Ingin memasuki pasar investasi tetapi tidak tahu harus mulai dari mana? Melihat teman berbagi pengalaman investasi membuatmu tergoda, ingin mencoba dengan dana idle? Jangan terburu-buru mengikuti tren secara buta——artikel ini akan membawamu memahami seluruh proses pembelian saham secara sistematis, agar kamu tidak tersesat di jalan!
4 Risiko utama yang harus diketahui pemula sebelum membeli saham
Sebelum membuka rekening dan membeli saham secara resmi, kamu harus menguasai poin-poin inti berikut, yang berkaitan dengan apakah kamu bisa menghindari nasib sebagai “si kecil”:
1️⃣ Pilihan broker adalah kunci keberhasilan atau kegagalan
Memilih broker seperti memilih rekan tim, menentukan biaya investasi dan pengalaman penggunaan. Saat memilih, perhatikan:
Struktur biaya komisi (Pasar Taiwan 0.1425%, pasar AS harus perhatikan biaya tersembunyi)
Platform order apakah mudah digunakan (pemula membutuhkan antarmuka APP yang intuitif)
Ada fitur investasi rutin (diperlukan oleh investor kecil)
Kualitas layanan pelanggan dan waktu dukungan
Apakah mendukung metode deposit dan penarikan yang biasa kamu gunakan
2️⃣ Lakukan riset yang cukup sebelum beraksi
Sebelum membeli saham, harus memahami:
✔ Data dasar perusahaan: bidang usaha, produk utama
✔ Kondisi keuangan: periksa EPS, margin laba kotor, margin laba bersih, dan indikator lain
✔ Informasi pasar: apakah ada berita penting atau konferensi perusahaan yang akan diumumkan
Banyak pemula yang langsung masuk tanpa riset, akhirnya terjebak di harga tinggi, kerugian tidak sebanding.
3️⃣ Tegakkan disiplin yang ketat
Buat rencana take profit dan cut loss, dan laksanakan secara disiplin:
Tetapkan target keuntungan (misalnya, jual setengah saat naik 20%)
Tetapkan level cut loss (kalau kerugian lebih dari 10%, harus cut loss)
Jangan ubah rencana karena emosi sesaat
Banyak investor kecil yang rugi karena: ambil keuntungan sedikit lalu buru-buru keluar, tapi saat rugi malah pegang erat-erat!
4️⃣ Temukan gaya investasi yang cocok untuk diri sendiri
Trading jangka pendek (day trading): cocok untuk yang punya waktu setiap hari untuk memantau pasar
Investasi saham dividen: cocok untuk pekerja kantoran, melakukan investasi rutin jangka panjang
Strategi swing trading: menggabungkan analisis teknikal untuk mencari titik beli/jual
Bagaimana cara membuka rekening dan order saham? Tiga langkah selesai
Langkah pertama: Pilih pasar yang sesuai
Pasar Taiwan vs pasar AS, mana yang harus dipilih?
Karakteristik pasar Taiwan:
✅ Kelebihan: mengenal perusahaan lokal, regulasi relatif ketat
❌ Kekurangan: skala pasar kecil, likuiditas rendah, tata kelola perusahaan perlu diperbaiki
Biaya investasi di pasar Taiwan:
Biaya transaksi: 0.1425% dari nilai transaksi
Pajak penjualan: 0.3%
Biaya ETF internal: sekitar 0.4%~1%
Karakteristik pasar AS:
✅ Kelebihan: banyak pilihan instrumen, regulasi ketat, informasi transparan
✅ Kelebihan: bisa beli saham pecahan, biaya transaksi rendah, tanpa pajak transaksi
❌ Kekurangan: perbedaan zona waktu, risiko nilai tukar, perlu waktu riset perusahaan AS
Biaya investasi di pasar AS:
Biaya perwakilan: 0.25%~1%
Biaya broker luar negeri: 0%~0.1%
Biaya tersembunyi: biaya transfer, selisih kurs
Langkah kedua: Persiapan membuka rekening
Proses buka rekening offline (cara tradisional)
Pilih broker terpercaya
Siapkan dokumen identitas dan cap jempol
Pergi ke kantor cabang isi formulir aplikasi
Tanda tangan kontrak, selesai buka rekening
Proses buka rekening online (cara modern)
Kunjungi website atau APP broker
Isi data pribadi
Upload dokumen verifikasi identitas
Tanda tangan kontrak elektronik
Selesai buka rekening
Sekarang kebanyakan broker sudah menyediakan layanan buka rekening online, menghemat perjalanan, cukup 5–10 menit selesai.
