2025年12月中旬, mata uang Taiwan Dollar terhadap Yen Jepang mencapai 4.85, meningkat lebih dari 8% dibandingkan awal tahun di angka 4.46. Seiring Bank of Japan yang akan menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam 30 tahun, para trader arbitrase global dan investor Taiwan sama-sama memantau pergerakan Yen secara ketat. Tapi sedikit yang tahu, dengan menukar 5 juta Taiwan Dollar ke Yen Jepang, salah jalur bisa menghabiskan tambahan hingga 2000 yuan.
Mengapa Yen Jepang Layak Diperhatikan? Dari Pariwisata Hingga Alokasi Aset
Menyinggung konversi mata uang asing, Yen Jepang sering menjadi pilihan utama orang Taiwan. Alasannya bukan hanya karena tren wisata ke Jepang, tetapi juga posisi khusus Yen di pasar keuangan global.
Dari segi wisata dan konsumsi, penggunaan uang tunai di Jepang masih luas (tingkat penggunaan kartu kredit hanya 60%), baik saat belanja di Tokyo, ski di Hokkaido, maupun liburan di Okinawa, uang tunai tetap menjadi alat pembayaran utama. Selain itu, budaya pembelian melalui jasa perantara, visa kerja studi, dan lain-lain, semua membutuhkan konversi Yen secara rutin untuk pembayaran harian.
Dari sudut pandang pasar keuangan, Yen bersama dolar AS dan franc Swiss adalah tiga mata uang safe haven utama dunia. Saat pasar bergejolak, dana lindung nilai mengalir ke Yen—misalnya selama konflik Rusia-Ukraina 2022, Yen menguat 8% dalam satu minggu, secara efektif mengurangi kerugian di pasar saham. Bagi investor Taiwan, mengalokasikan Yen bukan hanya untuk keperluan wisata, tetapi juga sebagai alat lindung risiko terhadap volatilitas pasar saham Taiwan.
Selain itu, kebijakan suku bunga sangat rendah di Jepang (0.5% saat ini) menjadikan Yen sebagai “mata uang pembiayaan”. Trader arbitrase internasional meminjam Yen dengan bunga rendah untuk diinvestasikan di dolar AS yang berimbal hasil lebih tinggi, menghasilkan spread lebih dari 4%. Ketika risiko meningkat, penutupan posisi arbitrase justru mendorong permintaan Yen kembali naik.
Empat Jalur Konversi: Pertimbangan Biaya dan Kemudahan
Banyak orang terbiasa melakukan konversi di bank secara langsung, tapi mereka tidak menyadari bahwa selisih kurs tunai dan kurs spot bisa menumpuk menjadi kerugian besar. Berikut analisis biaya nyata dari masing-masing jalur.
Jalur 1: Konversi tunai di bank
Ini adalah cara paling tradisional—bawa uang tunai Taiwan ke cabang bank atau bandara, langsung mendapatkan Yen tunai. Mudah dilakukan tapi biayanya tinggi karena bank menggunakan “kurs jual tunai”, biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs spot. Misalnya, berdasarkan kurs Taiwan Bank 10 Desember, kurs jual tunai sekitar 0.2060 TWD/Yen (artinya 1 TWD bisa dapat 4.85 Yen), beberapa bank juga mengenakan biaya administrasi tetap.
Menukar 5 juta TWD, diperkirakan rugi 1500-2000 yuan. Metode ini cocok untuk kebutuhan mendadak, wisatawan yang tidak terbiasa transaksi online, atau yang membutuhkan pecahan tertentu (1000, 5000, 10000 Yen).
Kurs di berbagai bank selama periode ini berbeda cukup signifikan. Beberapa bank seperti Taipei Fubon mencapai kurs jual tunai 0.2069, dengan biaya administrasi 200 TWD per transaksi; Bank Sinopac sekitar 0.2058 dengan biaya 100 TWD. Jika sekaligus membuka deposito atau layanan investasi, beberapa bank bisa nego diskon biaya.
Jalur 2: Konversi online lalu ambil tunai di cabang atau ATM
Lewat aplikasi bank atau internet banking, gunakan “kurs jual spot” (sekitar 0.2058 TWD/Yen) untuk transfer dari TWD ke rekening mata uang asing. Jika perlu uang tunai, datang ke cabang atau ATM mata uang asing untuk penarikan, tapi ada biaya selisih kurs (sekitar 100 TWD).
