2025年12月10日, TWD terhadap Yen melewati angka 4.85, ini adalah tonggak penting tahun ini. Dibandingkan dengan level awal tahun 4.46, kenaikannya mencapai 8.7%—ini tidak hanya berarti biaya perjalanan ke luar negeri menurun, tetapi yang lebih penting, Yen sebagai salah satu dari tiga mata uang safe haven global, nilainya sedang semakin menonjol. Bersamaan dengan itu, perubahan nilai tukar HKD terhadap JPY juga patut diperhatikan, mengingatkan kita akan peluang arbitrase mata uang di kawasan Asia-Pasifik.
Mengapa Yen Layak Diperhatikan? Tidak Sekadar Alat Perjalanan
Banyak orang menganggap Yen sama dengan uang untuk berbelanja saat berwisata, tetapi persepsi ini sudah usang. Daya tarik Yen saat ini berasal dari tiga dimensi:
Dari segi perjalanan dan konsumsi sehari-hari, ekonomi tunai di Jepang masih kuat (tingkat penggunaan kartu kredit hanya 60%), ini berarti baik saat berbelanja di Tokyo, bermain ski di Hokkaido, maupun melalui jasa pembelian barang Jepang, Yen tunai tetap diperlukan. Bagi yang berencana studi atau kerja sambil liburan, menukarkan Yen terlebih dahulu dapat menghindari fluktuasi nilai tukar mendadak.
Logika utama di pasar keuangan adalah sifat safe haven Yen. Saat pasar global bergejolak hebat (seperti konflik Rusia-Ukraina 2022), dana mengalir ke Yen untuk perlindungan—minggu itu Yen menguat 8%, sementara pasar saham turun 10%. Bagi investor Taiwan, menempatkan Yen sebenarnya adalah membeli asuransi terhadap volatilitas pasar Taiwan.
Mekanisme arbitrase lebih kompleks. Bank sentral Jepang mempertahankan suku bunga sangat rendah (saat ini 0.5%), menjadikan Yen sebagai “mata uang pembiayaan” global—investor meminjam Yen dengan bunga rendah, lalu menukarnya ke dolar AS dengan spread 4.0%, dan saat risiko meningkat, menutup posisi. Siklus ini mudah berbalik saat pasar bergejolak, menghasilkan fluktuasi 2-5%.
Empat Jalur Penukaran Yen, Mana yang Paling Menguntungkan?
Orang Taiwan biasanya memiliki empat pilihan saat menukar Yen, dengan biaya yang jauh berbeda dari yang dibayangkan. Mari kita analisis satu per satu berdasarkan harga nyata:
Pilihan 1: Penukaran tunai di bank atau bandara—yang paling tradisional tapi paling mahal
Langsung ke bank atau loket bandara, tukar uang tunai. Mudah dilakukan, tetapi menggunakan “kurs jual tunai” (1-2% lebih buruk dari kurs spot), ditambah biaya administrasi, ini adalah yang paling mahal.
Contoh dari harga bank Taiwan per 10 Desember 2025, kurs jual tunai sekitar 0.2060 TWD/Yen (setara 1 TWD = 4.85 Yen). Harga tiap bank berbeda sedikit, ada yang biaya 100 TWD, ada yang gratis. Kalau 50.000 TWD lewat jalur ini, kerugian sekitar 1.500-2.000 TWD.
Kapan cocok: kebutuhan kecil mendadak (misalnya di bandara), atau yang tidak terbiasa transaksi online.
Pilihan 2: Tukar online ke rekening mata uang asing, lalu tarik tunai di loket atau ATM—solusi fleksibel dengan biaya sedang
Lewat aplikasi internet banking, transfer TWD ke Yen di rekening mata uang asing, nikmati kurs jual spot (sekitar 1% lebih baik dari kurs tunai). Jika ingin uang tunai, bisa tarik di loket atau ATM mata uang asing, tapi ada biaya spread saat tarik (mulai dari 100 TWD).
Keunggulan dari opsi ini adalah bisa dilakukan secara bertahap—mengamati tren kurs, saat harga rendah (misalnya TWD terhadap Yen di bawah 4.80), beli secara berkala untuk rata-rata biaya. Bank besar seperti E.SUN, CTBC mendukung layanan ini, dan juga menawarkan deposito Yen (suku bunga 1.5-1.8%). Biaya sekitar 500-1.000 TWD untuk 50.000 TWD.
