berjangka Emas: Senjata profesional untuk keuntungan jangka pendek
Kontrak berjangka emas adalah alat leverage, bisa diperdagangkan 24 jam dua arah, tapi ada kelemahan fatal: harus menutup posisi sebelum tanggal pengiriman atau melakukan pengiriman.
Modal minimum: Bursa berjangka Taiwan memiliki jam terbatas, broker luar negeri umumnya 24 jam
Leverage adalah pedang bermata dua: saat untung bisa 5x, 10x lipat; saat rugi juga sama besar.
Saluran yang direkomendasikan: Broker luar negeri (lebih panjang jam operasional, likuiditas besar)
Kelompok yang cocok: Trader berpengalaman dengan derivatif
Struktur biaya: Sekitar 0.10% per transaksi
5. CFD Emas: Pilihan fleksibel untuk transaksi kecil
CFD (Contract for Difference) mengikuti harga spot emas, tanpa pengiriman fisik, tanpa tanggal jatuh tempo. Keunggulan utamanya adalah modal minimal sangat rendah—beberapa platform cukup dengan USD 18 untuk mulai trading.
Perbedaan utama CFD dan kontrak berjangka:
CFD tidak memiliki ukuran kontrak tetap, tidak ada tanggal jatuh tempo, tidak ada pajak transaksi
Leverage CFD lebih fleksibel (1X sampai 100X)
Risiko CFD lebih tersembunyi—mudah over-leverage
Contoh platform Mitrade: Margin minimum USD 18 untuk 0.01 lot, mendukung deposit dalam NT$, layanan pelanggan 24 jam berbahasa Mandarin.
Tips pajak: Penghasilan luar negeri di atas NT$1 juta harus dilaporkan sesuai tarif minimum.
Kelompok yang cocok: Modal terbatas tapi ingin masuk cepat, trader berpengalaman
Struktur biaya: Spread + biaya overnight, sekitar 0.04% ke atas
Mana yang Harus Dipilih? Pohon Keputusan di Sini
Pertanyaan 1: Tujuan saya lindung nilai atau cari selisih harga?
Lindung nilai → Emas fisik, Sertifikat emas, ETF emas
Cari selisih harga → Kontrak berjangka emas, CFD emas
Pertanyaan 2: Berapa banyak uang yang ingin saya investasikan?
Modal besar (di atas juta) → Emas fisik, kontrak berjangka
Modal menengah (10 ribu–100 ribu) → Sertifikat, ETF
Modal kecil (ratusan ribu ke bawah) → CFD
Pertanyaan 3: Pengalaman trading saya berapa?
Pemula → ETF, Sertifikat
Menengah → Kontrak berjangka
Mahir → CFD (karena risiko over-leverage)
Saran Akhir: Di Mana Beli Emas Fisik
Trader jangka pendek: CFD paling fleksibel dan murah, tapi harus disiplin risiko; kontrak berjangka likuid tapi modal besar.
Trader jangka menengah: Kontrak berjangka emas adalah pilihan standar, trading 24 jam, dua arah, biaya rendah.
Investor jangka panjang: Sertifikat emas paling seimbang (likuiditas + biaya), atau beli emas batangan fisik dan simpan selama 10 tahun lebih.
Paling hemat biaya: ETF emas AS dengan biaya tahunan 0.25%, tapi perlu akun di pasar AS.
Ingat satu hal: return jangka panjang emas tidak terlalu tinggi (rata-rata tahunan 5~7%), jadi trading jangka pendek adalah cara utama. Saat ini, emas sudah di atas USD 3700, peluang kenaikan cepat menurun, justru saat koreksi lebih berpeluang.
Beli emas fisik di mana tidak terlalu penting, yang penting memilih instrumen dan waktu masuk yang tepat adalah kunci keberhasilan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Panduan Praktis Lima Saluran Investasi Emas|Temukan Cara Trading yang Paling Cocok untukmu
Mengapa Sekarang Perlu Menyusun Strategi Emas?
Apa yang Membuat emas dipercaya oleh investor institusi global?
Jawaban dari pertanyaan ini sangat sederhana—di era ketidakpastian, emas mewakili kepastian. Dalam tiga tahun terakhir, mulai dari konflik Rusia-Ukraina hingga bank sentral global yang mencatat rekor pembelian emas, emas telah bertransformasi dari alat lindung nilai tradisional menjadi aset strategis. Data berbicara: pada tahun 2024, net pembelian emas oleh bank sentral global mencapai 1045 ton (tiga tahun berturut-turut melampaui angka seribu ton), langsung mendorong harga emas menembus USD 2700; memasuki September 2025, emas melonjak ke atas USD 3700, Goldman Sachs memprediksi pada pertengahan 2026 akan menyentuh USD 4000 per ons.
Tapi, apakah ini benar-benar waktu terbaik untuk masuk pasar?
Tergantung pada tujuan investasi Anda. Jika targetnya adalah menjaga nilai jangka panjang dan melawan inflasi, saat ini sebenarnya waktu yang baik untuk mengisi posisi; jika ingin meraih keuntungan dari selisih harga jangka pendek, maka perlu memilih instrumen dan titik masuk yang tepat.
Tujuan Investasi Berbeda, Cara Memilih Berbeda
Kelompok 1: Investor Lindung Nilai dan Simpanan Cocok membeli emas fisik, sertifikat emas, atau ETF emas, dengan periode kepemilikan panjang, fokus pada stabilitas bukan keuntungan cepat.
