Pasangan mata uang AUD/USD terus berjuang di wilayah bawah 0.6600, menandai sesi perdagangan keempat berturut-turut dengan kelemahan. Konfluensi dari berbagai hambatan telah menekan Dolar Australia, meskipun beberapa mekanisme dukungan struktural mencegah penurunan yang lebih tajam.
Tekanan Bearish Meningkat pada Aussie
Kelemahan pada AUD/USD berasal dari berbagai sumber. Data ketenagakerjaan Australia yang dirilis Kamis lalu gagal memenuhi ekspektasi, menandakan pelambatan di pasar tenaga kerja. Secara bersamaan, indikator ekonomi yang mengecewakan dari China—ekonomi terbesar di dunia berdasarkan output ekonomi—telah memperkuat kekhawatiran tentang pertumbuhan global dan mengurangi minat terhadap aset berimbal hasil tinggi seperti Aussie. Sentimen risiko ini telah meluas ke pasar ekuitas yang lebih luas, menciptakan latar belakang yang menantang bagi mata uang yang terkait komoditas.
Secara praktis, bagi mereka yang mengonversi 235 euro ke AUD, lingkungan nilai tukar saat ini mencerminkan ketidakpastian yang lebih luas ini yang mempengaruhi Dolar Australia di berbagai pasangan mata uang dan skenario konversi.
Nada Hawkish RBA Memberikan Penyeimbang
Meskipun menghadapi hambatan, pesan hawkish dari Reserve Bank Australia relatif berfungsi sebagai kekuatan penstabil. Gubernur RBA Michele Bullock mengisyaratkan minggu lalu bahwa pemotongan suku bunga mungkin tidak diperlukan dalam waktu dekat, dan secara khusus menyarankan bahwa bank sentral siap mempertimbangkan kenaikan suku bunga jika kondisi ekonomi memerlukannya. Sikap kebijakan ini menciptakan dasar dukungan fundamental di bawah AUD, karena investor mengantisipasi selisih suku bunga yang lebih lebar antara Australia dan ekonomi utama lainnya.
Dinamika Dolar AS Menawarkan Dukungan Tambahan
Indeks USD, yang mengikuti kinerja Greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, mendekati level terlemahnya sejak awal Oktober. Peserta pasar semakin memperhitungkan kemungkinan pemotongan suku bunga tambahan dari Federal Reserve, sementara spekulasi tentang kemungkinan pivot dovish dalam kepemimpinan Fed melemahkan daya tarik safe-haven khas Dolar AS. Kelemahan USD ini secara tidak langsung memberikan dukungan kepada AUD/USD.
Posisi Pasar Menjelang Data Penting
Pedagang mengambil posisi hati-hati saat mereka menunggu laporan Nonfarm Payrolls AS yang tertunda untuk Oktober—indikator ekonomi penting yang dapat mengatur ulang ekspektasi pasar. Keengganan untuk mengambil posisi agresif menjelang rilis data ini menjaga pasangan AUD/USD tetap dalam kisaran saat ini, dengan momentum penurunan terbatas meskipun menghadapi hambatan yang berkelanjutan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Dolar Australia Di bawah Tekanan karena Sinyal Campuran Membuat AUD/USD Tetap Dalam Rentang Menjelang Data Pekerjaan AS Utama
Pasangan mata uang AUD/USD terus berjuang di wilayah bawah 0.6600, menandai sesi perdagangan keempat berturut-turut dengan kelemahan. Konfluensi dari berbagai hambatan telah menekan Dolar Australia, meskipun beberapa mekanisme dukungan struktural mencegah penurunan yang lebih tajam.
Tekanan Bearish Meningkat pada Aussie
Kelemahan pada AUD/USD berasal dari berbagai sumber. Data ketenagakerjaan Australia yang dirilis Kamis lalu gagal memenuhi ekspektasi, menandakan pelambatan di pasar tenaga kerja. Secara bersamaan, indikator ekonomi yang mengecewakan dari China—ekonomi terbesar di dunia berdasarkan output ekonomi—telah memperkuat kekhawatiran tentang pertumbuhan global dan mengurangi minat terhadap aset berimbal hasil tinggi seperti Aussie. Sentimen risiko ini telah meluas ke pasar ekuitas yang lebih luas, menciptakan latar belakang yang menantang bagi mata uang yang terkait komoditas.
Secara praktis, bagi mereka yang mengonversi 235 euro ke AUD, lingkungan nilai tukar saat ini mencerminkan ketidakpastian yang lebih luas ini yang mempengaruhi Dolar Australia di berbagai pasangan mata uang dan skenario konversi.
Nada Hawkish RBA Memberikan Penyeimbang
Meskipun menghadapi hambatan, pesan hawkish dari Reserve Bank Australia relatif berfungsi sebagai kekuatan penstabil. Gubernur RBA Michele Bullock mengisyaratkan minggu lalu bahwa pemotongan suku bunga mungkin tidak diperlukan dalam waktu dekat, dan secara khusus menyarankan bahwa bank sentral siap mempertimbangkan kenaikan suku bunga jika kondisi ekonomi memerlukannya. Sikap kebijakan ini menciptakan dasar dukungan fundamental di bawah AUD, karena investor mengantisipasi selisih suku bunga yang lebih lebar antara Australia dan ekonomi utama lainnya.
Dinamika Dolar AS Menawarkan Dukungan Tambahan
Indeks USD, yang mengikuti kinerja Greenback terhadap sekeranjang mata uang utama, mendekati level terlemahnya sejak awal Oktober. Peserta pasar semakin memperhitungkan kemungkinan pemotongan suku bunga tambahan dari Federal Reserve, sementara spekulasi tentang kemungkinan pivot dovish dalam kepemimpinan Fed melemahkan daya tarik safe-haven khas Dolar AS. Kelemahan USD ini secara tidak langsung memberikan dukungan kepada AUD/USD.
Posisi Pasar Menjelang Data Penting
Pedagang mengambil posisi hati-hati saat mereka menunggu laporan Nonfarm Payrolls AS yang tertunda untuk Oktober—indikator ekonomi penting yang dapat mengatur ulang ekspektasi pasar. Keengganan untuk mengambil posisi agresif menjelang rilis data ini menjaga pasangan AUD/USD tetap dalam kisaran saat ini, dengan momentum penurunan terbatas meskipun menghadapi hambatan yang berkelanjutan.