Kapan cocok: yang berpengalaman dengan rekening valas, berencana menahan jangka panjang, atau menempatkan deposito.
Pilihan 3: Tukar online sekaligus, lalu ambil di bandara—pilihan terbaik sebelum berangkat
Paling praktis, melakukan pre-order penukaran di bank online. Isi jumlah, mata uang, cabang pengambilan, dan tanggal, lalu setelah transaksi, bawa ID dan notifikasi ke loket untuk ambil. Bank Taiwan “Easy Purchase” tidak mengenakan biaya transaksi (bayar via TaiwanPay cuma 10 TWD), kurs sekitar 0.5% lebih baik dari kurs pasar. Keunggulan utama adalah bisa reservasi di 14 lokasi di Bandara Taoyuan (termasuk 2 yang 24 jam), langsung ambil sebelum berangkat, menghemat waktu dan tenaga.
Perlu diingat, harus pesan minimal 1-3 hari sebelumnya, waktu pengambilan terbatas jam operasional bank, dan tidak bisa ubah cabang setelah pesan. Biaya kerugian sekitar 300-800 TWD untuk 50.000 TWD, ini yang paling hemat di antara keempat opsi.
Kapan cocok: traveler yang sudah pasti jadwal dan ingin persiapan matang.
Pilihan 4: Tarik tunai di ATM mata uang asing—bisa 24 jam di mana saja, tapi jarang tersedia
Gunakan kartu chip bank untuk tarik Yen di ATM mata uang asing, buka 24 jam, cross-bank cuma 5 TWD biaya (langsung dipotong dari rekening TWD). Bank seperti E.SUN ATM mata uang asing limit harian 150.000 TWD, tanpa biaya konversi.
Namun, ATM mata uang asing di seluruh negeri cuma sekitar 200 unit, dan stok uang tunai terbatas—terutama saat ramai (bandara, akhir tahun)—bisa kehabisan. Nominal tetap 1.000, 5.000, 10.000 Yen, kurang fleksibel. Biaya sekitar 800-1.200 TWD untuk 50.000 TWD.
Kapan cocok: yang tidak sempat ke bank, mendadak butuh uang tunai, tapi harus siapkan waktu cukup untuk memastikan ketersediaan uang.
Perbandingan Biaya Empat Pilihan
Metode Penukaran
Keunggulan Utama
Kendala Utama
Estimasi Biaya 50.000 TWD
Situasi Terbaik
Penukaran di loket
Aman, lengkap, dibantu petugas
Kurs terburuk, jam operasional terbatas, biaya tambahan
1.500-2.000 TWD
Darurat kecil, tidak paham online
Penukaran online
24 jam, biaya rata-rata, kurs lebih baik
Perlu rekening valas, biaya tarik tambahan
500-1.000 TWD
Investasi valas, jangka panjang
Penukaran online + ambil di bandara
Gratis biaya, kurs lebih baik, praktis
Perlu reservasi, waktu terbatas, tidak bisa ubah cabang
300-800 TWD
Perjalanan jauh, sudah pasti jadwal
ATM mata uang asing
24 jam, langsung, cross-bank murah
Jarang ada, stok terbatas, nominal tetap
800-1.200 TWD
Darurat, tidak sempat ke bank
Apakah Saat Ini Waktunya Menukar Yen, Atau Menunggu?
Jangka pendek: Yen sedang dalam tren naik. Gubernur Bank Jepang Ueda menegaskan kebijakan hawkish, meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga hingga 80%, diperkirakan pada rapat 19 Desember akan naik 0.25 basis poin ke 0.75% (tertinggi 30 tahun). Imbal hasil obligasi Jepang sudah mencapai 1.93%, level tertinggi 17 tahun. Berbeda dengan AS yang mulai cycle penurunan suku bunga, ini mendukung Yen.
USD/JPY dari puncak 160 awal tahun turun ke sekitar 154.58, kemungkinan koreksi ke 155 dalam waktu dekat, tapi secara jangka menengah diperkirakan kembali ke bawah 150. Selain itu, performa HKD terhadap Yen juga memperkuat posisi safe haven Yen.
