Seiring infrastruktur AI berkembang pesat di seluruh Amerika Utara, konsumsi energi dari pusat data besar menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Penyedia utilitas terkemuka di Chicago, Commonwealth Edison, kini secara aktif menerapkan langkah-langkah untuk melindungi konsumen residensial dari kenaikan biaya listrik yang melonjak akibat lonjakan pusat data. Perusahaan menyadari tantangan kritis: sementara permintaan komputasi berbasis AI melonjak, jaringan listrik tradisional tidak dibangun untuk menangani skala ini. Tanpa intervensi proaktif, rumah tangga sehari-hari bisa menghadapi kenaikan tagihan yang signifikan. Skenario ini mencerminkan kekhawatiran di sektor cryptocurrency dan blockchain, di mana intensitas komputasi dan konsumsi energi telah lama menjadi perdebatan panas. Saat baik infrastruktur AI maupun Web3 bersaing untuk kapasitas jaringan, utilitas di seluruh dunia bergulat dengan bagaimana menyeimbangkan inovasi dengan keterjangkauan—ketegangan yang akan membentuk pasar energi selama bertahun-tahun yang akan datang.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
13 Suka
Hadiah
13
3
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
SatsStacking
· 01-06 18:28
AI dan crypto bersaing untuk kapasitas jaringan listrik, sekarang pengguna residensial harus terjebak di tengah... Operasi Commonwealth Edison ini sebenarnya juga dipaksa, jika tidak ada solusi yang baik, satu-satunya pilihan adalah bertahan keras
Lihat AsliBalas0
AirdropHunterWang
· 01-06 18:08
AI makan listrik benar-benar keterlaluan, sekarang bahkan keluarga biasa pun harus dikorbankan?
Lihat AsliBalas0
LayerZeroEnjoyer
· 01-06 18:00
AI pengonsumsi listrik besar seperti crypto, sekarang bahkan utility pun harus membantu membersihkan kekacauan... Tagihan listrik orang biasa akhirnya tetap harus ditanggung juga, kan
Seiring infrastruktur AI berkembang pesat di seluruh Amerika Utara, konsumsi energi dari pusat data besar menjadi hal yang tidak bisa diabaikan. Penyedia utilitas terkemuka di Chicago, Commonwealth Edison, kini secara aktif menerapkan langkah-langkah untuk melindungi konsumen residensial dari kenaikan biaya listrik yang melonjak akibat lonjakan pusat data. Perusahaan menyadari tantangan kritis: sementara permintaan komputasi berbasis AI melonjak, jaringan listrik tradisional tidak dibangun untuk menangani skala ini. Tanpa intervensi proaktif, rumah tangga sehari-hari bisa menghadapi kenaikan tagihan yang signifikan. Skenario ini mencerminkan kekhawatiran di sektor cryptocurrency dan blockchain, di mana intensitas komputasi dan konsumsi energi telah lama menjadi perdebatan panas. Saat baik infrastruktur AI maupun Web3 bersaing untuk kapasitas jaringan, utilitas di seluruh dunia bergulat dengan bagaimana menyeimbangkan inovasi dengan keterjangkauan—ketegangan yang akan membentuk pasar energi selama bertahun-tahun yang akan datang.