Keunggulan metode ini adalah bisa dilakukan 24 jam, dan bisa dilakukan secara bertahap untuk rata-rata biaya. Misalnya saat Yen turun ke 4.80, lakukan satu kali transaksi, lalu saat berfluktuasi ke 4.90, lakukan lagi, memanfaatkan waktu untuk mendapatkan kurs terbaik. Perkiraan kerugian 500-1000 TWD, biayanya sekitar setengah dari konversi tunai di bank.
Perlu diingat, harus buka rekening mata uang asing terlebih dahulu dan punya pengalaman transaksi valas. Bank utama seperti E.SUN, Bank Taiwan, Mega Bank mudah dibuka, dan bisa dipadukan dengan deposito Yen (suku bunga 1.5-1.8%) untuk menambah nilai.
Jalur 3: Konversi online lalu ambil di bandara
Tanpa perlu rekening mata uang asing, cukup isi formulir di website bank mengenai jumlah, mata uang, cabang pengambilan, dan waktu. Setelah transfer selesai, bawa kartu identitas dan notifikasi transaksi ke cabang tertentu untuk ambil uang tunai. Layanan “Easy Purchase” dari Taiwan Bank juga bisa reservasi pengambilan di bandara.
Keunggulan metode ini adalah kurs lebih baik (sekitar 0.5%), biaya administrasi sering gratis (misalnya pakai Taiwan Pay hanya 10 TWD), dan di Bandara Taoyuan ada 14 lokasi pengambilan (2 24 jam). Sangat praktis sebelum berangkat. Perkiraan kerugian 300-800 TWD, cocok untuk traveler yang perencanaan matang.
Kekurangannya, harus reservasi 1-3 hari sebelumnya, waktu pengambilan terbatas jam operasional bank, dan tidak bisa ubah lokasi setelah dipilih.
Jalur 4: Penarikan tunai di ATM mata uang asing
Menggunakan kartu chip bank untuk tarik tunai Yen langsung di ATM mata uang asing, bisa 24 jam dan lintas bank, dari rekening TWD dikenai biaya cross-bank 5 TWD. ATM mata uang asing dari bank seperti Mega Bank limit penarikan 150.000 TWD per hari, tanpa biaya konversi.
Paling fleksibel, cocok untuk pekerja yang tidak sempat ke bank atau mendadak keluar negeri. Perkiraan kerugian 800-1200 TWD. Tapi, jumlah ATM mata uang asing di seluruh negeri hanya sekitar 200 unit, saat puncak (seperti sebelum liburan) uang tunai mudah habis, dan pecahan tetap 1000/5000/10000 Yen, tidak bisa pilih.
Perhatikan regulasi baru akhir 2025, batas penarikan lintas bank turun dari 200.000 menjadi 100.000-150.000 TWD/hari, dan batas akun digital tipe ketiga lebih rendah 100.000 TWD. Disarankan lakukan penarikan bertahap beberapa hari atau pakai kartu bank sendiri untuk hindari biaya cross-bank berulang.
Lingkungan Kurs dan Waktu Tepat
Saat ini Yen sedang dalam periode volatilitas tinggi. Gubernur Bank of Japan Ueda Kazuo baru-baru ini mengeluarkan pernyataan hawkish yang mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga hingga 80%, pasar memperkirakan rapat 19 Desember akan menaikkan suku bunga 0.25 basis poin ke 0.75% (tertinggi dalam 30 tahun), yield obligasi Jepang sudah mencapai level tertinggi 17 tahun di 1.93%. Sementara itu, siklus penurunan suku bunga di AS justru mendukung Yen.
USD/JPY dari puncak 160 awal tahun turun ke sekitar 154.58, kemungkinan berfluktuasi kembali ke 155 dalam jangka pendek, tapi secara jangka menengah dan panjang diperkirakan di bawah 150. Untuk yang melakukan secara bertahap, menukar 2-5 juta TWD setiap 1-2 minggu bisa mengurangi risiko volatilitas kurs secara efektif.