Saran investasi: lakukan secara bertahap, hindari tukar sekaligus besar. Meskipun Yen sebagai safe haven kuat, risiko fluktuasi dua arah tetap ada. Kenaikan suku bunga mendukung Yen, tetapi posisi arbitrase global dan konflik geopolitik (Taiwan, Timur Tengah) bisa membalikkan tren. Disarankan tukar secara berkala, seimbang antara biaya psikologis dan risiko pasar.
Pada paruh kedua 2025, kebutuhan penukaran di Taiwan diperkirakan meningkat 25%, didorong oleh kebangkitan wisata dan kebutuhan perlindungan nilai. Ini menunjukkan pasar mengakui Yen sebagai aset.
Setelah Mendapat Yen, Jalan Menuju Kekayaan
Jangan biarkan Yen menganggur. Berdasarkan jangka waktu dan toleransi risiko, ada empat jalur umum:
Deposito adalah pilihan aman: buka rekening valas di bank seperti E.SUN, Taiwan Bank, simpan Yen sebagai deposito. Minimal 10.000 Yen, suku bunga 1.5-1.8%, cocok untuk investor konservatif.
Asuransi memberikan hasil menengah: asuransi tabungan Yen dari Cathay, Fubon, dengan tingkat bunga 2-3%, sekaligus perlindungan.
ETF mengikuti tren jangka panjang: ETF Yen seperti Yuanta 00675U, 00703 bisa dibeli di aplikasi broker, mengikuti indeks Yen, biaya tahunan 0.4%, cocok untuk strategi dollar-cost averaging.
Perdagangan valas untuk menangkap fluktuasi: langsung trading USD/JPY atau EUR/JPY di platform forex seperti Mitrade, mendukung posisi long/short, 24 jam. Modal kecil cukup, platform bebas komisi, spread rendah, dilengkapi stop-loss, take-profit, trailing stop.
Pertanyaan Umum Sekali Jawab
Q: Apa bedanya kurs tunai dan kurs spot?
Kurs tunai adalah harga yang diberikan bank untuk uang kertas fisik, berlaku saat tukar langsung di loket. Kelemahannya, 1-2% lebih buruk dari kurs spot, karena bank harus menanggung biaya pengangkutan, penyimpanan, dan pembayaran.
Kurs spot adalah harga pasar valuta asing yang diselesaikan T+2, digunakan untuk transfer elektronik, transaksi tanpa uang tunai. Lebih mendekati harga internasional, tapi butuh waktu dua hari kerja.
Q: Berapa Yen yang didapat dari 10.000 TWD saat ini?
Berdasarkan harga bank Taiwan 10 Desember 2025, kurs jual tunai sekitar 0.2060 TWD/Yen (1 TWD = 4.85 Yen), jadi 10.000 TWD sekitar 48.500 Yen. Jika pakai kurs jual spot (sekitar 4.87), dapat sekitar 48.700 Yen, selisih sekitar 200 Yen (setara 40 TWD).
Q: Apa yang perlu dibawa saat tukar di loket?
Warga Taiwan: bawa KTP + paspor; warga asing: paspor + izin tinggal. Jika sudah pesan online, juga bawa notifikasi transaksi. Di bawah 20 tahun, harus didampingi orang tua dan surat persetujuan. Untuk jumlah besar (lebih dari 100.000 TWD), mungkin perlu deklarasi sumber dana.
Q: Apakah ATM mata uang asing punya batasan?
Bebas tergantung kebijakan bank. CTBC misalnya, limit harian sekitar 120.000 TWD, bank lain 20.000 TWD per transaksi. Bank Taiwan lainnya biasanya 50.000 TWD/hari. Setelah regulasi baru 2025, banyak bank memperketat, limit digital account jadi 100.000 TWD/hari. Disarankan tarik bertahap atau pakai kartu bank sendiri untuk hindari biaya cross-bank.
Pengingat Terakhir
Yen kini bukan lagi sekadar uang saku wisata, tetapi aset portofolio. Baik untuk rencana perjalanan ke Jepang tahun depan, maupun mengalihkan dana ke Yen saat TWD melemah, kuncinya adalah “tukarkan secara bertahap + jangan diam saja setelah tukar”.
