Harga emas hari ini satu tael, mencapai $4300 tetap membutuhkan dukungan dolar AS

Sinyal Kuat dari Aspek Teknis, Tujuan Jangka Pendek Jelas

Emas menunjukkan performa yang luar biasa dari segi teknis, grafik 2 jam menunjukkan harga tetap kokoh di atas garis tren naik jangka pendek. Level support utama saat ini berada di kisaran 4140-4160 dolar AS, di mana kekuatan bullish dan bearish beradu. Begitu emas berhasil menembus level 4160 dolar AS secara efektif, ruang rebound berikutnya akan terbuka, dan investor dapat mengharapkan kenaikan lebih lanjut hingga 4220 dolar AS, bahkan menantang resistance penting di 4300 dolar AS. Sebaliknya, jika menembus support di 4140 dolar AS, risiko koreksi akan meningkat.

Pasar Tenaga Kerja Memburuk, Ekspektasi Penurunan Suku Bunga Menjadi Dukungan

Daya dorong utama yang mendorong kenaikan harga emas hari ini berasal dari sinyal pelambatan ekonomi AS. Data terbaru menunjukkan tingkat pengangguran non-pertanian AS bulan September naik menjadi 4.4%, dan langkah PHK perusahaan semakin cepat—jumlah PHK yang diumumkan perusahaan di bulan Oktober mencapai 153.000, meningkat 183% secara bulanan, dan mencatat rekor bulanan tertinggi sejak 2003, dengan kenaikan 175% secara tahunan. Serangkaian data ketenagakerjaan negatif ini memperkuat ekspektasi pasar terhadap kemungkinan penurunan suku bunga Federal Reserve pada Desember, berdasarkan alat FedWatch CME, probabilitas penurunan suku bunga sebesar 25 basis poin mendekati 85%.

Gagalnya data baru karena penghentian sementara pemerintah semakin membatasi pengumuman data terbaru, yang berarti keputusan Fed akan lebih bergantung pada data saat ini. Dalam konteks spekulasi gelembung AI dan perlambatan pertumbuhan ekonomi, kebijakan pelonggaran menjadi probabilitas tinggi.

Imbal Hasil Obligasi AS Jatuh di Bawah 4%, tetapi Ruang Lemah Dolar Terbatas

Imbal hasil obligasi AS 10 tahun telah menembus level kritis 4%, yang seharusnya memberikan dukungan bagi emas. Namun, investor perlu waspada terhadap potensi efek balik dari “risk premium obligasi jangka panjang”—meskipun ekspektasi penurunan suku bunga jangka pendek mendominasi pasar, permintaan pemerintah AS yang terus meningkat dan risiko inflasi yang potensial dapat mendorong imbal hasil obligasi jangka panjang naik, yang akan membatasi penurunan lebih lanjut dari imbal hasil obligasi tersebut.

Faktor Struktural Kelemahan Dolar Muncul

Kenaikan dolar AS dibatasi oleh beberapa faktor. Di satu sisi, kandidat calon Ketua Fed berikutnya cenderung ekonom yang dovish, yang berarti siklus penurunan suku bunga Fed tahun depan bisa lebih dari yang diperkirakan. Di sisi lain, muncul variabel baru secara internasional—rencana pemerintah Jepang untuk menerbitkan setidaknya 11,5 triliun yen obligasi pemerintah menimbulkan kekhawatiran tentang memburuknya kondisi fiskal Jepang. Imbal hasil obligasi jangka panjang Jepang mencapai level tertinggi dalam 20 tahun, yen terus melemah, dan pemerintah serta bank sentral Jepang telah mengeluarkan peringatan intervensi verbal. Ini berarti tren kenaikan dolar jangka pendek akan terbatas secara substansial, yang selanjutnya mendukung emas yang dihitung dalam dolar.

Target Harga Institusional Terus Direvisi Naik, Tapi Risiko Tetap Ada

Deutsche Bank terbaru memproyeksikan target harga emas rata-rata tahun depan naik dari 4000 dolar AS menjadi 4450 dolar AS, dengan kisaran volatilitas diperkirakan antara 3950 hingga 4950 dolar AS. Jika emas mencapai 4950 dolar AS, ini sekitar 14% lebih tinggi dari harga kontrak berjangka akhir tahun yang diperkirakan. Penyesuaian teknis terbaru menunjukkan bahwa emas memiliki support yang jelas di level 3900 dolar AS, dan pertumbuhan pasokan tetap moderat.

Namun, investor juga harus waspada terhadap risiko penurunan: jika pasar saham mengalami koreksi mendalam tetapi jumlah penurunan suku bunga Fed lebih sedikit dari yang diperkirakan, atau jika langkah pembelian emas oleh bank sentral melambat secara signifikan, emas akan menghadapi tekanan koreksi.

Ringkasan

Kenaikan harga emas hari ini mencerminkan kombinasi ekonomi AS yang melemah dan kelemahan dolar, sementara tantangan di 4300 dolar AS membutuhkan konfirmasi kebijakan lebih lanjut. Tren kenaikan teknis tetap utuh, dan 4160 dolar AS adalah titik kunci untuk tembus, sehingga investor harus memantau pergerakan imbal hasil obligasi AS dan indeks dolar secara ketat.

Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)