THE CULTURE JOBS BUILT: WHERE WORK EXPOSES WHO YOU REALLY ARE
Di Apple, kamu tidak bisa menghilang ke kerumunan.
Pekerjaanmu menceritakan kisahmu. Setiap hasil kerja adalah jendela ke karakter kamu. Terlambat menyerahkan? Mereka mengungkap batasanmu. Eksekusi yang ceroboh? Itu mengungkap apa yang sebenarnya kamu pedulikan.
Kebanyakan perusahaan berbeda. Orang-orang menjalani rutinitas dari jam sembilan sampai lima, menyatu dengan latar belakang, memenuhi minimum "yang dapat diterima" dan pergi dengan gaji mereka tetap utuh.
Jobs menolak model itu sama sekali. Dia membangun sesuatu yang radikal—sebuah tempat kerja di mana mediokritas tidak punya tempat untuk bersembunyi. Di mana akuntabilitas bukan sekadar kata kunci, tetapi kenyataan yang dijalani. Di mana apa yang kamu hasilkan penting karena itu mengungkap sesuatu yang benar tentang siapa kamu sebenarnya.
Itulah warisan nyata yang layak dipelajari.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
9 Suka
Hadiah
9
6
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
AmateurDAOWatcher
· 01-09 08:17
Idealis sangat indah, kenyataannya sebagian besar perusahaan mempekerjakan orang yang tidak produktif.
Lihat AsliBalas0
SchrodingerWallet
· 01-08 09:34
Benar sekali, tetapi perusahaan mana yang benar-benar bisa melakukan hal seperti ini saat ini? Perusahaan besar semuanya memproduksi tenaga kerja secara massal, selama tidak terjadi masalah besar sudah cukup. Merindukan suasana kerja yang benar-benar dapat memotivasi orang.
Lihat AsliBalas0
MoonMathMagic
· 01-07 09:49
Bagus sekali, ini adalah budaya kerja yang sesungguhnya. Tidak seperti kebanyakan perusahaan sekarang, hanya sekadar basa-basi lalu lolos.
---
Sistem Apple memang hebat, tidak ada tempat bagi mediocrity, saya suka yang seperti ini.
---
Setiap deliverable adalah cermin dari kepribadianmu, kata-kata ini benar-benar menyentuh saya.
---
Bandingkan dengan perusahaan tempatmu sekarang... termasuk yang hanya menjalani hari-hari saja, aduh.
---
Jobs ini juga cocok diterapkan di web3, kode tidak akan berbohong.
---
mediocrity tidak bisa disembunyikan, terdengar seperti saya😅.
---
Inilah mengapa beberapa produk langsung terlihat keren, sementara yang lain sangat obvious hanya untuk mengelak.
---
accountability benar-benar hal yang paling langka, kebanyakan perusahaan hanya berpura-pura.
Lihat AsliBalas0
BoredApeResistance
· 01-07 09:48
Sejujurnya, teori ini terdengar menyenangkan, tetapi di dunia kerja nyata? Kebanyakan bos sama sekali tidak memiliki visi seperti itu untuk memperlakukan karyawan sebagai manusia, mereka hanya ingin Anda menghasilkan output 24/7. Apple bisa melakukan ini karena mereka punya banyak uang, coba di perusahaan biasa, santai-santai tetap naik jabatan, yang serius malah terjebak dalam kompetisi sampai mati.
Lihat AsliBalas0
TradingNightmare
· 01-07 09:32
Benar, inilah mengapa perusahaan besar saling bersaing sampai mati... sama sekali tidak ada tempat untuk bersembunyi
Lihat AsliBalas0
ColdWalletAnxiety
· 01-07 09:29
Sejujurnya, teori ini terdengar menyenangkan, tetapi kenyataannya kebanyakan orang tetap menjalani hari-hari mereka dengan gaji. Apakah Apple bisa menyalin itu? Tidak bisa. Jadi, teori Jobs ini sebenarnya hanyalah sebuah mitos.
THE CULTURE JOBS BUILT: WHERE WORK EXPOSES WHO YOU REALLY ARE
Di Apple, kamu tidak bisa menghilang ke kerumunan.
Pekerjaanmu menceritakan kisahmu. Setiap hasil kerja adalah jendela ke karakter kamu. Terlambat menyerahkan? Mereka mengungkap batasanmu. Eksekusi yang ceroboh? Itu mengungkap apa yang sebenarnya kamu pedulikan.
Kebanyakan perusahaan berbeda. Orang-orang menjalani rutinitas dari jam sembilan sampai lima, menyatu dengan latar belakang, memenuhi minimum "yang dapat diterima" dan pergi dengan gaji mereka tetap utuh.
Jobs menolak model itu sama sekali. Dia membangun sesuatu yang radikal—sebuah tempat kerja di mana mediokritas tidak punya tempat untuk bersembunyi. Di mana akuntabilitas bukan sekadar kata kunci, tetapi kenyataan yang dijalani. Di mana apa yang kamu hasilkan penting karena itu mengungkap sesuatu yang benar tentang siapa kamu sebenarnya.
Itulah warisan nyata yang layak dipelajari.