Pemula bisa mulai dari “Taiwan Bank online + ambil di bandara” atau “ATM mata uang asing”, untuk mendapatkan kurs terbaik. Kemudian, bisa menaruh Yen di deposito, menempatkan ETF, atau mencoba trading forex. Dengan begitu, perjalanan ke luar negeri jadi lebih hemat, dan saat pasar global bergejolak, aset perlindungan pun bertambah. Saat ini, dengan kurs 4.85 TWD/JPY, adalah waktu yang tepat untuk bertindak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
TWD terhadap JPY 4.85 Saat Kritis: Artikel ini menguasai solusi penukaran paling hemat biaya
2025年12月10日, TWD terhadap Yen melewati angka 4.85, ini adalah tonggak penting tahun ini. Dibandingkan dengan level awal tahun 4.46, kenaikannya mencapai 8.7%—ini tidak hanya berarti biaya perjalanan ke luar negeri menurun, tetapi yang lebih penting, Yen sebagai salah satu dari tiga mata uang safe haven global, nilainya sedang semakin menonjol. Bersamaan dengan itu, perubahan nilai tukar HKD terhadap JPY juga patut diperhatikan, mengingatkan kita akan peluang arbitrase mata uang di kawasan Asia-Pasifik.
Mengapa Yen Layak Diperhatikan? Tidak Sekadar Alat Perjalanan
Banyak orang menganggap Yen sama dengan uang untuk berbelanja saat berwisata, tetapi persepsi ini sudah usang. Daya tarik Yen saat ini berasal dari tiga dimensi:
Dari segi perjalanan dan konsumsi sehari-hari, ekonomi tunai di Jepang masih kuat (tingkat penggunaan kartu kredit hanya 60%), ini berarti baik saat berbelanja di Tokyo, bermain ski di Hokkaido, maupun melalui jasa pembelian barang Jepang, Yen tunai tetap diperlukan. Bagi yang berencana studi atau kerja sambil liburan, menukarkan Yen terlebih dahulu dapat menghindari fluktuasi nilai tukar mendadak.
Logika utama di pasar keuangan adalah sifat safe haven Yen. Saat pasar global bergejolak hebat (seperti konflik Rusia-Ukraina 2022), dana mengalir ke Yen untuk perlindungan—minggu itu Yen menguat 8%, sementara pasar saham turun 10%. Bagi investor Taiwan, menempatkan Yen sebenarnya adalah membeli asuransi terhadap volatilitas pasar Taiwan.
Mekanisme arbitrase lebih kompleks. Bank sentral Jepang mempertahankan suku bunga sangat rendah (saat ini 0.5%), menjadikan Yen sebagai “mata uang pembiayaan” global—investor meminjam Yen dengan bunga rendah, lalu menukarnya ke dolar AS dengan spread 4.0%, dan saat risiko meningkat, menutup posisi. Siklus ini mudah berbalik saat pasar bergejolak, menghasilkan fluktuasi 2-5%.
Empat Jalur Penukaran Yen, Mana yang Paling Menguntungkan?
Orang Taiwan biasanya memiliki empat pilihan saat menukar Yen, dengan biaya yang jauh berbeda dari yang dibayangkan. Mari kita analisis satu per satu berdasarkan harga nyata:
Pilihan 1: Penukaran tunai di bank atau bandara—yang paling tradisional tapi paling mahal
Langsung ke bank atau loket bandara, tukar uang tunai. Mudah dilakukan, tetapi menggunakan “kurs jual tunai” (1-2% lebih buruk dari kurs spot), ditambah biaya administrasi, ini adalah yang paling mahal.
Contoh dari harga bank Taiwan per 10 Desember 2025, kurs jual tunai sekitar 0.2060 TWD/Yen (setara 1 TWD = 4.85 Yen). Harga tiap bank berbeda sedikit, ada yang biaya 100 TWD, ada yang gratis. Kalau 50.000 TWD lewat jalur ini, kerugian sekitar 1.500-2.000 TWD.
Kapan cocok: kebutuhan kecil mendadak (misalnya di bandara), atau yang tidak terbiasa transaksi online.
Pilihan 2: Tukar online ke rekening mata uang asing, lalu tarik tunai di loket atau ATM—solusi fleksibel dengan biaya sedang
Lewat aplikasi internet banking, transfer TWD ke Yen di rekening mata uang asing, nikmati kurs jual spot (sekitar 1% lebih baik dari kurs tunai). Jika ingin uang tunai, bisa tarik di loket atau ATM mata uang asing, tapi ada biaya spread saat tarik (mulai dari 100 TWD).