Langkah ketiga: Melakukan order transaksi
Contoh order saham AS yang umum:
Login ke platform trading
Gunakan fitur pencarian untuk masukkan kode saham (misalnya “AAPL” untuk Apple, “TSLA” untuk Tesla)
Pilih beli atau jual
Masukkan jumlah saham yang ingin dibeli
Konfirmasi order selesai
Proses order saham Taiwan serupa, cukup masukkan kode saham Taiwan.
Bagaimana cara membeli saham? Tiga alat investasi utama dan perbandingannya
Cara pertama: Membeli saham secara langsung
**Cocok untuk: ** Investor yang punya waktu riset saham dan suka menguasai detail
Keunggulan:
Likuiditas tinggi, kapan saja bisa beli/jual
Bisa menerima dividen
Informasi transparan, regulasi ketat
Kekurangan:
Perlu waktu memilih dan riset saham
Risiko terkonsentrasi di beberapa perusahaan
Biaya transaksi relatif tinggi
Cara kedua: Investasi ETF
**Cocok untuk: ** Investor malas yang ingin diversifikasi risiko dan waktu terbatas
Biaya investasi:
Biaya pengelolaan: 0.03%~0.2%
Biaya transaksi: sama seperti saham
Biaya internal: sudah termasuk dalam nilai bersih ETF
Keunggulan:
Satu ETF mencakup banyak perusahaan, otomatis diversifikasi risiko
Tidak perlu repot memilih saham
Cocok untuk investasi rutin jangka panjang
Kekurangan:
Imbal hasil cenderung stabil, tidak akan melambung tinggi
Tidak cocok untuk trading jangka pendek
Tidak bisa fleksibel mengatur portofolio
Rekomendasi pemula: Mulai dari ETF skala besar, seperti S&P 500 atau ETF pasar global.
Cara ketiga: CFD (Contract for Difference)
**Cocok untuk: ** Investor dengan dana terbatas yang ingin cepat meraih keuntungan dari selisih harga
Karakteristik:
Menggunakan leverage untuk modal kecil (hanya bayar margin)
Bisa posisi long maupun short (dapat untung dari naik/turun harga)
Mendukung berbagai pasar global (saham, forex, komoditas)
Buka 24 jam, tanpa batas waktu setelah jam pasar
Contoh penggunaan leverage:
Leverage 1x: bayar penuh margin (misalnya $1,671)
Leverage 2x: bayar setengah (836 dolar)
Leverage 10x: bayar 1/10 (167 dolar)
Keunggulan:
Modal awal rendah, mulai dari ratusan dolar
Efisiensi penggunaan modal tinggi
Fleksibel waktu transaksi
Kekurangan:
Leverage memperbesar kerugian, tanpa stop loss bisa sangat fatal
Tidak menerima dividen
Pilih platform yang terpercaya dan berlisensi internasional
Peringatan penting: Leverage adalah pedang bermata dua, pemula harus latihan di akun demo dulu, jangan buru-buru pakai uang asli untuk trading nyata!
Pengetahuan dasar yang harus diketahui saat membeli saham
Kode saham dan indeks pasar
Setiap saham punya kode unik, memudahkan pencarian dan transaksi.
Kode saham Taiwan: 4 digit angka (misalnya 2330 untuk TSMC, 2454 untuk Chimei Innolux)
Kode saham AS: Huruf alfabet (misalnya AAPL untuk Apple, MSFT untuk Microsoft, TSLA untuk Tesla)
Kode saham Hong Kong: 4 digit angka
Indeks penting:
Pasar Taiwan: Indeks Weighted
Pasar AS: S&P 500, NASDAQ, Dow Jones
Indeks ini mewakili performa pasar secara keseluruhan
Jadwal waktu transaksi
Waktu transaksi Taiwan: Senin–Jumat 09:00–13:30 (tidak istirahat siang)
Waktu transaksi AS:
Transaksi normal: Senin–Jumat waktu Taiwan 21:30–04:00
Pre-market: sebelum pasar dibuka
After-hours: setelah pasar tutup
Perhatian: Volume transaksi pre-market dan after-hours lebih sedikit, harga bisa sangat fluktuatif.
