Belakangan ini beredar kabar bahwa Amerika Serikat mungkin akan menyita aset kripto yang dimiliki oleh pemerintah Venezuela, terkait dengan ketentuan sanksi. Dan menurut laporan terbuka, pemerintah Venezuela pernah mencoba menghindari tekanan keuangan yang disebabkan oleh pembatasan dolar melalui stablecoin Tether — ini mencerminkan sebuah kenyataan: di tengah kerangka sanksi global yang semakin ketat, stablecoin menjadi alat bagi berbagai pihak untuk menghindari regulasi keuangan tradisional.
Kasus ini cukup menarik. Di satu sisi, ini menunjukkan bahwa stablecoin memang memiliki keunggulan dalam transfer lintas negara dan menghindari pembatasan valuta asing; di sisi lain, kemampuan lembaga pengawas AS dalam melacak dan membekukan aset kripto juga sedang meningkat — transaksi di blockchain seharusnya "tidak dapat diubah," tetapi akhirnya tetap bisa dipengaruhi oleh kekuatan politik.
Bagi para trader, ini mengingatkan akan risiko lama yang sering diabaikan: meskipun aset berada di blockchain, mereka tetap tidak bisa lepas dari pengawasan regulasi dunia nyata. Keamanan stablecoin sangat bergantung pada sikap kebijakan negara tempat penerbitan.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
12 Suka
Hadiah
12
9
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
LiquidityLarry
· 1jam yang lalu
Di atas rantai pun tidak bisa menghindar dari politik nyata, ini jadi memalukan
Lihat AsliBalas0
CryingOldWallet
· 01-08 10:30
Di atas rantai juga tidak bisa menghindar dari kenyataan, ini adalah apa yang selalu saya katakan, coins Anda seaman apapun juga harus melihat wajah penerbitnya
Lihat AsliBalas0
RektButSmiling
· 01-07 01:30
Aset di blockchain juga tidak bisa lepas dari kenyataan, inilah kebenaran yang paling menyakitkan
Lihat AsliBalas0
GasFeePhobia
· 01-07 01:30
Di atas rantai adalah di atas rantai, kenyataan tetap kenyataan... Cara Amerika ini benar-benar hebat, stablecoin terlihat bebas sebenarnya hanyalah ilusi
Lihat AsliBalas0
MintMaster
· 01-07 01:25
Pada akhirnya, tetap saja tidak bisa lepas dari genggaman Amerika Serikat, tidak peduli seberapa terdesentralisasi di blockchain.
Lihat AsliBalas0
LightningPacketLoss
· 01-07 01:25
Sekali lagi Amerika Serikat bermain permainan "pembekuan di atas rantai", di mana janji desentralisasi?
Lihat AsliBalas0
LiquidationWatcher
· 01-07 01:25
Mereka sangat menyentuh hati, kebebasan di blockchain pun tidak mampu melawan hegemoni dolar...
Lihat AsliBalas0
SeeYouInFourYears
· 01-07 01:17
Kebebasan di atas rantai adalah penipuan, jujur saja, tetap harus melihat wajah Amerika
Lihat AsliBalas0
LayerZeroEnjoyer
· 01-07 01:11
Desentralisasi hanyalah kedok, kekuasaan sejati tetap berada di tangan keuangan tradisional. Kasus Venezuela adalah contoh nyata.
Belakangan ini beredar kabar bahwa Amerika Serikat mungkin akan menyita aset kripto yang dimiliki oleh pemerintah Venezuela, terkait dengan ketentuan sanksi. Dan menurut laporan terbuka, pemerintah Venezuela pernah mencoba menghindari tekanan keuangan yang disebabkan oleh pembatasan dolar melalui stablecoin Tether — ini mencerminkan sebuah kenyataan: di tengah kerangka sanksi global yang semakin ketat, stablecoin menjadi alat bagi berbagai pihak untuk menghindari regulasi keuangan tradisional.
Kasus ini cukup menarik. Di satu sisi, ini menunjukkan bahwa stablecoin memang memiliki keunggulan dalam transfer lintas negara dan menghindari pembatasan valuta asing; di sisi lain, kemampuan lembaga pengawas AS dalam melacak dan membekukan aset kripto juga sedang meningkat — transaksi di blockchain seharusnya "tidak dapat diubah," tetapi akhirnya tetap bisa dipengaruhi oleh kekuatan politik.
Bagi para trader, ini mengingatkan akan risiko lama yang sering diabaikan: meskipun aset berada di blockchain, mereka tetap tidak bisa lepas dari pengawasan regulasi dunia nyata. Keamanan stablecoin sangat bergantung pada sikap kebijakan negara tempat penerbitan.