Kelompok 2: Investor Pergerakan Harga Cocok menggunakan kontrak berjangka emas atau CFD emas, bisa bertransaksi dua arah, memanfaatkan leverage untuk memperbesar hasil, tapi harus paham analisis pasar.
Perbandingan 5 Saluran Perdagangan Emas yang Terbukti
Analisis Mendalam Setiap Saluran
1. Emas Fisik: Pilihan tradisional dengan risiko terendah
Di mana beli emas fisik paling menguntungkan?
Bank Taiwan adalah pilihan utama—satu-satunya bank yang secara terbuka memperdagangkan emas fisik di Taiwan, emas batangnya berasal dari UBS Swiss, kualitas terjamin, mulai dari 100 gram. Dibanding toko emas, biaya pengolahan di bank lebih rendah dan transparan.
Tapi, Anda harus tahu risiko berikut:
Kelompok yang cocok: Kolektor yang ingin memiliki fisik nyata, investor konservatif yang lindung nilai terhadap inflasi
Struktur biaya: Harga beli 1~5%, biaya penyimpanan terpisah
2. Sertifikat Emas: Pilihan tengah yang paling seimbang
Sertifikat emas adalah “emas kertas”—bank menyimpan emas untuk Anda, dan Anda mendapatkan bukti sertifikat. Bank-bank seperti Taiwan Bank, CTBC, First Bank, Hua Nan Bank menyediakan layanan ini.
Tiga cara membeli, mana yang dipilih?
Perhatian biaya tersembunyi: transaksi sering akan mengakumulasi biaya konversi yang besar. Disarankan memegang minimal 3 bulan agar biaya lebih rendah.
Bank yang direkomendasikan: Taiwan Bank, E.SUN Bank, E.SUN Bank
Kelompok yang cocok: Investor menengah yang ingin fleksibel tanpa terlalu rumit
Struktur biaya: Biaya transaksi 1.00%, biaya konversi bervariasi
3. ETF Emas: Solusi likuiditas terbaik untuk pemalas
ETF emas memungkinkan Anda berpartisipasi langsung di pasar emas melalui akun saham. Di Taiwan ada 00635U, di AS ada GLD dan IAU.
Analisis biaya:
Ini bukan alat yang sempurna: hanya bisa beli naik, tidak bisa jual turun, tidak bisa lindung risiko pasar turun.
Kelompok yang cocok: Pemula, investor jangka panjang, malas riset instrumen rumit
Struktur biaya: Total biaya tahunan sekitar 0.25%
4. Kontrak Berjangka Emas: Senjata profesional untuk keuntungan jangka pendek
Kontrak berjangka emas adalah alat leverage, bisa diperdagangkan 24 jam dua arah, tapi ada kelemahan fatal: harus menutup posisi sebelum tanggal pengiriman atau melakukan pengiriman.
Biaya dan risiko:
Leverage adalah pedang bermata dua: saat untung bisa 5x, 10x lipat; saat rugi juga sama besar.
Saluran yang direkomendasikan: Broker luar negeri (lebih panjang jam operasional, likuiditas besar)
Kelompok yang cocok: Trader berpengalaman dengan derivatif
Struktur biaya: Sekitar 0.10% per transaksi
5. CFD Emas: Pilihan fleksibel untuk transaksi kecil
CFD (Contract for Difference) mengikuti harga spot emas, tanpa pengiriman fisik, tanpa tanggal jatuh tempo. Keunggulan utamanya adalah modal minimal sangat rendah—beberapa platform cukup dengan USD 18 untuk mulai trading.
Perbedaan utama CFD dan kontrak berjangka:
Contoh platform Mitrade: Margin minimum USD 18 untuk 0.01 lot, mendukung deposit dalam NT$, layanan pelanggan 24 jam berbahasa Mandarin.
Tips pajak: Penghasilan luar negeri di atas NT$1 juta harus dilaporkan sesuai tarif minimum.
Kelompok yang cocok: Modal terbatas tapi ingin masuk cepat, trader berpengalaman
Struktur biaya: Spread + biaya overnight, sekitar 0.04% ke atas
Mana yang Harus Dipilih? Pohon Keputusan di Sini
Pertanyaan 1: Tujuan saya lindung nilai atau cari selisih harga?
Pertanyaan 2: Berapa banyak uang yang ingin saya investasikan?
Pertanyaan 3: Pengalaman trading saya berapa?
Saran Akhir: Di Mana Beli Emas Fisik
Trader jangka pendek: CFD paling fleksibel dan murah, tapi harus disiplin risiko; kontrak berjangka likuid tapi modal besar.
Trader jangka menengah: Kontrak berjangka emas adalah pilihan standar, trading 24 jam, dua arah, biaya rendah.
Investor jangka panjang: Sertifikat emas paling seimbang (likuiditas + biaya), atau beli emas batangan fisik dan simpan selama 10 tahun lebih.
Paling hemat biaya: ETF emas AS dengan biaya tahunan 0.25%, tapi perlu akun di pasar AS.
Ingat satu hal: return jangka panjang emas tidak terlalu tinggi (rata-rata tahunan 5~7%), jadi trading jangka pendek adalah cara utama. Saat ini, emas sudah di atas USD 3700, peluang kenaikan cepat menurun, justru saat koreksi lebih berpeluang.
Beli emas fisik di mana tidak terlalu penting, yang penting memilih instrumen dan waktu masuk yang tepat adalah kunci keberhasilan.