Permintaan konversi di Taiwan meningkat 25% di semester kedua, didorong oleh pemulihan wisata dan kebutuhan lindung risiko investor. Jika digunakan untuk investasi, Yen sebagai aset safe haven, risiko jangka pendek adalah fluktuasi 2-5% saat posisi arbitrase ditutup, disarankan tidak menukar seluruh dana sekaligus.
Rencana Nilai Tambah Setelah Tukar Yen
Setelah konversi Yen, jika dibiarkan tanpa diinvestasikan, sama saja kehilangan waktu tanpa bunga. Bisa pilih strategi sesuai toleransi risiko:
Pendekatan konservatif: Deposito Yen
Bank seperti E.SUN, Bank Taiwan, membuka rekening mata uang asing mulai dari 10.000 Yen, bunga tahunan 1.5-1.8%. 1 juta Yen per tahun menghasilkan sekitar 15.000-18.000 Yen, meski tidak besar, tapi lebih baik dari nol.
Alokasi menengah: Asuransi simpanan Yen
Asuransi jiwa Cathay, Fubon menawarkan produk tabungan Yen dengan tingkat bunga 2-3%, cocok untuk dana 1-3 tahun sekaligus mendapatkan perlindungan asuransi.
Pertumbuhan: ETF Yen
ETF seperti Yuanta 00675U, 00703 yang mengikuti indeks Yen, bisa dibeli di aplikasi broker. Biaya pengelolaan tahunan 0.4%, cocok untuk investasi rutin dan ikut merasakan apresiasi Yen.
Strategi siklus: Perdagangan valas
Operasi di platform trading valas profesional seperti USD/JPY, EUR/JPY, untuk menangkap fluktuasi jangka pendek. Keunggulan: bisa posisi long/short, transaksi 24 jam, modal kecil. Tapi perlu mahir analisis teknikal dan manajemen risiko.
Tanya Jawab Umum
Q: Apa bedanya kurs tunai dan kurs spot?
Kurs tunai berlaku untuk transaksi uang tunai fisik, bank harus tanggung biaya pengangkutan, penyimpanan, counting, sehingga kursnya 1-2% lebih buruk. Kurs spot digunakan untuk transfer elektronik, settlement T+2, biaya lebih rendah dan kurs lebih baik. Kalau tidak butuh uang tunai, utamakan kurs spot.
Q: 10.000 TWD berapa Yen?
Misalnya kurs jual tunai Taiwan Bank 10 Desember 4.85, 10.000 TWD sekitar 48.500 Yen. Kalau pakai kurs spot 4.87, bisa dapat sekitar 48.700 Yen, selisih 200 Yen (sekitar 40 TWD). Meskipun kecil, untuk jutaan dana bisa selisih 40.000 TWD.
Q: Ada batas penarikan di ATM mata uang asing?
Regulasi baru akhir 2025, batas penarikan lintas bank turun dari 200.000 menjadi 100.000-150.000 TWD/hari, dan batas akun digital tipe ketiga lebih rendah 100.000 TWD. Batas penarikan lintas bank tergantung bank penerbit kartu, disarankan cek sebelumnya. Saat puncak, uang tunai cepat habis, rencanakan lebih awal.
Q: Apa yang harus dibawa saat ke bank langsung?
Warga harus bawa KTP + paspor; jika reservasi online, juga bawa notifikasi transaksi. Di bawah 20 tahun harus didampingi orang tua dan surat persetujuan; untuk konversi besar (lebih dari 10 juta TWD) mungkin perlu isi formulir sumber dana.
Kesimpulan: Dua Prinsip Cerdas Konversi
Yen Jepang sudah naik dari sekadar uang saku wisata menjadi alat lindung risiko sekaligus aset investasi. Pada akhir 2025, di tengah tekanan depresiasi TWD dan ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ, Yen tetap menarik dan terus menguat.
