Bitcoin berulang kali menguji level support kritis di $92.000, dengan guncangan likuidasi besar pada hari Senin dan pemulihan cepat pada hari Selasa, sedang mengirimkan sinyal penting: ini bukan penjualan panik, melainkan penyesuaian diri pasar. Di balik likuidasi $440 juta dalam satu hari dan keluar ETF sebesar $243 juta, pola teknikal secara diam-diam membangun sinyal bullish.
Penyebab Volatilitas yang Sebenarnya: Ambil Untung atau Pendinginan Institusi
Pada hari Senin, Bitcoin turun menembus $92.000, memicu likuidasi sebesar $440 juta dalam satu hari, dengan posisi long secara pasif menutup hingga $288 juta. Angka ini terlihat menakutkan, tetapi konteksnya sangat penting—Bitcoin dari titik terendah mendekati $84.500 pada Desember telah naik hampir 12%, dan trader jangka pendek secara alami mengunci keuntungan di level tinggi.
Lebih menarik lagi adalah perubahan dana institusi. Setelah IBIT di bawah naungan BlackRock mencatat masuk terbesar dalam tiga bulan, ETF spot Bitcoin langsung berbalik menjadi arus keluar bersih, dengan 12 ETF secara total keluar sebesar $243 juta dalam satu hari. Perbedaan waktu ini cukup menarik—bukan penjualan panik, melainkan lebih seperti penyesuaian posisi oleh institusi.
Indikator
Data
Makna
Likuidasi harian
$440 juta
Volatilitas pasar, tapi tidak kehilangan kendali
Likuidasi posisi long
$288 juta
Ambil untung jangka pendek
Arus keluar ETF
$243 juta
Penyesuaian institusi, bukan panik
Indeks Ketakutan
49
Zona netral, tanpa ketakutan ekstrem
Struktur Pasar Tidak Rusak, Ini Penting
Pada hari Selasa, Bitcoin cepat rebound ke $94.400, mencatat tertinggi selama tujuh minggu, lalu sedikit koreksi ke sekitar $91.540, dan akhirnya stabil di sekitar $92.670. Apa arti dari pemulihan cepat ini?
Struktur pasar secara keseluruhan tetap kokoh. Indeks ketakutan dan keserakahan crypto tetap di angka 49, bukan di angka 28 yang menunjukkan “ketakutan ekstrem”, maupun di atas 70 yang menunjukkan “keserakahan”. Informasi terkait menunjukkan bahwa sikap institusi AS juga mulai berubah—selisih harga Coinbase kembali ke nol, menandakan institusi AS mulai membeli lagi; rasio long/short BTC tetap di atas 1.0, menunjukkan trader tetap cenderung bullish.
Detail ini sangat penting karena menunjukkan bahwa koreksi kali ini lebih mirip pembersihan likuiditas daripada penjualan panik.
Pola Teknikal Sedang Membaca Cerita: Sinyal Pembalikan “Double Bottom”
Secara teknikal, grafik harian Bitcoin sedang membangun pola “double bottom”—yang merupakan sinyal pembalikan bullish umum. Harga saat ini belum menembus level neckline di $94.480 secara efektif, sehingga masih ada potensi konsolidasi jangka pendek, tetapi indikator teknikal menunjukkan sinyal positif.
Indikator Teknikal Utama
Aroon Up tetap di atas 85%, menunjukkan tren kenaikan masih kuat
MACD telah menembus garis nol ke atas dan terus bergerak naik, mengindikasikan potensi momentum bullish yang masih terkumpul
Pola double bottom belum selesai, tetapi dua kali pengujian support di $92.000 tidak menembus, ini sendiri adalah kekuatan yang menunjukkan adanya kekuatan
Level Kunci Berikutnya
Jika Bitcoin berhasil menembus resistance di $94.400–$94.500, harga berpotensi kembali menantang $99.000. Sebaliknya, jika gagal menembus ke atas, tidak menutup kemungkinan harga kembali ke area $88.000–$85.000, yang sebelumnya merupakan support penting pada Desember lalu.
Latar Makro Secara Diam-Diam Berubah
Informasi terkait juga mengungkapkan perubahan makroekonomi. Setelah insiden Venezuela, Bitcoin melonjak hampir 5% menembus $90.000, menunjukkan meningkatnya permintaan terhadap Bitcoin sebagai alat lindung nilai. Sementara itu, Federal Reserve menyesuaikan suku bunga secara kecil-kecilan menjelang akhir 2025 untuk mengendalikan inflasi, dan lingkungan kebijakan ini mulai memberi dukungan pada pasar kripto.
Partisipasi institusi juga meningkat—posisi kontrak Bitcoin di CME rebound lebih dari 10% dari posisi terendah awal tahun, kembali ke angka $100 miliar; posisi Binance juga naik dari $11,3 miliar menjadi $12,2 miliar. Ini menunjukkan bahwa institusi tidak keluar, melainkan sedang menyesuaikan strategi.
Kesimpulan
Pengujian ulang Bitcoin di level $92.000 secara berulang pada dasarnya adalah penyesuaian diri pasar, bukan kehilangan kendali. Likuidasi $440 juta dan keluar ETF $243 juta tampak agresif, tetapi struktur pasar, sikap institusi, dan pola teknikal semuanya menceritakan satu kisah: ini adalah ambil untung dan penyesuaian posisi, bukan pembalikan tren.