Perbedaan satuan transaksi
Taiwan: minimal 1 saham, biasanya satu lot (1.000 saham), juga bisa beli saham pecahan
AS: minimal 1 saham, tidak ada konsep lot, investor kecil bisa beli satuan
Hong Kong: minimal 1 lot, jumlah saham per lot berbeda-beda, bisa 20 atau 100 saham
Bagaimana cara membaca grafik saham? Rekomendasi alat gratis
Ada banyak alat gratis seperti TradingView versi gratis, Investing.com, software analisis lokal, semua cocok untuk pemula.
Bagaimana melihat harga saham?
Harga saham adalah angka yang bergerak di platform, menunjukkan harga real-time per saham. Pemula harus menguasai konsep dasar ini:
Harga pembukaan: harga transaksi pertama hari ini
Harga penutupan: harga transaksi terakhir kemarin
Harga saat ini: harga transaksi saat ini
Harga tertinggi/rendah: rentang harga hari ini
Tips membaca grafik
Harga saat ini biasanya ditampilkan dengan font besar di posisi paling mencolok
Dalam jam perdagangan, bisa melihat pergerakan harga secara real-time
Grafik tren bisa langsung menunjukkan naik/turun saham
Hover mouse di tanggal tertentu bisa melihat data lengkap hari itu
Indikator teknikal lanjutan (belajar lebih untung)
Setelah pengalaman, bisa pelajari teknik berikut:
Grafik lilin (K-line): melihat kondisi naik/turun saham
Moving Average (MA): menentukan arah tren
MACD: mencari titik beli/jual
Volume transaksi: mengamati aksi pasar utama
Analisis laporan keuangan: menilai fundamental perusahaan
Saran pemula: mulai dari mengenal harga dasar dulu, baru pelan-pelan belajar teknik lanjutan.
Tips memilih saham untuk pemula, empat langkah mudah
Langkah pertama: Mulai dari industri yang dikenal
“Beli saham yang kamu tahu!”
Suka produk 3C? Fokus ke saham semikonduktor
Suka minuman bubble tea? Pelajari saham makanan dan minuman
Sering naik kendaraan? Pertimbangkan saham transportasi
Lebih mudah menilai perusahaan yang familiar, tidak perlu tebak-tebakan dan asal beli.
Langkah kedua: Pilih perusahaan besar dan terkenal
Pilih perusahaan dengan kapitalisasi besar dan reputasi tinggi, seperti:
Pasar Taiwan: TSMC, Hon Hai, Formosa Plastics
Pasar AS: Apple, Microsoft, Google, Amazon
Perusahaan besar relatif stabil, tidak gampang digoreng, risiko lebih rendah.
Langkah ketiga: Nilai harga yang wajar
Price to Earnings Ratio (P/E): harga saham ÷ laba per saham, semakin rendah semakin murah
Dividen yield: dividen tahunan ÷ harga saham, semakin tinggi semakin menarik
Bandingkan dengan perusahaan sejenis: lihat valuasi perusahaan lain di industri yang sama
Langkah keempat: Diversifikasi berbagai jenis saham
“Jangan taruh telur di satu keranjang!”
Saham pertumbuhan: fokus pada kenaikan modal
Saham dividen: fokus pada pendapatan stabil
Kombinasi industri berbeda: mengurangi risiko
Kesalahan umum pemula saat membeli saham
1️⃣ Mengabaikan biaya transaksi jangka panjang
Biaya transaksi terlihat kecil, tapi jika sering, akan menggerogoti keuntungan. Bandingkan biaya antar broker.
2️⃣ Langsung masuk tanpa riset
Beli tanpa tahu apa bisnis perusahaan? Risiko besar. Sebaiknya cek data dasar, kondisi keuangan, berita pasar.
3️⃣ Dikuasai emosi
Ikut-ikutan beli saat orang lain untung, atau panik jual saat rugi. Investasi harus rasional dan disiplin.
4️⃣ Lalai mengelola risiko
Tanpa stop loss dan take profit, akhirnya kerugian besar.
Mulai perjalanan investasi sahammu
Saran pemula tiga langkah
Langkah pertama: Buka akun demo
Gunakan dana virtual selama 3 bulan, latihan platform dan pasar, tanpa risiko.
Langkah kedua: Transaksi nyata dengan modal kecil
Mulai dari jumlah kecil, catat setiap transaksi, analisis masuk dan keluar, catat pengalaman.
Langkah ketiga: Tingkatkan skala secara bertahap
Setelah pengalaman dan percaya diri meningkat, tambah modal secara perlahan.