Dengan menerapkan prinsip “konversi bertahap + jangan diam saja setelah selesai”, pemula bisa mulai dari konversi online di Taiwan Bank dan pengambilan di bandara, lalu secara bertahap pindah ke deposito, ETF, atau coba trading valas kecil. Dengan begitu, perjalanan ke Jepang jadi lebih hemat, sekaligus menambah perlindungan aset saat pasar global bergejolak.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pengujian biaya konversi Yen Jepang: Mengungkap selisih harga empat jalur utama penukaran mata uang Taiwan Dollar tahun 2025
2025年12月中旬, mata uang Taiwan Dollar terhadap Yen Jepang mencapai 4.85, meningkat lebih dari 8% dibandingkan awal tahun di angka 4.46. Seiring Bank of Japan yang akan menaikkan suku bunga ke level tertinggi dalam 30 tahun, para trader arbitrase global dan investor Taiwan sama-sama memantau pergerakan Yen secara ketat. Tapi sedikit yang tahu, dengan menukar 5 juta Taiwan Dollar ke Yen Jepang, salah jalur bisa menghabiskan tambahan hingga 2000 yuan.
Mengapa Yen Jepang Layak Diperhatikan? Dari Pariwisata Hingga Alokasi Aset
Menyinggung konversi mata uang asing, Yen Jepang sering menjadi pilihan utama orang Taiwan. Alasannya bukan hanya karena tren wisata ke Jepang, tetapi juga posisi khusus Yen di pasar keuangan global.
Dari segi wisata dan konsumsi, penggunaan uang tunai di Jepang masih luas (tingkat penggunaan kartu kredit hanya 60%), baik saat belanja di Tokyo, ski di Hokkaido, maupun liburan di Okinawa, uang tunai tetap menjadi alat pembayaran utama. Selain itu, budaya pembelian melalui jasa perantara, visa kerja studi, dan lain-lain, semua membutuhkan konversi Yen secara rutin untuk pembayaran harian.
Dari sudut pandang pasar keuangan, Yen bersama dolar AS dan franc Swiss adalah tiga mata uang safe haven utama dunia. Saat pasar bergejolak, dana lindung nilai mengalir ke Yen—misalnya selama konflik Rusia-Ukraina 2022, Yen menguat 8% dalam satu minggu, secara efektif mengurangi kerugian di pasar saham. Bagi investor Taiwan, mengalokasikan Yen bukan hanya untuk keperluan wisata, tetapi juga sebagai alat lindung risiko terhadap volatilitas pasar saham Taiwan.
Selain itu, kebijakan suku bunga sangat rendah di Jepang (0.5% saat ini) menjadikan Yen sebagai “mata uang pembiayaan”. Trader arbitrase internasional meminjam Yen dengan bunga rendah untuk diinvestasikan di dolar AS yang berimbal hasil lebih tinggi, menghasilkan spread lebih dari 4%. Ketika risiko meningkat, penutupan posisi arbitrase justru mendorong permintaan Yen kembali naik.
Empat Jalur Konversi: Pertimbangan Biaya dan Kemudahan
Banyak orang terbiasa melakukan konversi di bank secara langsung, tapi mereka tidak menyadari bahwa selisih kurs tunai dan kurs spot bisa menumpuk menjadi kerugian besar. Berikut analisis biaya nyata dari masing-masing jalur.
Jalur 1: Konversi tunai di bank
Ini adalah cara paling tradisional—bawa uang tunai Taiwan ke cabang bank atau bandara, langsung mendapatkan Yen tunai. Mudah dilakukan tapi biayanya tinggi karena bank menggunakan “kurs jual tunai”, biasanya 1-2% lebih buruk dari kurs spot. Misalnya, berdasarkan kurs Taiwan Bank 10 Desember, kurs jual tunai sekitar 0.2060 TWD/Yen (artinya 1 TWD bisa dapat 4.85 Yen), beberapa bank juga mengenakan biaya administrasi tetap.
Menukar 5 juta TWD, diperkirakan rugi 1500-2000 yuan. Metode ini cocok untuk kebutuhan mendadak, wisatawan yang tidak terbiasa transaksi online, atau yang membutuhkan pecahan tertentu (1000, 5000, 10000 Yen).
Kurs di berbagai bank selama periode ini berbeda cukup signifikan. Beberapa bank seperti Taipei Fubon mencapai kurs jual tunai 0.2069, dengan biaya administrasi 200 TWD per transaksi; Bank Sinopac sekitar 0.2058 dengan biaya 100 TWD. Jika sekaligus membuka deposito atau layanan investasi, beberapa bank bisa nego diskon biaya.
