## Pemahaman Mendalam tentang Mekanisme Circuit Breaker di Pasar Saham AS: Dari Aturan Pemicu hingga Analisis Peristiwa Sejarah



Ketika pasar saham AS mengalami volatilitas ekstrem, sebuah sistem perlindungan bernama "mekanisme circuit breaker" akan otomatis aktif. Apa sebenarnya mekanisme ini, mengapa ada, dan bagaimana pengaruhnya terhadap pengambilan keputusan investor? Mari kita mulai dari sistem perlindungan pasar yang perlu dipahami oleh para investor.

## Logika Inti dari Mekanisme Circuit Breaker

**Mekanisme circuit breaker** pada dasarnya adalah "tombol jeda" di pasar. Ketika indeks S&P 500 mengalami penurunan besar dalam satu hari perdagangan, Bursa Saham New York akan menghentikan perdagangan, memberi waktu bagi pelaku pasar untuk bereaksi. Ini bukan kerusakan pasar, melainkan langkah pengendalian risiko yang dirancang dengan matang.

Bayangkan sebuah skenario: berita buruk mendadak muncul dan memicu penjualan besar-besaran, investor melihat harga saham turun dengan cepat, lebih banyak orang mengikuti menjual, membentuk lingkaran setan. Pada saat ini, mekanisme circuit breaker seperti menekan tombol pause dalam "gelombang pelarian" ini—membuat semua orang berhenti, meninjau ulang informasi, dan menilai secara tenang, bukan dikendalikan oleh emosi.

## Bagaimana Mekanisme Circuit Breaker di Pasar Saham AS Dipicu

Mekanisme circuit breaker di pasar saham AS terdiri dari tiga tingkat pemicu, masing-masing terkait dengan persentase penurunan dan langkah penanganan berbeda:

**Level 1 Circuit Breaker: Penurunan 7%**
Ketika indeks S&P 500 turun 7% dibandingkan penutupan hari sebelumnya, mekanisme ini aktif. Pada waktu 9:30-15:25 waktu Timur AS, semua perdagangan saham dihentikan selama 15 menit. Jika pemicu terjadi setelah pukul 15:25, perdagangan tidak dihentikan (kecuali mencapai level ketiga).

**Level 2 Circuit Breaker: Penurunan 13%**
Dalam hari perdagangan yang sama, jika indeks turun mencapai 13%, akan kembali memicu penghentian perdagangan selama 15 menit (jika terjadi setelah pukul 15:25, tidak dihentikan lagi, kecuali mencapai level ketiga). Perlu dicatat bahwa level 1 dan level 2 hanya dapat dipicu sekali dalam satu hari perdagangan. Misalnya, jika indeks turun 7% dan memicu level 1, meskipun kemudian turun lagi 7%, level 1 tidak akan dipicu lagi; baru jika turun 13% akan memicu level 2.

**Level 3 Circuit Breaker: Penurunan 20%**
Ini adalah langkah paling keras. Jika indeks turun 20%, seluruh perdagangan di pasar saham akan dihentikan untuk sisa hari itu. Terlepas dari waktu kejadian, pasar akan ditutup secara total.

Sistem tiga tingkat ini mencerminkan filosofi pengelolaan risiko yang bertahap: fluktuasi ringan memberi ruang penyesuaian, sedangkan fluktuasi berat memicu penghentian paksa.

## Mengapa Mekanisme Circuit Breaker di Pasar Saham AS Dibutuhkan

Asal-usul mekanisme ini berasal dari pelajaran sejarah. Pada 19 Oktober 1987, pasar saham AS mengalami "Black Monday"—penurunan indeks Dow Jones Industrial sebesar 22,61% dalam satu hari (508 poin), yang dengan cepat menyebar ke seluruh dunia. Setelah keruntuhan pasar ini, regulator mulai menetapkan mekanisme circuit breaker.

Tujuan utama dari mekanisme ini saat ini adalah:

Pertama, **mencegah emosi yang tidak terkendali**. Saat pasar jatuh tajam, emosi panik menyebar sangat cepat. Menghentikan perdagangan dapat memutus rantai ini, memberi waktu bagi investor untuk mencerna informasi baru dan menilai ulang situasi, bukan dikendalikan oleh psikologi massa.