Tiga langkah cepat mulai
Daftar dan buka rekening → Isi data dan kirim aplikasi, sebagian besar platform bisa online
Deposit dana → Transfer dana dengan berbagai metode
Mulai transaksi → Cari instrumen, order, dan transaksi
Pesan terakhir: Investasi berisiko, harus evaluasi kemampuan risiko sendiri. Ingat selalu——pilih platform yang berlisensi, jalankan disiplin trading ketat, terus belajar tentang pasar, tiga hal ini adalah fondasi keuntungan jangka panjang. Semoga sukses berinvestasi!
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Pemula yang ingin membeli saham tahun 2025 harus membaca ini! Bagaimana cara mengelola saham agar terhindar dari jebakan dan mendapatkan keuntungan?
Ingin memasuki pasar investasi tetapi tidak tahu harus mulai dari mana? Melihat teman berbagi pengalaman investasi membuatmu tergoda, ingin mencoba dengan dana idle? Jangan terburu-buru mengikuti tren secara buta——artikel ini akan membawamu memahami seluruh proses pembelian saham secara sistematis, agar kamu tidak tersesat di jalan!
4 Risiko utama yang harus diketahui pemula sebelum membeli saham
Sebelum membuka rekening dan membeli saham secara resmi, kamu harus menguasai poin-poin inti berikut, yang berkaitan dengan apakah kamu bisa menghindari nasib sebagai “si kecil”:
1️⃣ Pilihan broker adalah kunci keberhasilan atau kegagalan
Memilih broker seperti memilih rekan tim, menentukan biaya investasi dan pengalaman penggunaan. Saat memilih, perhatikan:
2️⃣ Lakukan riset yang cukup sebelum beraksi
Sebelum membeli saham, harus memahami: ✔ Data dasar perusahaan: bidang usaha, produk utama ✔ Kondisi keuangan: periksa EPS, margin laba kotor, margin laba bersih, dan indikator lain ✔ Informasi pasar: apakah ada berita penting atau konferensi perusahaan yang akan diumumkan
Banyak pemula yang langsung masuk tanpa riset, akhirnya terjebak di harga tinggi, kerugian tidak sebanding.
3️⃣ Tegakkan disiplin yang ketat
Buat rencana take profit dan cut loss, dan laksanakan secara disiplin:
Banyak investor kecil yang rugi karena: ambil keuntungan sedikit lalu buru-buru keluar, tapi saat rugi malah pegang erat-erat!
4️⃣ Temukan gaya investasi yang cocok untuk diri sendiri
Bagaimana cara membuka rekening dan order saham? Tiga langkah selesai
Langkah pertama: Pilih pasar yang sesuai
Pasar Taiwan vs pasar AS, mana yang harus dipilih?
Karakteristik pasar Taiwan: ✅ Kelebihan: mengenal perusahaan lokal, regulasi relatif ketat ❌ Kekurangan: skala pasar kecil, likuiditas rendah, tata kelola perusahaan perlu diperbaiki
Biaya investasi di pasar Taiwan:
Karakteristik pasar AS: ✅ Kelebihan: banyak pilihan instrumen, regulasi ketat, informasi transparan ✅ Kelebihan: bisa beli saham pecahan, biaya transaksi rendah, tanpa pajak transaksi ❌ Kekurangan: perbedaan zona waktu, risiko nilai tukar, perlu waktu riset perusahaan AS
Biaya investasi di pasar AS:
Langkah kedua: Persiapan membuka rekening
Proses buka rekening offline (cara tradisional)
Proses buka rekening online (cara modern)
Sekarang kebanyakan broker sudah menyediakan layanan buka rekening online, menghemat perjalanan, cukup 5–10 menit selesai.
Langkah ketiga: Melakukan order transaksi
Contoh order saham AS yang umum:
Proses order saham Taiwan serupa, cukup masukkan kode saham Taiwan.
Bagaimana cara membeli saham? Tiga alat investasi utama dan perbandingannya
Cara pertama: Membeli saham secara langsung
**Cocok untuk: ** Investor yang punya waktu riset saham dan suka menguasai detail
Keunggulan:
Kekurangan:
Cara kedua: Investasi ETF
**Cocok untuk: ** Investor malas yang ingin diversifikasi risiko dan waktu terbatas
Biaya investasi:
Keunggulan:
Kekurangan:
Rekomendasi pemula: Mulai dari ETF skala besar, seperti S&P 500 atau ETF pasar global.