Jalur 2: Konversi online lalu ambil tunai di cabang atau ATM
Lewat aplikasi bank atau internet banking, gunakan “kurs jual spot” (sekitar 0.2058 TWD/Yen) untuk transfer dari TWD ke rekening mata uang asing. Jika perlu uang tunai, datang ke cabang atau ATM mata uang asing untuk penarikan, tapi ada biaya selisih kurs (sekitar 100 TWD).
Keunggulan metode ini adalah bisa dilakukan 24 jam, dan bisa dilakukan secara bertahap untuk rata-rata biaya. Misalnya saat Yen turun ke 4.80, lakukan satu kali transaksi, lalu saat berfluktuasi ke 4.90, lakukan lagi, memanfaatkan waktu untuk mendapatkan kurs terbaik. Perkiraan kerugian 500-1000 TWD, biayanya sekitar setengah dari konversi tunai di bank.
Perlu diingat, harus buka rekening mata uang asing terlebih dahulu dan punya pengalaman transaksi valas. Bank utama seperti E.SUN, Bank Taiwan, Mega Bank mudah dibuka, dan bisa dipadukan dengan deposito Yen (suku bunga 1.5-1.8%) untuk menambah nilai.
Jalur 3: Konversi online lalu ambil di bandara
Tanpa perlu rekening mata uang asing, cukup isi formulir di website bank mengenai jumlah, mata uang, cabang pengambilan, dan waktu. Setelah transfer selesai, bawa kartu identitas dan notifikasi transaksi ke cabang tertentu untuk ambil uang tunai. Layanan “Easy Purchase” dari Taiwan Bank juga bisa reservasi pengambilan di bandara.
Keunggulan metode ini adalah kurs lebih baik (sekitar 0.5%), biaya administrasi sering gratis (misalnya pakai Taiwan Pay hanya 10 TWD), dan di Bandara Taoyuan ada 14 lokasi pengambilan (2 24 jam). Sangat praktis sebelum berangkat. Perkiraan kerugian 300-800 TWD, cocok untuk traveler yang perencanaan matang.
Kekurangannya, harus reservasi 1-3 hari sebelumnya, waktu pengambilan terbatas jam operasional bank, dan tidak bisa ubah lokasi setelah dipilih.
Jalur 4: Penarikan tunai di ATM mata uang asing
Menggunakan kartu chip bank untuk tarik tunai Yen langsung di ATM mata uang asing, bisa 24 jam dan lintas bank, dari rekening TWD dikenai biaya cross-bank 5 TWD. ATM mata uang asing dari bank seperti Mega Bank limit penarikan 150.000 TWD per hari, tanpa biaya konversi.
Paling fleksibel, cocok untuk pekerja yang tidak sempat ke bank atau mendadak keluar negeri. Perkiraan kerugian 800-1200 TWD. Tapi, jumlah ATM mata uang asing di seluruh negeri hanya sekitar 200 unit, saat puncak (seperti sebelum liburan) uang tunai mudah habis, dan pecahan tetap 1000/5000/10000 Yen, tidak bisa pilih.
Perhatikan regulasi baru akhir 2025, batas penarikan lintas bank turun dari 200.000 menjadi 100.000-150.000 TWD/hari, dan batas akun digital tipe ketiga lebih rendah 100.000 TWD. Disarankan lakukan penarikan bertahap beberapa hari atau pakai kartu bank sendiri untuk hindari biaya cross-bank berulang.
Lingkungan Kurs dan Waktu Tepat
Saat ini Yen sedang dalam periode volatilitas tinggi. Gubernur Bank of Japan Ueda Kazuo baru-baru ini mengeluarkan pernyataan hawkish yang mendorong ekspektasi kenaikan suku bunga hingga 80%, pasar memperkirakan rapat 19 Desember akan menaikkan suku bunga 0.25 basis poin ke 0.75% (tertinggi dalam 30 tahun), yield obligasi Jepang sudah mencapai level tertinggi 17 tahun di 1.93%. Sementara itu, siklus penurunan suku bunga di AS justru mendukung Yen.
USD/JPY dari puncak 160 awal tahun turun ke sekitar 154.58, kemungkinan berfluktuasi kembali ke 155 dalam jangka pendek, tapi secara jangka menengah dan panjang diperkirakan di bawah 150. Untuk yang melakukan secara bertahap, menukar 2-5 juta TWD setiap 1-2 minggu bisa mengurangi risiko volatilitas kurs secara efektif.