Kedua, **menghindari flash crash**. Pada 6 Mei 2010, algoritma perdagangan frekuensi tinggi kehilangan kendali, menyebabkan Dow Jones anjlok 1000 poin dalam 5 menit. Volatilitas ekstrem ini menyebabkan harga menjadi sangat tidak wajar, dan investor tidak bisa melakukan transaksi dengan harga yang masuk akal. Mekanisme circuit breaker dapat memulai kembali pasar secara rasional dalam kejadian seperti ini.

Ketiga, **menjaga integritas struktur pasar**. Penurunan tajam tanpa pemeriksaan bisa merusak struktur mikro pasar, menyebabkan likuiditas mengering dan harga menjadi kacau, yang berpotensi menimbulkan kerusakan jangka panjang. Mekanisme ini melalui jeda teratur melindungi infrastruktur pasar.

## Tinjauan Peristiwa Circuit Breaker di Pasar Saham AS

Sejak mekanisme ini diperkenalkan pada 1988, pasar saham AS telah mengalami 5 kali circuit breaker. Yang paling baru dan terkenal adalah empat kali pemicu beruntun pada 2020—memberikan kesan mendalam bagi investor global.

**27 Oktober 1997: Gelombang Krisis Keuangan Asia**
Indeks Dow Jones turun 7,18%, memicu level 1 circuit breaker. Penurunan ini dipicu oleh penyebaran krisis keuangan Asia, dengan investor yang didorong oleh ketakutan melakukan penjualan besar-besaran di pasar AS. Peristiwa ini membuktikan efektivitas mekanisme—setelah perdagangan dihentikan, suasana pasar menjadi lebih tenang.

**Maret 2020: Empat kali circuit breaker akibat pandemi COVID-19**
Ini adalah kejadian paling intens sejak mekanisme ini dibuat. Dalam dua minggu, pasar saham AS mengalami 4 kali circuit breaker:

- **9 Maret**: S&P 500 turun 7,04%, memicu level 1
- **12 Maret**: turun lagi 7,6%, memicu level 1
- **16 Maret**: turun 12,4%, memicu level 1
- **18 Maret**: turun 7,1%, memicu level 1

Dalam empat hari ini, pasar beralih dari ketidakpastian ke kepanikan. Penyebaran global COVID-19, risiko penghentian ekonomi, dan ekspektasi gelombang PHK, semuanya mendorong investor untuk keluar pasar. Selain itu, kegagalan negosiasi pengurangan produksi minyak oleh Saudi dan Rusia menyebabkan harga minyak anjlok, menambah tekanan ke pasar.

Hingga 18 Maret, indeks Nasdaq turun 26% dari puncaknya di Februari, S&P 500 turun 30%, dan Dow Jones turun 31%. Meski pemerintah AS mengumumkan paket stimulus triliunan dolar dan memperluas likuiditas, efek awalnya terbatas.

## Dampak Positif dan Negatif dari Mekanisme Circuit Breaker

Walaupun dirancang dengan baik, efektivitas mekanisme ini masih diperdebatkan.

**Dampak Positif:**
Circuit breaker efektif meredam volatilitas ekstrem dan memberi waktu refleksi. Pada 2020, setelah setiap circuit breaker, pasar sering mengalami rebound teknikal, menunjukkan bahwa jeda ini membantu menghentikan penjualan irasional. Selain itu, keberadaan mekanisme ini sendiri berperan secara psikologis—mengetahui adanya "pemutus sirkuit", investor cenderung lebih bertahan dan tidak panik menjual.

**Dampak Negatif:**
Namun, mekanisme ini juga bisa memperburuk volatilitas. Saat mendekati batas pemicu, beberapa investor mungkin mempercepat penjualan untuk mengunci kerugian, takut terjebak jika pasar dihentikan. Perilaku ini justru mempercepat penurunan indeks dan menciptakan prediksi yang menjadi kenyataan. Dalam beberapa kasus, circuit breaker justru menunda proses pencernaan informasi, dan setelah perdagangan dibuka kembali, ketegangan terakumulasi dan menyebabkan penurunan lebih besar.