Keunggulan dari opsi ini adalah bisa dilakukan secara bertahap—mengamati tren kurs, saat harga rendah (misalnya TWD terhadap Yen di bawah 4.80), beli secara berkala untuk rata-rata biaya. Bank besar seperti E.SUN, CTBC mendukung layanan ini, dan juga menawarkan deposito Yen (suku bunga 1.5-1.8%). Biaya sekitar 500-1.000 TWD untuk 50.000 TWD.
Kapan cocok: yang berpengalaman dengan rekening valas, berencana menahan jangka panjang, atau menempatkan deposito.
Pilihan 3: Tukar online sekaligus, lalu ambil di bandara—pilihan terbaik sebelum berangkat
Paling praktis, melakukan pre-order penukaran di bank online. Isi jumlah, mata uang, cabang pengambilan, dan tanggal, lalu setelah transaksi, bawa ID dan notifikasi ke loket untuk ambil. Bank Taiwan “Easy Purchase” tidak mengenakan biaya transaksi (bayar via TaiwanPay cuma 10 TWD), kurs sekitar 0.5% lebih baik dari kurs pasar. Keunggulan utama adalah bisa reservasi di 14 lokasi di Bandara Taoyuan (termasuk 2 yang 24 jam), langsung ambil sebelum berangkat, menghemat waktu dan tenaga.
Perlu diingat, harus pesan minimal 1-3 hari sebelumnya, waktu pengambilan terbatas jam operasional bank, dan tidak bisa ubah cabang setelah pesan. Biaya kerugian sekitar 300-800 TWD untuk 50.000 TWD, ini yang paling hemat di antara keempat opsi.
Kapan cocok: traveler yang sudah pasti jadwal dan ingin persiapan matang.
Pilihan 4: Tarik tunai di ATM mata uang asing—bisa 24 jam di mana saja, tapi jarang tersedia
Gunakan kartu chip bank untuk tarik Yen di ATM mata uang asing, buka 24 jam, cross-bank cuma 5 TWD biaya (langsung dipotong dari rekening TWD). Bank seperti E.SUN ATM mata uang asing limit harian 150.000 TWD, tanpa biaya konversi.
Namun, ATM mata uang asing di seluruh negeri cuma sekitar 200 unit, dan stok uang tunai terbatas—terutama saat ramai (bandara, akhir tahun)—bisa kehabisan. Nominal tetap 1.000, 5.000, 10.000 Yen, kurang fleksibel. Biaya sekitar 800-1.200 TWD untuk 50.000 TWD.
Kapan cocok: yang tidak sempat ke bank, mendadak butuh uang tunai, tapi harus siapkan waktu cukup untuk memastikan ketersediaan uang.
Perbandingan Biaya Empat Pilihan
Apakah Saat Ini Waktunya Menukar Yen, Atau Menunggu?
Jangka pendek: Yen sedang dalam tren naik. Gubernur Bank Jepang Ueda menegaskan kebijakan hawkish, meningkatkan ekspektasi kenaikan suku bunga hingga 80%, diperkirakan pada rapat 19 Desember akan naik 0.25 basis poin ke 0.75% (tertinggi 30 tahun). Imbal hasil obligasi Jepang sudah mencapai 1.93%, level tertinggi 17 tahun. Berbeda dengan AS yang mulai cycle penurunan suku bunga, ini mendukung Yen.
USD/JPY dari puncak 160 awal tahun turun ke sekitar 154.58, kemungkinan koreksi ke 155 dalam waktu dekat, tapi secara jangka menengah diperkirakan kembali ke bawah 150. Selain itu, performa HKD terhadap Yen juga memperkuat posisi safe haven Yen.
Saran investasi: lakukan secara bertahap, hindari tukar sekaligus besar. Meskipun Yen sebagai safe haven kuat, risiko fluktuasi dua arah tetap ada. Kenaikan suku bunga mendukung Yen, tetapi posisi arbitrase global dan konflik geopolitik (Taiwan, Timur Tengah) bisa membalikkan tren. Disarankan tukar secara berkala, seimbang antara biaya psikologis dan risiko pasar.