Permintaan konversi di Taiwan meningkat 25% di semester kedua, didorong oleh pemulihan wisata dan kebutuhan lindung risiko investor. Jika digunakan untuk investasi, Yen sebagai aset safe haven, risiko jangka pendek adalah fluktuasi 2-5% saat posisi arbitrase ditutup, disarankan tidak menukar seluruh dana sekaligus.
Rencana Nilai Tambah Setelah Tukar Yen
Setelah konversi Yen, jika dibiarkan tanpa diinvestasikan, sama saja kehilangan waktu tanpa bunga. Bisa pilih strategi sesuai toleransi risiko:
Pendekatan konservatif: Deposito Yen Bank seperti E.SUN, Bank Taiwan, membuka rekening mata uang asing mulai dari 10.000 Yen, bunga tahunan 1.5-1.8%. 1 juta Yen per tahun menghasilkan sekitar 15.000-18.000 Yen, meski tidak besar, tapi lebih baik dari nol.
Alokasi menengah: Asuransi simpanan Yen Asuransi jiwa Cathay, Fubon menawarkan produk tabungan Yen dengan tingkat bunga 2-3%, cocok untuk dana 1-3 tahun sekaligus mendapatkan perlindungan asuransi.
Pertumbuhan: ETF Yen ETF seperti Yuanta 00675U, 00703 yang mengikuti indeks Yen, bisa dibeli di aplikasi broker. Biaya pengelolaan tahunan 0.4%, cocok untuk investasi rutin dan ikut merasakan apresiasi Yen.
Strategi siklus: Perdagangan valas Operasi di platform trading valas profesional seperti USD/JPY, EUR/JPY, untuk menangkap fluktuasi jangka pendek. Keunggulan: bisa posisi long/short, transaksi 24 jam, modal kecil. Tapi perlu mahir analisis teknikal dan manajemen risiko.
Tanya Jawab Umum
Q: Apa bedanya kurs tunai dan kurs spot?
Kurs tunai berlaku untuk transaksi uang tunai fisik, bank harus tanggung biaya pengangkutan, penyimpanan, counting, sehingga kursnya 1-2% lebih buruk. Kurs spot digunakan untuk transfer elektronik, settlement T+2, biaya lebih rendah dan kurs lebih baik. Kalau tidak butuh uang tunai, utamakan kurs spot.
Q: 10.000 TWD berapa Yen?
Misalnya kurs jual tunai Taiwan Bank 10 Desember 4.85, 10.000 TWD sekitar 48.500 Yen. Kalau pakai kurs spot 4.87, bisa dapat sekitar 48.700 Yen, selisih 200 Yen (sekitar 40 TWD). Meskipun kecil, untuk jutaan dana bisa selisih 40.000 TWD.
Q: Ada batas penarikan di ATM mata uang asing?
Regulasi baru akhir 2025, batas penarikan lintas bank turun dari 200.000 menjadi 100.000-150.000 TWD/hari, dan batas akun digital tipe ketiga lebih rendah 100.000 TWD. Batas penarikan lintas bank tergantung bank penerbit kartu, disarankan cek sebelumnya. Saat puncak, uang tunai cepat habis, rencanakan lebih awal.
Q: Apa yang harus dibawa saat ke bank langsung?
Warga harus bawa KTP + paspor; jika reservasi online, juga bawa notifikasi transaksi. Di bawah 20 tahun harus didampingi orang tua dan surat persetujuan; untuk konversi besar (lebih dari 10 juta TWD) mungkin perlu isi formulir sumber dana.
Kesimpulan: Dua Prinsip Cerdas Konversi
Yen Jepang sudah naik dari sekadar uang saku wisata menjadi alat lindung risiko sekaligus aset investasi. Pada akhir 2025, di tengah tekanan depresiasi TWD dan ekspektasi kenaikan suku bunga BOJ, Yen tetap menarik dan terus menguat.
Dengan menerapkan prinsip “konversi bertahap + jangan diam saja setelah selesai”, pemula bisa mulai dari konversi online di Taiwan Bank dan pengambilan di bandara, lalu secara bertahap pindah ke deposito, ETF, atau coba trading valas kecil. Dengan begitu, perjalanan ke Jepang jadi lebih hemat, sekaligus menambah perlindungan aset saat pasar global bergejolak.