Bagaimana jika terobosan besar berikutnya dalam AI tidak berasal dari perlombaan menuju model yang lebih besar, tetapi dari kolaborasi yang lebih cerdas?
Pendekatan tradisional mengasumsikan bahwa yang lebih besar selalu menang. Tetapi ada perspektif alternatif yang layak dieksplorasi: lapisan jaringan terdesentralisasi di mana agen AI secara aman bertukar wawasan, memvalidasi informasi melalui konsensus, dan secara bertahap membangun kepercayaan bersama.
Model ini membalikkan cara kita biasanya memikirkan pengembangan AI terpusat. Alih-alih mengonsentrasikan kecerdasan dalam beberapa model besar yang dikendalikan oleh pemain utama, Anda akan memiliki ekosistem terdistribusi di mana berbagai sistem AI berkontribusi pada kecerdasan kolektif.
Daya tariknya jelas jika Anda skeptis terhadap sentralisasi. Daripada bertaruh semuanya pada kotak hitam milik sendiri, pendekatan berbasis token atau protokol memungkinkan peserta membangun struktur insentif yang transparan. Berbagi pengetahuan menjadi dapat diverifikasi. Kepercayaan dibangun melalui interaksi yang dapat diulang, bukan reputasi merek.
Ini adalah eksperimen pemikiran yang menarik: apakah prinsip kecerdasan kawanan yang diterapkan pada AI benar-benar dapat mengungguli buku panduan konvensional? Tantangan infrastruktur nyata, tetapi potensi keuntungan untuk pengembangan AI yang benar-benar terbuka juga besar.
Lihat Asli
Halaman ini mungkin berisi konten pihak ketiga, yang disediakan untuk tujuan informasi saja (bukan pernyataan/jaminan) dan tidak boleh dianggap sebagai dukungan terhadap pandangannya oleh Gate, atau sebagai nasihat keuangan atau profesional. Lihat Penafian untuk detailnya.
5 Suka
Hadiah
5
7
Posting ulang
Bagikan
Komentar
0/400
UncleLiquidation
· 1jam yang lalu
ngl ini adalah semangat web3 yang sebenarnya, jangan sampai lagi membuat monopoli besar model terpusat yang sialan
Lihat AsliBalas0
MemeCurator
· 01-07 09:51
Hmm, ide ini cukup menarik, AI terdesentralisasi terdengar mampu bersaing
Lihat AsliBalas0
WalletInspector
· 01-07 09:48
AI terdesentralisasi ini memang terdengar bagus, tapi siapa yang benar-benar akan membayar untuk implementasinya?
---
Entah tokenized atau protocol, pada akhirnya tidak juga dikumpulkan oleh konglomerat tertentu...
---
Swarm intelligence terdengar seperti fantasi, padahal infrastruktur dasarnya hancur total
---
Daripada memamerkan distribusi, saya lebih ingin tahu siapa yang memelihara mekanisme konsensus ini? Biayanya siapa yang tanggung
---
Model besar memang bermasalah, tapi justru lebih mudah dimanipulasi ketika tersebar
---
Terdengar bagus, hanya saja tidak ada yang ingin memberikan kekuatan pada sistem AI orang lain
---
Ide ini sebenarnya sangat web3, tapi masalahnya bagaimana merancang mekanisme insentif agar tidak berubah menjadi kompetisi over-optimisasi
Lihat AsliBalas0
ForkLibertarian
· 01-07 09:45
Ini baru yang seharusnya dilakukan oleh web3, jaringan AI terdesentralisasi sudah seharusnya hadir.
Lihat AsliBalas0
ILCollector
· 01-07 09:32
ngl Pemikiran ini cukup menarik, tapi rasanya seperti lagi menggambar janji besar... AI terdesentralisasi terdengar menyenangkan, tapi untuk menjalankan mekanisme insentif yang benar-benar berjalan, pasti akan sangat rumit
Lihat AsliBalas0
TestnetNomad
· 01-07 09:31
Akhirnya ada yang mengungkapkan, penumpukan model besar itu sudah saatnya untuk direnungkan... Ide kolaborasi terdesentralisasi memang menarik
Lihat AsliBalas0
BrokeBeans
· 01-07 09:23
Haha, ide ini cukup menarik, dibandingkan dengan memikirkan jumlah parameter, lebih baik memikirkan bagaimana agar berbagai AI saling melengkapi.
Bagian insentif tokenized saya benar-benar penasaran apakah bisa direalisasikan, rasanya ini adalah sebuah negeri impian Web3.
Apakah vendor model besar akan mewujudkan hal ini...? Berikan tanda tanya.
Bagaimana jika terobosan besar berikutnya dalam AI tidak berasal dari perlombaan menuju model yang lebih besar, tetapi dari kolaborasi yang lebih cerdas?
Pendekatan tradisional mengasumsikan bahwa yang lebih besar selalu menang. Tetapi ada perspektif alternatif yang layak dieksplorasi: lapisan jaringan terdesentralisasi di mana agen AI secara aman bertukar wawasan, memvalidasi informasi melalui konsensus, dan secara bertahap membangun kepercayaan bersama.
Model ini membalikkan cara kita biasanya memikirkan pengembangan AI terpusat. Alih-alih mengonsentrasikan kecerdasan dalam beberapa model besar yang dikendalikan oleh pemain utama, Anda akan memiliki ekosistem terdistribusi di mana berbagai sistem AI berkontribusi pada kecerdasan kolektif.
Daya tariknya jelas jika Anda skeptis terhadap sentralisasi. Daripada bertaruh semuanya pada kotak hitam milik sendiri, pendekatan berbasis token atau protokol memungkinkan peserta membangun struktur insentif yang transparan. Berbagi pengetahuan menjadi dapat diverifikasi. Kepercayaan dibangun melalui interaksi yang dapat diulang, bukan reputasi merek.
Ini adalah eksperimen pemikiran yang menarik: apakah prinsip kecerdasan kawanan yang diterapkan pada AI benar-benar dapat mengungguli buku panduan konvensional? Tantangan infrastruktur nyata, tetapi potensi keuntungan untuk pengembangan AI yang benar-benar terbuka juga besar.