Cara ketiga: CFD (Contract for Difference)
**Cocok untuk: ** Investor dengan dana terbatas yang ingin cepat meraih keuntungan dari selisih harga
Karakteristik:
Contoh penggunaan leverage:
Keunggulan:
Kekurangan:
Peringatan penting: Leverage adalah pedang bermata dua, pemula harus latihan di akun demo dulu, jangan buru-buru pakai uang asli untuk trading nyata!
Pengetahuan dasar yang harus diketahui saat membeli saham
Kode saham dan indeks pasar
Setiap saham punya kode unik, memudahkan pencarian dan transaksi.
Kode saham Taiwan: 4 digit angka (misalnya 2330 untuk TSMC, 2454 untuk Chimei Innolux) Kode saham AS: Huruf alfabet (misalnya AAPL untuk Apple, MSFT untuk Microsoft, TSLA untuk Tesla) Kode saham Hong Kong: 4 digit angka
Indeks penting:
Jadwal waktu transaksi
Waktu transaksi Taiwan: Senin–Jumat 09:00–13:30 (tidak istirahat siang)
Waktu transaksi AS:
Perhatian: Volume transaksi pre-market dan after-hours lebih sedikit, harga bisa sangat fluktuatif.
Perbedaan satuan transaksi
Taiwan: minimal 1 saham, biasanya satu lot (1.000 saham), juga bisa beli saham pecahan AS: minimal 1 saham, tidak ada konsep lot, investor kecil bisa beli satuan Hong Kong: minimal 1 lot, jumlah saham per lot berbeda-beda, bisa 20 atau 100 saham
Bagaimana cara membaca grafik saham? Rekomendasi alat gratis
Ada banyak alat gratis seperti TradingView versi gratis, Investing.com, software analisis lokal, semua cocok untuk pemula.
Bagaimana melihat harga saham?
Harga saham adalah angka yang bergerak di platform, menunjukkan harga real-time per saham. Pemula harus menguasai konsep dasar ini:
Tips membaca grafik
Indikator teknikal lanjutan (belajar lebih untung)
Setelah pengalaman, bisa pelajari teknik berikut:
Saran pemula: mulai dari mengenal harga dasar dulu, baru pelan-pelan belajar teknik lanjutan.
Tips memilih saham untuk pemula, empat langkah mudah
Langkah pertama: Mulai dari industri yang dikenal
“Beli saham yang kamu tahu!”
Lebih mudah menilai perusahaan yang familiar, tidak perlu tebak-tebakan dan asal beli.
Langkah kedua: Pilih perusahaan besar dan terkenal
Pilih perusahaan dengan kapitalisasi besar dan reputasi tinggi, seperti:
Perusahaan besar relatif stabil, tidak gampang digoreng, risiko lebih rendah.
Langkah ketiga: Nilai harga yang wajar
Langkah keempat: Diversifikasi berbagai jenis saham
“Jangan taruh telur di satu keranjang!”
Kesalahan umum pemula saat membeli saham
1️⃣ Mengabaikan biaya transaksi jangka panjang Biaya transaksi terlihat kecil, tapi jika sering, akan menggerogoti keuntungan. Bandingkan biaya antar broker.
2️⃣ Langsung masuk tanpa riset Beli tanpa tahu apa bisnis perusahaan? Risiko besar. Sebaiknya cek data dasar, kondisi keuangan, berita pasar.
3️⃣ Dikuasai emosi Ikut-ikutan beli saat orang lain untung, atau panik jual saat rugi. Investasi harus rasional dan disiplin.
4️⃣ Lalai mengelola risiko Tanpa stop loss dan take profit, akhirnya kerugian besar.
Mulai perjalanan investasi sahammu
Saran pemula tiga langkah
Langkah pertama: Buka akun demo Gunakan dana virtual selama 3 bulan, latihan platform dan pasar, tanpa risiko.
Langkah kedua: Transaksi nyata dengan modal kecil Mulai dari jumlah kecil, catat setiap transaksi, analisis masuk dan keluar, catat pengalaman.
Langkah ketiga: Tingkatkan skala secara bertahap Setelah pengalaman dan percaya diri meningkat, tambah modal secara perlahan.
Tiga langkah cepat mulai
Pesan terakhir: Investasi berisiko, harus evaluasi kemampuan risiko sendiri. Ingat selalu——pilih platform yang berlisensi, jalankan disiplin trading ketat, terus belajar tentang pasar, tiga hal ini adalah fondasi keuntungan jangka panjang. Semoga sukses berinvestasi!