Pada paruh kedua 2025, kebutuhan penukaran di Taiwan diperkirakan meningkat 25%, didorong oleh kebangkitan wisata dan kebutuhan perlindungan nilai. Ini menunjukkan pasar mengakui Yen sebagai aset.
Setelah Mendapat Yen, Jalan Menuju Kekayaan
Jangan biarkan Yen menganggur. Berdasarkan jangka waktu dan toleransi risiko, ada empat jalur umum:
Deposito adalah pilihan aman: buka rekening valas di bank seperti E.SUN, Taiwan Bank, simpan Yen sebagai deposito. Minimal 10.000 Yen, suku bunga 1.5-1.8%, cocok untuk investor konservatif.
Asuransi memberikan hasil menengah: asuransi tabungan Yen dari Cathay, Fubon, dengan tingkat bunga 2-3%, sekaligus perlindungan.
ETF mengikuti tren jangka panjang: ETF Yen seperti Yuanta 00675U, 00703 bisa dibeli di aplikasi broker, mengikuti indeks Yen, biaya tahunan 0.4%, cocok untuk strategi dollar-cost averaging.
Perdagangan valas untuk menangkap fluktuasi: langsung trading USD/JPY atau EUR/JPY di platform forex seperti Mitrade, mendukung posisi long/short, 24 jam. Modal kecil cukup, platform bebas komisi, spread rendah, dilengkapi stop-loss, take-profit, trailing stop.
Pertanyaan Umum Sekali Jawab
Q: Apa bedanya kurs tunai dan kurs spot?
Kurs tunai adalah harga yang diberikan bank untuk uang kertas fisik, berlaku saat tukar langsung di loket. Kelemahannya, 1-2% lebih buruk dari kurs spot, karena bank harus menanggung biaya pengangkutan, penyimpanan, dan pembayaran.
Kurs spot adalah harga pasar valuta asing yang diselesaikan T+2, digunakan untuk transfer elektronik, transaksi tanpa uang tunai. Lebih mendekati harga internasional, tapi butuh waktu dua hari kerja.
Q: Berapa Yen yang didapat dari 10.000 TWD saat ini?
Berdasarkan harga bank Taiwan 10 Desember 2025, kurs jual tunai sekitar 0.2060 TWD/Yen (1 TWD = 4.85 Yen), jadi 10.000 TWD sekitar 48.500 Yen. Jika pakai kurs jual spot (sekitar 4.87), dapat sekitar 48.700 Yen, selisih sekitar 200 Yen (setara 40 TWD).
Q: Apa yang perlu dibawa saat tukar di loket?
Warga Taiwan: bawa KTP + paspor; warga asing: paspor + izin tinggal. Jika sudah pesan online, juga bawa notifikasi transaksi. Di bawah 20 tahun, harus didampingi orang tua dan surat persetujuan. Untuk jumlah besar (lebih dari 100.000 TWD), mungkin perlu deklarasi sumber dana.
Q: Apakah ATM mata uang asing punya batasan?
Bebas tergantung kebijakan bank. CTBC misalnya, limit harian sekitar 120.000 TWD, bank lain 20.000 TWD per transaksi. Bank Taiwan lainnya biasanya 50.000 TWD/hari. Setelah regulasi baru 2025, banyak bank memperketat, limit digital account jadi 100.000 TWD/hari. Disarankan tarik bertahap atau pakai kartu bank sendiri untuk hindari biaya cross-bank.
Pengingat Terakhir
Yen kini bukan lagi sekadar uang saku wisata, tetapi aset portofolio. Baik untuk rencana perjalanan ke Jepang tahun depan, maupun mengalihkan dana ke Yen saat TWD melemah, kuncinya adalah “tukarkan secara bertahap + jangan diam saja setelah tukar”.
Pemula bisa mulai dari “Taiwan Bank online + ambil di bandara” atau “ATM mata uang asing”, untuk mendapatkan kurs terbaik. Kemudian, bisa menaruh Yen di deposito, menempatkan ETF, atau mencoba trading forex. Dengan begitu, perjalanan ke luar negeri jadi lebih hemat, dan saat pasar global bergejolak, aset perlindungan pun bertambah. Saat ini, dengan kurs 4.85 TWD/JPY, adalah waktu yang tepat untuk bertindak.