## Perbedaan Antara Circuit Breaker Pasar Secara Keseluruhan dan Individual Stock

Di pasar saham AS, terdapat dua sistem circuit breaker:

**Circuit breaker pasar secara keseluruhan** yang terkait dengan penurunan indeks S&P 500 sebesar 7%/13%/20%. Jika dipicu, seluruh pasar berhenti bertransaksi.

**Circuit breaker individual stock** (LULD—Limit Up-Limit Down) yang melindungi saham tertentu dari lonjakan harga ekstrem. Bursa menetapkan batasan fluktuasi harga dalam 5 menit; jika dilampaui, saham tersebut masuk ke mode pembatasan selama 15 detik, dan jika tidak kembali normal, dihentikan selama 5 menit. Mekanisme ini lebih rinci dan mencegah flash crash pada saham dengan likuiditas rendah akibat gangguan teknis atau transaksi besar.

Circuit breaker individual ini terutama melindungi investor ritel dari kejadian tak terduga, sementara circuit breaker pasar adalah pertahanan sistemik terakhir.

## Kapan Kemungkinan Mekanisme Circuit Breaker Akan Terulang Lagi

Biasanya, mekanisme ini dipicu dalam tiga situasi: kejadian black swan mendadak, data ekonomi yang menyimpang dari ekspektasi, dan koreksi teknikal setelah valuasi pasar terlalu tinggi.

Dari sejarah, keruntuhan 1987 berasal dari kegagalan teknologi dan gelembung valuasi, krisis 1997 dari penyebaran risiko keuangan internasional, dan 2020 dari pandemi yang tidak terduga. Saat ini, meskipun prospek ekonomi masih penuh ketidakpastian, kemungkinan pemicu mekanisme ini hanya dari faktor eksternal yang tidak terprediksi.

## Bagaimana Investor Harus Menanggapi

Terlepas dari apakah circuit breaker akan terjadi atau tidak, strategi utama investor tetap sama: **pertahankan kas yang cukup, jaga likuiditas, dan utamakan keamanan modal**.

Saat terjadi circuit breaker, menjual bukanlah pilihan terbaik. Data historis menunjukkan bahwa peluang rebound setelah circuit breaker biasanya lebih besar daripada penurunan lebih lanjut. Yang penting adalah jangan dikendalikan oleh emosi—mekanisme ini sendiri adalah sinyal pasar untuk "menenangkan diri". Selain itu, periode volatilitas ekstrem ini bisa menjadi peluang investasi jangka panjang—aset yang fundamentalnya baik namun terdiskon.

## Kesimpulan

Pembentukan mekanisme circuit breaker di pasar saham mencerminkan kemajuan pengawasan pasar. Dengan sistem tiga tingkat ini, pasar berusaha menyeimbangkan perlindungan investor dan menjaga likuiditas. Meski tidak sempurna dan kadang memperburuk volatilitas, mekanisme ini telah mengubah karakter risiko pasar.

Memahami aturan kerja, latar belakang sejarah, dan dampaknya secara nyata akan membantu investor membuat keputusan yang lebih rasional dalam kondisi pasar ekstrem. Ingatlah: circuit breaker bukan akhir dari pasar, melainkan alat perlindungan diri pasar itu sendiri.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
  • Hadiah
  • Komentar
  • Posting ulang
  • Bagikan
Komentar
0/400
Tidak ada komentar
  • Sematkan

Perdagangkan Kripto Di Mana Saja Kapan Saja
qrCode
Pindai untuk mengunduh aplikasi Gate
Komunitas
Bahasa Indonesia
  • 简体中文
  • English
  • Tiếng Việt
  • 繁體中文
  • Español
  • Русский
  • Français (Afrique)
  • Português (Portugal)
  • Bahasa Indonesia
  • 日本語
  • بالعربية
  • Українська
  • Português (Brasil)