Kuncinya adalah apakah harga mampu menembus resistance di $94.400–$94.500. Jika berhasil, target baru di $99.000 akan terbuka; jika gagal, support di $88.000–$85.000 tetap menjadi acuan. Volatilitas jangka pendek tidak terelakkan, tetapi logika bullish jangka menengah tetap utuh.
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
Bitcoin menguji kembali batas 92.000 dolar AS, apa sinyal tersembunyi di balik likuidasi sebesar 440 juta dolar AS
Bitcoin berulang kali menguji level support kritis di $92.000, dengan guncangan likuidasi besar pada hari Senin dan pemulihan cepat pada hari Selasa, sedang mengirimkan sinyal penting: ini bukan penjualan panik, melainkan penyesuaian diri pasar. Di balik likuidasi $440 juta dalam satu hari dan keluar ETF sebesar $243 juta, pola teknikal secara diam-diam membangun sinyal bullish.
Penyebab Volatilitas yang Sebenarnya: Ambil Untung atau Pendinginan Institusi
Pada hari Senin, Bitcoin turun menembus $92.000, memicu likuidasi sebesar $440 juta dalam satu hari, dengan posisi long secara pasif menutup hingga $288 juta. Angka ini terlihat menakutkan, tetapi konteksnya sangat penting—Bitcoin dari titik terendah mendekati $84.500 pada Desember telah naik hampir 12%, dan trader jangka pendek secara alami mengunci keuntungan di level tinggi.
Lebih menarik lagi adalah perubahan dana institusi. Setelah IBIT di bawah naungan BlackRock mencatat masuk terbesar dalam tiga bulan, ETF spot Bitcoin langsung berbalik menjadi arus keluar bersih, dengan 12 ETF secara total keluar sebesar $243 juta dalam satu hari. Perbedaan waktu ini cukup menarik—bukan penjualan panik, melainkan lebih seperti penyesuaian posisi oleh institusi.
Struktur Pasar Tidak Rusak, Ini Penting
Pada hari Selasa, Bitcoin cepat rebound ke $94.400, mencatat tertinggi selama tujuh minggu, lalu sedikit koreksi ke sekitar $91.540, dan akhirnya stabil di sekitar $92.670. Apa arti dari pemulihan cepat ini?
Struktur pasar secara keseluruhan tetap kokoh. Indeks ketakutan dan keserakahan crypto tetap di angka 49, bukan di angka 28 yang menunjukkan “ketakutan ekstrem”, maupun di atas 70 yang menunjukkan “keserakahan”. Informasi terkait menunjukkan bahwa sikap institusi AS juga mulai berubah—selisih harga Coinbase kembali ke nol, menandakan institusi AS mulai membeli lagi; rasio long/short BTC tetap di atas 1.0, menunjukkan trader tetap cenderung bullish.
Detail ini sangat penting karena menunjukkan bahwa koreksi kali ini lebih mirip pembersihan likuiditas daripada penjualan panik.
Pola Teknikal Sedang Membaca Cerita: Sinyal Pembalikan “Double Bottom”
Secara teknikal, grafik harian Bitcoin sedang membangun pola “double bottom”—yang merupakan sinyal pembalikan bullish umum. Harga saat ini belum menembus level neckline di $94.480 secara efektif, sehingga masih ada potensi konsolidasi jangka pendek, tetapi indikator teknikal menunjukkan sinyal positif.
Indikator Teknikal Utama
Level Kunci Berikutnya
Jika Bitcoin berhasil menembus resistance di $94.400–$94.500, harga berpotensi kembali menantang $99.000. Sebaliknya, jika gagal menembus ke atas, tidak menutup kemungkinan harga kembali ke area $88.000–$85.000, yang sebelumnya merupakan support penting pada Desember lalu.
Latar Makro Secara Diam-Diam Berubah
Informasi terkait juga mengungkapkan perubahan makroekonomi. Setelah insiden Venezuela, Bitcoin melonjak hampir 5% menembus $90.000, menunjukkan meningkatnya permintaan terhadap Bitcoin sebagai alat lindung nilai. Sementara itu, Federal Reserve menyesuaikan suku bunga secara kecil-kecilan menjelang akhir 2025 untuk mengendalikan inflasi, dan lingkungan kebijakan ini mulai memberi dukungan pada pasar kripto.
Partisipasi institusi juga meningkat—posisi kontrak Bitcoin di CME rebound lebih dari 10% dari posisi terendah awal tahun, kembali ke angka $100 miliar; posisi Binance juga naik dari $11,3 miliar menjadi $12,2 miliar. Ini menunjukkan bahwa institusi tidak keluar, melainkan sedang menyesuaikan strategi.
Kesimpulan
Pengujian ulang Bitcoin di level $92.000 secara berulang pada dasarnya adalah penyesuaian diri pasar, bukan kehilangan kendali. Likuidasi $440 juta dan keluar ETF $243 juta tampak agresif, tetapi struktur pasar, sikap institusi, dan pola teknikal semuanya menceritakan satu kisah: ini adalah ambil untung dan penyesuaian posisi, bukan pembalikan tren.
Kuncinya adalah apakah harga mampu menembus resistance di $94.400–$94.500. Jika berhasil, target baru di $99.000 akan terbuka; jika gagal, support di $88.000–$85.000 tetap menjadi acuan. Volatilitas jangka pendek tidak terelakkan, tetapi logika bullish jangka menengah tetap utuh.